• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 21 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Masa Kecil Peraih Emas Pencak Silat Dunia ke-19 Justru Sukai Futsal

by Redaksi
Selasa, 2 Agustus 2022
Aji Bangkit Pamungkas, atlet pencak silat asal Ponorogo meraih emas dalam Kejuaraan Pencak Silat Dunia ke-19 di Malaysia.

Aji Bangkit Pamungkas, atlet pencak silat asal Ponorogo meraih emas dalam Kejuaraan Pencak Silat Dunia ke-19 di Malaysia.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Aji Bangkit Pamungkas, atlet pencak silat asal Kabupaten Ponorogo meraih emas dalam Kejuaraan Pencak Silat Dunia ke-19 di Melaka International Trade Centre, Malaysia pada 25–31 Juli 2022 lalu.

Namun siapa sangka, menjadi atlet pencak silat bukanlah pilihan pertama Bangkit. Bahkan dia tidak begitu minat di cabang olahraga (cabor) pencak silat.

Semasa SD ia justru berminat di cabang olahraga futsal. Kemudian SMP tertarik di cabor basket. Meski begitu, sang ayah tetap mengajak Bangkit melihat kedua kakaknya bertanding pencak silat.

BACA JUGA:  Pesan Eri pada Atlet Fornas VI: Saya Tunggu Medali Emas untuk Surabaya

Seiring waktu, minat Bangkit mulai tumbuh ke pencak silat dan mulai berlatih hingga berkesempatan mengikuti berbagai kejuaraan dari tingkat kabupaten hingga internasional. Pada 2016, pertandingan pertamanya di luar negeri adalah di Sea Games.

Meski keberuntungan belum berpihak saat itu, Bangkit tak menyerah. Sampai beberapa bulan kemudian ia kembali mengikuti ajang internasional di Asian Championship di Chengju, Korea Selatan dan meraih juara I. Kemudian pada 2018 dia menjadi penyumbang emas pada Asian Games.

BACA JUGA:  Atlet Asal Ponorogo Raih Emas di Kejuaraan Pencak Silat Dunia Ke-19

Untuk menjadi juara dunia perjuangan Bangkit sangat berat. Saat itu, berat badannya sekitar 107 kilogram. Maka dia harus menurunkan kurang lebih 17 kilogram untuk bisa bertanding di kelas 90 kilogram. Tetapi, saat di Malaysia kelas yang dibidiknya sudah penuh dan yang tersisa hanya kelas bebas 2 dengan syarat bobot mininmal 110 kilogram.

Sementara sang ayah, Agus Widodo (56) bangga dengan prestasi yang diraih anaknya. Hal itu ditunjukkan melalui foto Bangkit berjejer dengan puluhan piagam hingga piala juga dipajang di dalam rumahnya.

BACA JUGA:  Surabaya Incar 200 Medali Emas di Porprov Jatim IX

“Setiap pertandingan Bangkit selalu meminta restu kepada orang tuanya. Kini dia merasakan hasilnya,” ucap Agus. (ST02)

Tags: Aji Bangkit PamungkasFutsalKejuaraan Pencak Silat DuniaMedali Emas
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Peringati Hari Kartini 2026, Gubernur Khofifah Ajak Bergerak Bersama Turunkan Angka Kematian Ibu

Selasa, 21 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meluncurkan program Medical Tourism dan Bakti Sosial Terintegrasi.

Wali Kota Eri Cahyadi Luncurkan Medical Tourism Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026
Eka Hardiyanti Suteja (35), satu-satunya sopir perempuan Suroboyo Bus.

Semangat Kartini: Kisah Eka, Sopir Perempuan Suroboyo Bus yang Betah di Jalanan

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi

Data DTSEN Menyusut 34 Ribu, 147.545 KK di Surabaya Masih Dinonaktifkan

Senin, 20 April 2026

Berita Terkini

Peringati Hari Kartini 2026, Gubernur Khofifah Ajak Bergerak Bersama Turunkan Angka Kematian Ibu

Selasa, 21 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meluncurkan program Medical Tourism dan Bakti Sosial Terintegrasi.

Wali Kota Eri Cahyadi Luncurkan Medical Tourism Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026
Eka Hardiyanti Suteja (35), satu-satunya sopir perempuan Suroboyo Bus.

Semangat Kartini: Kisah Eka, Sopir Perempuan Suroboyo Bus yang Betah di Jalanan

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi

Data DTSEN Menyusut 34 Ribu, 147.545 KK di Surabaya Masih Dinonaktifkan

Senin, 20 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, saat launching Kampung Pancasila 2026 di RW 2 Krembangan Bhakti, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan.

Pemkot Surabaya Gaspol Kampung Pancasila, 12 Ribu ASN dan Pemuda Turun Dampingi 1.361 RW

Senin, 20 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In