SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemkot Surabaya segera menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM kepada para pengemudi ojek online (driver ojol). Hal ini disampaikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi usai bertemu perwakilan Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal (Frontal) Kota Surabaya di ruang kerja wali kota, Senin (17/10).
Sebelum penyaluran bantuan tersebut, Wali Kota Eri Cahyadi meminta jajaran Pemkot Surabaya melakukan pengecekan atau kroscek data dari driver ojol yang telah dihimpun oleh Frontal Kota Surabaya. Sebab, pihaknya harus memastikan bahwa bantuan tersebut hanya diberikan khusus bagi driver ojol ber – KTP dan domisili di Kota Pahlawan.
“Insya Allah bantuan BLT untuk BBM akan kita cairkan (salurkan) di pekan depan, tapi kami akan menyamakan datanya. Karena saya bertugas untuk warga Surabaya, yakni driver ojol yang KTP dan domisili di Surabaya,” kata Wali Kota Eri Cahyadi.
Ia menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut, jajaran Pemkot Surabaya dan perwakilan Frontal sedang membahas berbagai rancangan dan terobosan kerjasama yang akan dilakukan untuk mensejahterakan para driver ojol. Karena hal ini menjadi komitmen Pemkot Surabaya dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia.
“Yang saya pikirkan adalah bagaimana pendapatan dari driver ojol yang ada di Surabaya ini bisa naik dan sudah ada yang akan kami kerjakan bersama. Insya Allah warga Surabaya, seperti keinginan yang kita rapatkan bersama, pendapatan per KK mencapai Rp 5 juta per bulan bisa kita penuhi mulai tahun ini,” jelasnya.
Karena itu, dalam upaya untuk mensejahterakan masyarakat di Kota Pahlawan, salah satunya adalah driver ojol, Eri meminta kepada seluruh anggota Frontal bersinergi dan bekerjasama dengan Pemkot Surabaya.
“Karena kesejahteraan warga yang kita utamakan, bantu kami dan matur nuwun (terima kasih) teman-teman Frontal, ayo kerjasama dan bersinergi bersama Pemkot Surabaya untuk memberikan yang terbaik untuk bagi warga,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Frontal Kota Surabaya, Daniel Lukas Rorong terkejut dengan gerak cepat Eri Cahyadi yang langsung merespon keluhan para driver ojol. Ia senang karena Pemkot Surabaya mempercepat penyaluran BLT yang akan dimulai pekan depan.
“Itu diluar pemikiran kami, bertemu hari ini dan akan segera disalurkan. Termasuk program-program ke depan, driver ojol juga akan diakomodir oleh pemkot, seperti ojol perempuan diberikan pelatihan sehingga driver ojol di Surabaya bisa sejahtera,” kata Daniel.
Sedangkan untuk data driver ojol Surabaya yang telah dihimpun oleh Frontal sebanyak 4.500, serta 3.000 – an diantaranya telah ditangani oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim). “Sisanya, sekitar 1.200 – an akan dibantu Pemkot Surabaya untuk penyalurannya, kini teman – teman bisa bernafas lega karena pemkot telah membantu dan bergerak cepat untuk penyaluran bantuan ini,” pungkasnya. (ST01)





