• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Pendidikan Bojonegoro di Masa Depan, IPM Diprediksi Bisa Melompat ke Level Tinggi

by Redaksi
Minggu, 7 Agustus 2022

SURABAYATODAY.ID, BOJONEGORO – Beasiswa pendidikan yang menjadi program Pemkab Bojonegoro bagi warganya bakal mampu meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Pada 2024 mendatang, IPM Bojonegoro diprediksi mencapai angka tertinggi, yakni 72,08, bahkan lebih.

Peningkatan IPM Bojonegoro dari tahun ke tahun ini buah dari gebrakan Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah yang merealisasikan beberapa program beasiswa. Mulai beasiswa 1 desa 2 sarjana, beasiswa scientist, beasiswa RPL desa dan beasiswa tingkat akhir.

Tema beasiswa pendidikan di Kabupaten Bojonegoro ini telah diteliti oleh akademisi dari Universitas Bojonegoro (Unigoro). Tiga peneliti tersebut adalah Handoko Wijoyo, Faridatul Istighfaroh, dan Saiful Anam.

Hasil penelitian telah dipublikasikan di Jurnal Ekonomi Pembangunan Volume 20 (1), Juni 2022 dengan judul ‘Human Resources Investment through the Scholarship Program Implementation for Sustainable Development in the Local Region’.

BACA JUGA:  Pemprov Jatim Terbaik Kedua SDGs Action Awards 2024 Kategori Pemerintah Daerah Provinsi

Handoko Wijoyo, sebagai peneliti utama menjelaskan, Kabupaten Bojonegoro kini menyumbang 30 persen kebutuhan minyak nasional. Namun, Bojonegoro tak bisa hanya bergantung pada sumber daya alam (SDA) tersebut, dan harus mulai di konversi menjadi sumber daya manusia (SDM), Sehingga program beasiswa pendidikan merupakan langkah tepat.

“Desainnya adalah memberi hak yang sama pada generasi mendatang menempuh pendidikan tinggi secara gratis.  Melihat Instrumen peningkatan SDM yg dilakukan Bupati saat ini melalui berbagai program khusunya beasiswa, menarik untuk diamati. Bersama tim, kita mencoba memprediksi angka IPM Bojonegoro pada 2024 mendatang,” tuturnya, Sabtu (6/8).

Forecasting atau peramalan dalam penelitian ini, lanjut Handoko, mengunakan penerapan metode double exponental smooting. Hasilnya ditemukan angka IPM 72,08 pada 2024 mendatang dengan mengambil angka statistik 12 tahun ke belakang. Lonjakan IPM cukup besar dapat meningkat lagi jika penetrasi kebijakan pendidikan digenjot lagi.

BACA JUGA:  Tingkatkan Value Budidaya Ikan dengan Digital Marketing

Sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS), angka IPM Bojonegoro dari tahun ke tahun terus naik. Pada 2019 mencapai 68,75, lalu naik tahun 2020 menjadi 69,04, dan tahun 2021 menjadi 69,59. Dan diprediksi akan terjadi lompatan tinggi nilai IPM pada tahun 2024.

“Dilihat tiga tahun ini, kebijakan terkait beasiswa sangat gencar. Ribuan masyarakat Bojonegoro mendapat akses pendidikan tinggi secara gratis. Mulai beasiswa 2 sarjana per desa, beasiswa scientist, beasiswa RPL Desa, beasiswa tugas akhir dan lainnya,” terangnya.

BACA JUGA:  Pemkab Bojonegoro Gelar Musrenbangkab, Susun Arah Kebijakan Daerah 20 Tahun ke Depan

Peramalan IPM Bojonegoro ke depan ini didasarkan pada analisa bahwa para penerima beasiswa tersebut kebanyakan lulus kisaran 2024 hingga 2026. “Pendekatan secara kuantitatif ini kita bisa dapatkan peramalan nilai IPM,” tutur Dosen Prodi Ekonomi Pembangunan Unigoro ini.

Dari data kuantitatif tersebut, penelitian kemudian dikembangkan lagi dengan pendekatan secara kualitatif dengan metode triangulasi. Produk kebijakan kurun waktu tahun 2019 hingga 2022 mengenai beasiswa cukup banyak. Sejumlah MoU antara Pemkab Bojonegoro dengan pihak ketiga pada bidang pendidikan juga menjadi bagian penting penelitian ini.

“Kita dapatkan kesimpulan bahwa SDM Bojonegoro akan setara nasional jika dilihat nilai IPM secara nasional saat ini berada angka 72,29. Sedangkan nilai IPM Bojonegoro dapat melompat lebih tinggi lagi,” terangnya.(ST10)

Tags: Bupati Anna Mu'awanahPemkab BojonegoroPendidikanUniversitas Bojonegoro
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

BRIDA Surabaya Resmi Terbentuk, Kebijakan Kota Wajib Berbasis Riset dan Sains

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In