• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 7 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Manfaatkan Sampah Organik, ITS Ajak Buat Eco Enzyme

by Redaksi
Jumat, 15 Juli 2022
Para peserta tampak antusias memamerkan cairan Eco Enzyme buatannya.

Para peserta tampak antusias memamerkan cairan Eco Enzyme buatannya.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Mewujudkan masyarakat yang ekonomis dan handal dalam mengelola limbah sampah organik dapur, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengajarkan masyarakat umum cara membuat larutan Eco Enzyme. Untuk itu, digelar pelatihan pembuatan Eco Enzyme yang dilaksanakan di kebun Urban Farming ITS.

Ketua Pelaksana Pelatihan Eco Enzyme Herdayanto Sulistyo Putro mengungkapkan, pelatihan kali ini merupakan inisiatif ITS untuk memanfaatkan sumber daya ilmu pengetahuan yang dikembangkan dalam kampus guna mengembangkan kualitas masyarakat. Untuk itu, turut hadir dua dosen dari ITS sebagai pemateri dalam pelatihan Eco Enzyme ini.

Dosen yang akrab disapa Danang ini melanjutkan, Eco Enzyme dapat dikatakan larutan serba guna yang merupakan hasil fermentasi dari limbah organik dapur, gula, dan air. Eco Enzyme sendiri berlimpah manfaat, hanya dengan memilah sampah organik untuk membuatnya mampu mengurangi pemanasan global.

BACA JUGA:  Hari Terakhir, Khofifah Tinjau Vaksinasi di ITS

Adapun dengan panduan pemakaian yang tepat, larutan ini mampu membersihkan berbagai hal. “Larutan ini dapat membersihkan furnitur, membersihkan lantai, mencuci baju, dan sebagainya,” jelas dosen Departemen Kimia yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Unit Pengembangan Smart Eco Campus ITS ini.

Sebagai pembuka dan memaparkan materi kepada peserta, dosen Biologi ITS Dr N D Kuswytasari. Ia mengingatkan bahaya bertumpuknya sampah organik di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang dapat menimbulkan bau tak sedap, bahkan lebih lagi meningkatkan risiko terjadinya ledakan di TPA. Maka untuk menghindarinya, masyarakat dapat memilah dan mengolah sampah organik menjadi Eco Enzyme.

BACA JUGA:  Rekomendasi Produk Xiaomi yang Bakal Bikin Lebaran Lebih Baik

Tidak berhenti di situ, dosen Teknik Mesin Industri ITS Ir Nur Husodo MS juga hadir sebagai pemateri kedua. Ia mengajak para peserta untuk mempraktikkan secara langsung cara membuat Eco Enzyme dengan bahan dan peralatan yang telah disiapkan. Saat mengikuti arahan, peserta terlihat dapat mengikutinya dengan lancar.

Pada pelatihan ini juga dihadiri oleh Komunitas Eco Enzyme Nusantara Wilayah Jawa Timur dan Finalis Pangeran Putri Lingkungan Hidup tahun 2021 yang berasal dari Sekolah Dasar Negeri Margorejo 1 Surabaya. “Antusiasme para peserta tampak besar dan turut ikut terdorong untuk mengolah sampah organik dapur mereka di rumah sendiri,” tutur Danang.

BACA JUGA:  Surabaya Kota Termacet di Indonesia, Benar Nggak Sih?

Dengan terselenggaranya pelatihan larutan Eco Enzyme, Danang berharap, peserta dapat memilah dan manfaatkan sampah dapurnya yang berupa kulit buah, sisa sayuran untuk dimanfaatkan menjadi Eco Enzyme. Dengan begitu, kondisi lingkungan menjadi lebih baik karena semakin banyaknya masyarakat yang sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dari sampah.

“Sampah yang akan diangkut ke TPA pun akan semakin sedikit, karena tinggal sampah residu saja,” pungkasnya. (ST05)

Tags: Eco EnzymeITSSampah Organik
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In