• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 9 Mei 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Merah Putih 3.219 Meter di Jembatan Suramadu Masuk MURI

by Redaksi
Jumat, 11 November 2022
Pembentangan kain merah putih sepanjang 3.219 meter di Jembatan Suramadu.

Pembentangan kain merah putih sepanjang 3.219 meter di Jembatan Suramadu.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemprov Jawa Timur memecahkan dua Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) di Peringatan Hari Pahlawan, Kamis (10/11). Penghargaan MURI tersebut berhasil diraih atas dua kegiatan yang dilakukan di Jawa Timur.

Pertama, rekor yang dipecahkan Pemprov Jatim adalah pembentangan kain merah putih sepanjang 3.219 meter di Jembatan Suramadu. Aksi yang sarat dengan nilai nasionalisme dan kepahlawanan ini dicatat MURI sebagai pembentangan kain terpanjang di dunia yang dilakukan di jembatan.

Berikutnya rekor MURI juga didapatkan Pemprov Jatim melalui aksi minum jamu tradisional beras kencur  usai upacara Harwan dengan peserta terbanyak. Dengan melibatkan peserta sebanyak 20.770 orang se Jatim secara hybrid, aksi yang menjadi simbol kebangkitan UMKM Jatim ini dicatat MURI sebagai yang terbanyak di dunia.

Dua penghargaan pemecahan Rekor MURI Dunia tersebut diserahkan langsung oleh Perwakilan MURI Triono kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di ujung Jembatan Suramadu Sisi Surabaya, Kamis (10/11) pagi.

Lebih lanjut Gubernur Khofifah menjelaskan kegiatan pembentangan kain merah putih sepanjang 3.219 meter tersebut adalah bentuk penguatan Karakter Kepahlawanan dan nasionalisme dalam nafas ke Indonesiaan yang dilakukan oleh para siswa dan juga ASN Pemprov  Jatim.

BACA JUGA:  Cimate Change, Pentingnya Lakukan Mitigasi Kebencanaan

Total ada sebanyak 1.750 orang yang terlibat sebagai peserta yang membentangkan bendera merah putih. Dengan 1.200 orang diantaranya adalah ASN Pemprov Jatim dan 550 sisanya adalah pelajar SMAN 19 Surabaya.

“Kain merah putih sepanjang 3.219 meter itu dijahit oleh siswa siswi LP. Ma’arif Kabupaten Mojokerto, yang kemudian bersama-sama 1.750 orang dibentangkan di Jembatan Suramadu. Ini adalah wujud karakter kepahlawanan dan nafas nasionalisme yang bertemu momebtum Hari Pahlawan 10 November 2022. Suasana heroik  begitu kental yang ditunjukkan oleh warga Jawa Timur selama tiga jam dibentangkan di jembatan Suramadu,” tegas Gubernur Khofifah.

Sebab ia menyampaikan Hari Pahlawan adalah momentum yang sangat tepat untuk membangun semangat heroikme, nafas kepahlawanan, serta nafas nasionalisme. Terutama agar masyarakat sama-sama menginspirasi bahwa Indonesia bisa menjadi negara yang maju seperti saat ini adalah buah dari perjuangan dan pengorbanan para pahlawan terdahulu.

“Bangsa ini besar seperti sekarang karena perjuangan yang luar biasa, dari pahlawan dan pejuang bangsa,” tegasnya.

Tak hanya itu, secara khusus ia menyampaikan apresiasinya pada seluruh warga Jatim yang terlibat dalam kegiatan ini. Khususnya dari pelajar LP. Ma’arif Kabupaten Mojokerto yang berkontribusi dalam menjahit kain merah putih tersebut.

BACA JUGA:  Misi Dagang Jatim–Sulteng Catat Transaksi Fantastis Rp 1,54 Triliun

“Kita berharap dengan dicatatkannya pembentangan kain merah putih ini sebagai pemecah rekor MURI, akan semakin menguatkan semangat nasionalisme kita. Juga semakin menguatkan semangat persatuan dan persaudaraan merawat NKRI,” imbuhnya.

Pun begitu dengan aksi minum jamu beras kencur yang dilakukan serentak   dengan melibatkan 20.770 peserta se Jawa Timur usai Upacara Hari Pahlawan di Tugu Pahlawan Surabaya.  Total yang join secara virtual tercatat 570 akun. Semen tara yang hadir di lapangan tugu pahlawan dan jembatan Suramadu tercatat 4951 orang. Aksi ini dicatat MURI sebagai pemecah rekor minum beras kencur dengan peserta terbanyak di dunia.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa aksi ini adalah simbol bangkitnya UMKM Jawa Timur. Sebab beras kencur adalah produk minuman tradisional yang banyak diproduksi oleh UMKM Jawa Timur.

“Minum beras kencur massal ini semoga menjadi nafas kebangkitan UMKM Jatim di Hari Pahlawan yang diiringi dengan harapan bahwa UMKM Jatim akan semakin berkembang dan menjadi lokomotif bangkitnya ekonomi Jatim berbasis kuliner lokal,” pungkas Khofifah.

BACA JUGA:  Sambel’e Mbak Chichi, Pedasnya Cocok dan Pas

Sebab ia menuturkan UMKM Jatim memberikan kontribusi sebesar 57,81 persen terhadap PDRB Jatim. Sehingga UMKM harus terus didorong agar tumbuh dan semakin berkembang.

Tak hanya itu, Gubernur perempuan pertama di Jatim ini pun membagikan cara membuat jamu beras kencur yang menurutnya sangat mudah. Mudahnya proses membuat beras kencur diharapkan bisa dilakukan oleh setiap anggota keluarga.

“Gampang sekali bikin jamu beras kencur berasnya direndam kemudian ada kencur diulek lalu direbus jadilah itu jamu beras kencur yang mrmiliki hasiat bagi kebugaran tubuh,” terangnya.

Sementara itu, Triono perwakilan dari MURI mengatakan MURI mendukung kegiatan pemecahan dua rekor MURI dunia baik untuk pembentangan kain merah putih terpanjang  maupun minum jamu beras kencur dengan peserta terbanyak secara hybrid.

Ia mejelaskan bentangan kain di jembatan yang dilakukan di Jatim membanggakan karena merah putih adalah warna bendera Indonesia. Sedangkan beras kencur adalah minuman khas Indonesia yang rencananya akan diajukan ke Unesco sebagai warisa budaya tak benda milik Indonesia.

“Di mana pun belum ada, di Indonesia pun belum pernah ada, jadi MURI mencatatkan ini sebagai rekor dunia,” Kata Triono. (ST02)

Tags: Gubernur KhofifahHari PahlawanJembatan SuramaduMerah PutihPemprov JatimRekor Muri
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah di sela penyaluran Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau  ke Pekerja Pabrik Sampoerna Rungkut II.

Gubernur Khofifah Salurkan Rp2,508 Miliar BLT Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau  ke Pekerja Pabrik Sampoerna Rungkut II

Sabtu, 9 Mei 2026

819 Petugas Parkir Surabaya Terapkan Parkir Digital, Pemkot Perluas Pembayaran Non Tunai

Sabtu, 9 Mei 2026

Selama HJKS, Tarif Parkir Cuma Rp 733

Sabtu, 9 Mei 2026

Kota Lama Surabaya Jadi Lokasi Syuting Film Zona Merah, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah di sela penyaluran Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau  ke Pekerja Pabrik Sampoerna Rungkut II.

Gubernur Khofifah Salurkan Rp2,508 Miliar BLT Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau  ke Pekerja Pabrik Sampoerna Rungkut II

Sabtu, 9 Mei 2026

819 Petugas Parkir Surabaya Terapkan Parkir Digital, Pemkot Perluas Pembayaran Non Tunai

Sabtu, 9 Mei 2026

Selama HJKS, Tarif Parkir Cuma Rp 733

Sabtu, 9 Mei 2026

Kota Lama Surabaya Jadi Lokasi Syuting Film Zona Merah, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Sabtu, 9 Mei 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding di sela meresmikan Instalasi Karantina Terpadu Jawa Timur di kawasan Puspa Agro Jemundo, Sidoarjo.

Gubernur Khofifah dan Kepala Badan Karantina RI Resmikan Karantina Terpadu Jatim Pertama di Indonesia

Sabtu, 9 Mei 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In