• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Wagub Emil Ajak Generasi Milenial Terapkan Filosofi 3N Ki Hadjar Dewantara

by Redaksi
Jumat, 26 Mei 2023
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memotivasi generasi muda Jatim untuk memiliki mental budaya swadesi atau mandiri ekonomi kreatif. Produk-produk ekonomi kreatif sendiri dapat berupa gambar dan hasil desain, foto, video, atau barang dan jasa lainnya.

Hal ini disampaikannya dalam Kick Off Bisnis Indonesia Goes to Campus 2023 di Auditorium Pascasarjana ITS pada Jumat (26/6).

Budaya ini, sebut Emil, lekat dengan filosofi 3N dari Ki Hadjar Dewantara, yaitu Niteni, Niroke, Nambahi. Konsep ini dipandang sebagai proses pembelajaran alami, dimana generasi milenial Jatim bisa menemukan celah kebaruan dari suatu hal dan memberikan nilai tambah pada ciptaan mereka.

Wagub Jatim ini mengungkapkan pentingnya kemandirian dan ide kreatif guna memberikan nilai tambah pada hasil produk ciptaan generasi Milenial.

BACA JUGA:  Wagub Emil Launching BIAN Jatim

“Kalau bukan buatan sendiri, maka kita akan dibanjiri impor baik barang ataupun jasa. Nah impor harus diimbangi ekspor juga. Jangan sampai terjadi kebocoran ekonomi. Kita harus memiliki mental budaya swadesi, jadi melihat barang bagus bukan ingin beli tapi ingin buat,” ungkapnya.

“Ini lekat sekali dengan filosofi di Jawa yaitu 3N, Niteni, Niroke, dan Nambahi,” lanjutnya.

Mantan bupati Trenggalek ini menekankan bahwa kreativitas sumber daya manusia memberikan nilai tambah bagi produk fisik dan non-fisik. “Kita harus bisa memberikan nilai tambah pada apapun yang kita hasilkan. Bisa barang benda maupun tak benda, seperti desain logo, jasa fotografi dan videografi, lalu penerjemahan. Yang bisa membedakan nilai tambah dan kespesialan suatu karya adalah sumber daya manusianya,” jelasnya.

BACA JUGA:  ASN Pun Terharu Terima Anugerah Satyalancana Karya Satya 2022

Lebih lanjut Emil memaparkan, semua skill SDM generasi muda Jatim dapat dimanfaatkan dalam ekonomi kreatif. Di mana hasil pekerjaan tidak mesti berupa benda fisik, tetapi juga dapat secara digital.

“Hari ini muncullah yang namanya ekonomi kreatif. Di sini kita mendapatkan keuntungan tidak harus dari barang tapi bisa dengan karya yang intangible, bisa digital. Murni benar-benar produknya bisa kita nikmati tidak secara fisik,” paparnya.

Menurut Emil, Ekonomi kreatif ini bisa menjadi hal yang menjawab tantangan bonus demografi dengan memberikan generasi muda peluang untuk bekerja dan membuka lapangan pekerjaan. bahkan, generasi muda dapat memberikan layanan mereka pada klien-klien di negara lain.

BACA JUGA:  Pendopo Agung Ngadisari Rampung Direvitalisasi

“Untuk menjawab tantangan bonus demografi kita harus bisa meningkatkan sumber daya manusia produktif dan lapangan pekerjaannya. Kita pun juga bisa nengekspor service kita, jadi anak muda tidak hanya dapat klien dari dalam tetapi juga luar negeri,” sebutnya.

Emil lantas berharap generasi muda Jatim dapat bisa menjadikan bonus demografi sebagai blessing yang dimiliki Indonesia, di mana Jatim dapat menjadi produsen bukan hanya konsumen dari produk kreatif.

“Generasi emas Indonesia 2045 harus bisa menjawab tantangan bonus demografi, sehingga dia menjadi blessing bukan curse untuk kita. Kita harus bisa menjadi produsen dan bukan cuma konsumen dari karya kreatif,” pungkasnya. (ST02)

Tags: FilosofiGenerasi MilenialKi Hadjar DewantaraWagub Emil Dardak
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Bagus Panuntun Diangkat Sebagai Plt Wali Kota Madiun

Rabu, 21 Januari 2026
Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Bagus Panuntun Diangkat Sebagai Plt Wali Kota Madiun

Rabu, 21 Januari 2026
Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In