SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Kota Surabaya digagas untuk mendapatkan predikat Kota Layak Anak (KLA) dunia. Usulan itu sudah disampaikan ke Unicef.
Bisakah Surabaya? Perwakilan Unicef Kurniasih Zulhadji menyatakan layak atau tidaknya, pernah menjadi perbincangan dengan kementerian ketika ada pertemuan di Solo. Ternyata, beberapa kota yang berhasil menerima KLA kategori Utama (termasuk Surabaya), sudah sangat layak dan bisa mengimplementasikan CFCI Unicef.
“Di Asia Tenggara itu sudah ada Vietnam, dan sebenarnya Indonesia sudah lebih baik daripada Vietnam soal KLA-nya, jadi kenapa tidak untuk diimplementasikan?” jawabnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Surabaya Tomi Ardiyanto menyatakan Pemkot Surabaya membutuhkan dukungan dan dorongan dari Bappenas dan Unicef untuk meningkatkan predikat Surabaya yang selama ini sudah lima kali berturut-turut mendapatkan penghargaan Kota Layak Anak (KLA) kategori utama. Sebab, Pemkot Surabaya berharap bisa naik tingkat ke KLA dunia.
“Kami sangat membutuhkan dukungan itu. Makanya, kami juga sampaikan banyak program dan progres terkait KLA di Surabaya. Tentunya, kami berharap dari pihak Bappenas dan Unicef ke depan bisa membantu kami naik tingkat menjadi KLA dunia,” kata dia. (ST01)





