SURABAYATODAY.ID, BLITAR – Gubernur Khofifah saat menghadiri Pelantikan PC Muslimat NU Kabupaten Blitar di Madrasah Aliyah Ma’arif Udanawu, Kabupaten Blitar. Di sela acara itu, Khofifah yang juga ketua umum PP Muslimat NU ini menyerahkan bantuan zakat produktif untuk 50 orang pelaku usaha ultra mikro. Juga diserahkan 250 bibit nangka, mangga dan alpukat kepada 5 orang perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC) se Kabupaten Blitar.
“Saya sampaikan ke Ibu-Ibu Muslimat niatkan gerakan menanam ini sebagai wujud dari sedekah oksigen bagi kehidupan,” ujarnya.
Tak hanya peran sosial, Muslimat juga diharapkan bisa memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan masyarakat. Salah satunya lewat sedekah oksigen atau nandur tanaman guna menghadapi perubahan iklim yang terjadi di seluruh belahan dunia.
“Ayo nandur mangrove dan tanaman lainnya. Saya mengajak berbagai elemen untuk bersama-sama mewujudkan net zero emisi pada tahun 2060. Semoga ikhtiar ini bisa kita capai sebelum tahun 2060,” tambahnya.
Sementara itu Bupati Blitar Rini Syarifah menyampaikan bahwa Muslimat NU memiliki peranan penting dalam mensejahterahkan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Termasuk juga di dalam membangun tatanan dunia yang adil.
“Dengan menjaga kekompakan dan sinergitas saya optimis Muslimat NU mampu menjadi organisasi yang terdepan dalam mewujudkan NKRI yang lebih sejahtera,” harapnya.
Menurut Rini, Muslimat NU juga telah memberikan sumbangsih pemikiran serta tenaga kehidupan bersosial. Yang berarti, membaktikan diri untuk organisasi bukan harus memiliki uang banyak. “Melainkan bagaimana caranya berkontribusi menyukseskan program dan rencana kerja organisasi,” sebutnya.
Dengan kemutakhiran teknologi yang semakin mudah dijangkau anak-anak, Rini mengajak Ibu-Ibu Muslimat untuk turun tangan langsung mengatasi dampak negatif teknologi.
“Manfaatkan teknologi dengan positif dan ingatlah bahwa pembangunan akhlak tetap menjadi nomor satu,” tandasnya. (ST02)





