SURABAYATODAY.ID, BOJONEGORO – Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah membuka kegiatan Seminar Pencegahan Stunting yang diselenggarakan oleh RSUD Kepohbaru, Jumat (8/7). Turut hadir mendampingi bupati yakni Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro dr Ani Pujiningrum.
Direktur RSUD Kepohbaru dr Vera Agustina mengatakan pengetahuan tentang stunting perlu lebih mendalam bagi tenaga kesehatan maupun kader. Mereka merupakan ujung tombak pelayanan kepada masyarakat, sehingga pencegahan dan penanganan stunting bisa dilaksanakan dengan baik dan angka stunting agar mengalami penurunan setiap tahun.
“Sehingga pada kesempatan ini kami mengadakan seminar pencegahan stunting dengan tema Turn Back Stunting sebagai upaya untuk pencegahan stunting dan konsultasi gizi anak bersama dr Suhasta Nova dari RSUD Kepohbaru,” terangnya.
Adapun peserta seminar terdiri dari dokter, bidan, perawat, serta kader kesehatan sejumlah 75 orang. Rinciannya mereka dari Puskesmas Baureno, Gunungsari, Mejuwet, Kesongo, Kedungadem, Kepohbaru, Karangpilang, Modo Lamongan, Perawat, kader kesehatan, dan pegawai RSUD Kepohbaru.
Dalam arahannya Bupati Anna mengatakan, sektor kesehatan saat ini sudah masuk dunia industri. Itu artinya berkewajiban memberikan pelayanan yang prima dan untuk mendapatkan kepercayaan dari masyarakat.
“Juga dibutuhkan sarana dan prasarana yang memadai serta kualitas sumber daya manusia yang baik,” ungkapnya.
Bupati berharap dengan adanya upaya-upaya yang dilakukan RSUD Kepohbaru ini dapat terjalin komunikasi dan kolaborasi yang baik untuk penanganan stunting di kabupaten Bojonegoro.(ST10)





