• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 8 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Raih Doktor Melalui Metode KYCHO untuk Deteksi Penyakit Alzheimer

by Redaksi
Senin, 1 Agustus 2022

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA –Menunjukkan eksistensi terbaiknya dalam mencetak kader-kader akademisi berkualitas, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali mencetak lulusan bergelar doktor. Datang dari program S3 Departemen Teknik Elektro, Cucun Very Angkoso sukses raih doktoralnya melalui penelitiannya mengenai metode deteksi Penyakit Alzheimer’s (PA), Rabu, (27/7) lalu.

Pemaparan disertasi yang berjudul Metode “KYCHO” pada Citra 3D-MRI untuk Klasifikasi Penyakit Alzheimer’s ini diawali dengan mengupas latar belakang tingginya kasus PA yang terus meningkat, namun alat yang ada masih belum memiliki efektivitas yang cukup memadai.

“Saat ini metode berbasis Region of Interest (ROI) yang dipakai masih sangat bergantung pada pengetahuan dan keahlian dari operator penguji,” ungkap Cucun.

Lebih dalam dijelaskan, akurasi deteksi dini sangat bergantung pada pengalaman operator penguji jika metode berbasis ROI ini masih terus dilanjutkan. Hal ini juga mempertimbangkan tidak ada bukti yang jelas bahwa area otak lainnya tidak terjadi atrophy atau kondisi rusak.

BACA JUGA:  ITS Gelar Penyisihan Kontes Robot Indonesia 2022 Wilayah I dan II

Berdasarkan penjelasan lelaki kelahiran Blitar ini, inovasi Metode KYCHO yang merupakan akronim nama dari para pengusulnya (Ketut Eddy Purnama, Cucun, dan Mauridhi Hery Purnomo) ini memiliki fokus utama dalam pemrosesan secara simultan citra tiga dimensi (3D) Magnetic Resonance Imaging (MRI) secara lebih optimal, dengan pendekatan analisis citra dua dimensi (2D).

Memberikan pengertian lebih, untuk menurunkan beban komputasinya, tim memilih untuk melihat objek 3D namun dalam pandangan 2D. Tak hanya itu, Cucun menggunakan sistem multiplane dan Machine Learning yang memungkinkan pendeteksian objek secara lebih menyeluruh dari beberapa sisi.

BACA JUGA:  Tambah Tiga Lagi, ITS Genap Miliki 148 Profesor

Kembali mengulas gagasannya, Metode KYCHO terdiri dari beberapa tahapan. Yakni pra-pemrosesan gambar, membuang citra tulang cranial (skull removing), pemilihan slice citra otak, ekstraksi fitur, Feature Selection, dan klasifikasi PA. “Salah satu tujuan utama penelitian ini adalah untuk meningkatkan kinerja sistem dalam mendeteksi pasien PA,” paparnya.

Membandingkan tiga klasifikasi kondisi otak dalam melakukan pengujian metode KYCHO, yakni PA, Mild Cognitive Impairment (MCI), dan Cognitively Normal (CN), metodenya terbukti lebih efektif. Hal ini ditunjukkan dengan hasil akurasi dalam tugas klasifikasi biner dan multi kelas untuk mendeteksi Alzheimer sebesar 0.967 pada PS vs CN dan 0.867 pada tugas klasifikasi multikelas.

BACA JUGA:  Mahasiswa ITS Ciptakan Drone Kapal Pencari Korban Kecelakaan Laut

Tak hanya itu, ditunjukkan pula adanya peningkatan kinerja rata-rata untuk semua klasifikasi. “Hasil evaluasi menunjukkan pendekatan baru kami mengungguli semua metode sebelumnya yang terkait,” tegasnya optimistis.

Lelaki yang juga bertugas sebagai dosen Jurusan Teknik Informatika Universitas Trunojoyo Madura ini menambahkan bahwa ada beberapa hal yang dapat dilakukan dalam penelitian lanjutan. Yakni salah satunya terkait pengembangan teknik preprocessing citra dan metode seleksi fitur.

Karya disertasi dengan dosen pembimbing Dr I Ketut Eddy Purnama ST MT dan Prof Dr Ir Mauridhi Hery Purnomo MEng ini berhasil dipresentasikan dengan baik di hadapan para dosen penguji. “Proses pembelajaran dan pengembangan ini tidak akan berhenti sampai di sini, ke depannya penelitian ini akan terus disempurnakan,” pungkasnya. (ST01)

Tags: DoktorITSPenyakit Alzheimer
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Pemkot Surabaya-Kejati Jatim: Teken PKS Optimalisasi Pemulihan Aset

Kamis, 5 Maret 2026
Pemkot Surabaya meneken kerjsama  dengan Pemkot Batam di ruang sidang wali kota, Balai Kota Surabaya.

Pemkot Surabaya-Pemkot Batam Jajaki Kerjasama Empat Bidang Strategis

Kamis, 26 Februari 2026
Prosesi pemakaman jenazah Ketua DPRD Kota Surabaya Dominikus Adi Sutarwijono.

Lepas Kepergian Ketua DPRD Surabaya, Wali Kota Eri Cahyadi Lanjutkan Perjuangan untuk Masyarakat Miskin

Kamis, 12 Februari 2026
Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya Josiah Michael

Komisi C Tidak Setuju Diterapkannya Ganjil Genap di Surabaya

Rabu, 11 Februari 2026

Berita Terkini

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In