• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Senin, 25 Mei 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Advertorial

Harga BBM Naik, DPRD Surabaya Minta Pemkot Lakukan Percepatan Pembahasan UMK

by Redaksi
Jumat, 9 September 2022
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH Thony.

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH Thony.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemerintah sudah memutuskan kebijakan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Mengantisipasi imbas kenaikan ini, DPRD Surabaya meminta Pemkot Surabaya fokus peningkatan daya beli masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH Thony menyatakan salah satu efek kenaikan BBM itu adalah penurunan daya beli masyarakat. Sebab kenaikan harga BBM ini tidak diikuti naiknya besaran upah pekerja. Padahal, pemerintah sedang menggiatkan berbagai upaya untuk menumbuhkan kembali perekonomian karena pandemi Covid-19.

“Yang realistis dan efisien bisa dilakukan untuk mengurangi beban masyarakat adalah melakukan koordinasi ulang antara Pemkot Surabaya dengan Provinsi Jatim, melibatkan pengusaha dan perwakilan buruh untuk melakukan kajian terhadap penyesuaian UMK (Upah Minimum Kota),” ungkapnya.

BACA JUGA:  Wali Kota Eri Targetkan Sekolah Ramah Lingkungan Merata di Surabaya

Ia menyatakan pemkot Surabaya bisa menginisiasi percepatan pembahasan penyesuaian UMK ini. Biasanya, UMK dibahas di akhir tahun. Namun karena kenaikan harga BBM ini, pembahasan UMK bisa diusulkan dipercepat untuk melakukan penyesuaian.

AH Thony menjabarkan ketika sektor pekerja ini sudah mampu menjangkau daya beli BBM, maka akan diikuti dengan kemampuan daya beli masyarakat di sektor informal. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi juga diharapkan berjalan normal.

Politisi ini juga menyarankan agar Pemkot Surabaya membuat zona ekonomi. Tujuannya agar masyarakat bisa menggerakan rantai ekonomi dalam rangka pemenuhan kebutuhan. Apalagi, Pemkot Surabaya telah memiliki program padat karya.

BACA JUGA:  Lintasi Garis Nol Derajat, KRI Bima Suci Gelar Mandi Khatulistiwa Bagi Kadet APCS 2026 dan Taruna AAL

“Saya rasa membuat zona ekonomi dengan memanfaatkan rumah-rumah padat karya dengan jalan memetakan kebutuhan masyarakat, kemudian memproduksi apa yang dibutuhkan sehingga tidak nampak sporadis,” jelasnya.

Langkah lain yang bisa dilakukan Pemkot Surabaya, tambah AH Thony, yakni mengambil kebijakan relaksasi pajak daerah. Hal itu akan menunjukkan bahwa lembaga eksekutif ini peduli terhadap sektor pelaku usaha.

“Relaksasi pajak daerah bisa menjadi opsi jalan keluar untuk menggembalikan siklus rantai ekonomi di tengah masyarakat,” paparnya.

Upaya berikutnya yang bisa ditempuh adalah gencar melakukan sosialisasi penundaan pembelian kebutuhan sekunder dan tersier. Dengan kenaikan harga BBM ini, Pemkot Surabaya bisa mengeluarkan imbauan agar masyarakat berhemat.

BACA JUGA:  Eri Cahyadi Turun Tangan, Konflik Sekolah Petra dan Para Ketua RW Selesai

“Dengan menahan dulu pemenuhan kebutuhan sekunder dan tersier. Sebaliknya, utamakan kebutuhan primer. Ya istilahnya mengetatkan ikat pinggang dulu,” tambahnya.

Di sisi lain, AH Thony memberikan penilaian bahwa operasi pasar terhadap beberapa jenis komoditas kebutuhan pokok cukup baik, tetapi belum menyelesaikan problem imbas kenaikan harga BBM ini. Sebab, operasi pasar dilakukan ketika ada kelangkaan item kebutuhan pokok yang berakibat pada naiknya harga.

Sedangkan dalam situasi sekarang, harga bahan pokok naik bukan karena kelangkaan. Kenaikan harga bahan pokok itu karena imbas BBM naik dan daya beli masyarakat sedang turun. (ADV-ST01)

Tags: BBM NaikDPRD SurabayaPemkot SurabayaUMK
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono saat menerima audiensi Koso Nippon.

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Koso Nippon, Bahas Program Review untuk Perkuat Efektivitas Program Pemerintah

Senin, 25 Mei 2026
Pro

Program “Kemis Mlipis” Curi Perhatian” Kemendikdasmen

Senin, 25 Mei 2026

Kemiskinan Ekstrem Jatim Tersisa 0,29 Persen

Senin, 25 Mei 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberi pengarahan di salah satu rumah pompa. Pemkot Surabaya menambah tiga rumah pompa baru yang berada di kawasan Margorejo Indah, Dukuh Menanggal, dan Ahmad Yani.

Tiga Rumah Pompa Baru Perkuat Ikhtiar Surabaya Menuju Kota Bebas Banjir

Senin, 25 Mei 2026

Berita Terkini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyapa dan berdialog dengan pedagang di Pasar Banjarejo Kabupaten Bojonegoro.

Gubernur Khofifah Sapa dan Dialog dengan Pedagang Pasar Banjarejo Bojonegoro

Senin, 25 Mei 2026
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono saat menerima audiensi Koso Nippon.

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Koso Nippon, Bahas Program Review untuk Perkuat Efektivitas Program Pemerintah

Senin, 25 Mei 2026
Pro

Program “Kemis Mlipis” Curi Perhatian” Kemendikdasmen

Senin, 25 Mei 2026

Kemiskinan Ekstrem Jatim Tersisa 0,29 Persen

Senin, 25 Mei 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberi pengarahan di salah satu rumah pompa. Pemkot Surabaya menambah tiga rumah pompa baru yang berada di kawasan Margorejo Indah, Dukuh Menanggal, dan Ahmad Yani.

Tiga Rumah Pompa Baru Perkuat Ikhtiar Surabaya Menuju Kota Bebas Banjir

Senin, 25 Mei 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In