• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 21 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Besok! Di CFD Tunjungan Ada Drama Musikal Sejarah “Berkibarlah Benderaku”

by Redaksi
Sabtu, 17 September 2022

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya akan menggelar Drama Musikal Sejarah “Berkibarlah Benderaku”, Minggu (18/9) di CFD Jalan Tunjungan. Kegiatan ini melibatkan 1.200 pemain dengan mengusung semangat nasionalis, yakni berkisah tentang perjuangan Arek-Arek Suroboyo dalam peristiwa penyobekan bendera yang terjadi pada 19 September 1965 silam.

Kepala Disbudporapar Surabaya, Wiwiek Widayati mengatakan bahwa pagelaran tersebut merupakan penampilan drama musikal yang didukung oleh lintas kesenian. Konsep pertunjukan tersebut berformat Happening Art yang menggunakan Jalan Tunjungan sebagai ruang pertunjukan, mulai dari unsur teatrikal, tari, musik, puisi, dan performer yang berkolaborasi untuk mengekspresikan nilai-nilai sejarah dalam penguatan Kota Surabaya sebagai Kota Pahlawan.

BACA JUGA:  Ada Fasilitas Vaksinasi di Car Free Day Ngabuburit

“Penampilan ini dibagi tiga spot. Pertama ada di dekat Siola dan Jalan Ketandan, kedua ada di depan Jalan Genteng Besar, dan ketiga adalah penampilan inti di Hotel Majapahit,” katanya, Sabtu (17/9).

“Jadi penampilan ini akan dimulai dari Jalan Tunjungan menuju ke Hotel Majapahit dengan cerita teatrikal yang dibawakan saling berkesinambungan,” lanjut Wiwiek.

Ia menerangkan, 1.200 pemain atau penerus bangsa ini terlibat langsung dalam pagelaran Drama Musikal Sejarah “Berkibarlah Benderaku”. Di antaranya pelajar, seniman, mahasiswa, dan pecinta sejarah di Kota Surabaya. Bahkan, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi juga akan ikut mengekspresikan nilai-nilai sejarah dengan memimpin menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

“Bapak Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi akan memimpin seluruh pemain drama musikal dan penonton untuk memberikan penghormatan kepada bendera merah putih. Yakni, memimpin menyanyikan lagu Indonesia Raya,” terangnya.

BACA JUGA:  Pemkab Bojonegoro Lebarkan Jalan Nasional Sepanjang 20 Kilometer

Usai memimpin menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Eri akan membacakan puisi yang berjudul “Arek Suroboyo”. Melalui puisi tersebut, Wiwiek menjelaskan bahwa wali kota ingin menggelorakan semangat nasionalisme untuk para generasi muda di Kota Surabaya. Serta, melanjutkan perjuangan dari para pahlawan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan di Kota Surabaya.

“Harapan kami para penonton yang hadir bisa mengikuti serangkaian kegiatan dengan tertib, untuk menciptakan suasana yang kondusif selama jalannya pertunjukan,” jelasnya.

Terpisah, sutradara Drama Musikal Sejarah “Berkibarlah Benderaku”, Heri Prasetyo mengatakan bahwa pagelaran Drama Musikal Sejarah “Berkibarlah Benderaku” kini akan digelar secara tatap muka, setelah sebelumnya ditampilkan dalam format film berjudul “Arek Suroboyo” pada 2021 silam. Karenanya, tahun ini akan dikonsep berbeda dengan drama kolosal sebelumnya, dimana masyarakat diajak untuk berpartisipasi dalam pertunjukkan dengan mengenakan kostum atau pakaian Surabaya tempo dulu.

BACA JUGA:  Dishub Surabaya Hadirkan Layanan Valet di Tunjungan Romansa

“Kita merekonstruksi seputar peristiwa sekitar tanggal 19 September 1965 itu tidak hanya di Hotel Majapahit, tetapi di beberapa lokasi lain di Jalan Tunjangan. Kami juga mengajak masyarakat menjadi bagian dalam pertunjukan, dengan menyanyikan lagu Indonesia bersama-sama dan ikut memegang bendera merah putih dengan panjang 770 meter,” ujarnya. (ST01)

Tags: Berkibarlah BenderakuCar Free DayDrama Musikal SejarahJalan Tunjungan
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Peringati Hari Kartini 2026, Gubernur Khofifah Ajak Bergerak Bersama Turunkan Angka Kematian Ibu

Selasa, 21 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meluncurkan program Medical Tourism dan Bakti Sosial Terintegrasi.

Wali Kota Eri Cahyadi Luncurkan Medical Tourism Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026
Eka Hardiyanti Suteja (35), satu-satunya sopir perempuan Suroboyo Bus.

Semangat Kartini: Kisah Eka, Sopir Perempuan Suroboyo Bus yang Betah di Jalanan

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi

Data DTSEN Menyusut 34 Ribu, 147.545 KK di Surabaya Masih Dinonaktifkan

Senin, 20 April 2026

Berita Terkini

Peringati Hari Kartini 2026, Gubernur Khofifah Ajak Bergerak Bersama Turunkan Angka Kematian Ibu

Selasa, 21 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meluncurkan program Medical Tourism dan Bakti Sosial Terintegrasi.

Wali Kota Eri Cahyadi Luncurkan Medical Tourism Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026
Eka Hardiyanti Suteja (35), satu-satunya sopir perempuan Suroboyo Bus.

Semangat Kartini: Kisah Eka, Sopir Perempuan Suroboyo Bus yang Betah di Jalanan

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi

Data DTSEN Menyusut 34 Ribu, 147.545 KK di Surabaya Masih Dinonaktifkan

Senin, 20 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, saat launching Kampung Pancasila 2026 di RW 2 Krembangan Bhakti, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan.

Pemkot Surabaya Gaspol Kampung Pancasila, 12 Ribu ASN dan Pemuda Turun Dampingi 1.361 RW

Senin, 20 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In