• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Kemensos Bikin Pelatihan Membuat Kapal untuk Masyarakat Papua di ITS

by Redaksi
Jumat, 10 Juni 2022
Menteri Sosial Tri Rismaharini melihat kerangka kapal dalam program pelatihan membuat kapal untuk masyarakat Papua di  Teknik Perkapalan Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya.

Menteri Sosial Tri Rismaharini melihat kerangka kapal dalam program pelatihan membuat kapal untuk masyarakat Papua di Teknik Perkapalan Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Menteri Sosial Tri Rismaharini berkunjung ke Teknik Perkapalan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Jumat (10/6). Risma datang untuk meninjau program pelatihan kepada masyarakat Papua untuk membuat kapal fiberglass yang dikerjakan di perguruan tinggi ini.

Pada saat kedatangan Risma ini, ada 15 warga Papua yang dilatih membuat kapal. Mereka sudah sejak 1 Juni 2022 berada di kampus di kawasan Sukolilo Surabaya ini untuk belajar membuat kapal.

“Program ini bertujuan agar mereka  mengerti, atau bahkan bisa menjadikan tempat atau ruang untuk berusaha (membuat kapal),” terang menteri Sosial Tri Rismaharini kepada wartawan.

Menurut Risma, program pelatihan membuat kapal ini bermula dari permintaan warga Papua mendapatkan kapal. Ia menyanggupi permintaan itu, namun warga juga harus belajar untuk bisa membuat kapal.

“Saat saya sampaikan itu, mereka agak kaget. Setelah itu saya langsung ke ITS minta bantuan,” sambung Risma.

BACA JUGA:  UMKM Harus Berdaya Saing Global

Dijelaskan mantan wali kota Surabaya ini,  program tersebut tidak hanya menggandeng ITS. Kementerian Sosial  juga menggandeng Universitas Cendrawasih, Papua.

“Kemudian, saya hubungi Universitas Cendrawasih (Uncen) dan ternyata Uncen juga siap untuk bekerjasama dan sekarang ini terwujud,” katanya kembali.

Dalam perjalanannya, ternyata permintaan pembuatan kapal semakin banyak. Permintaan pertama dari  Mambramo, tetapi di daerah lain juga membutuhkan.

Risma lantas menyebutkan ada permintaan kapal 27 unit kapal dari daerah Asmat, 12 dari daerah Yapen, dan daerah Sarmi 2, kemudian Mambramo 10.

“Ini tadi saya minta agar seluruh kapal pada  17 Agustus selesai. Mudah-mudahan prosesnya bisa cepat,” pinta Risma.

Di sisi lain, Risma menyatakan Kemensos tidak hanya memberikan pelatihan pembuatan kapal. Pelatihan lain juga akan dilaksanakan, dari menjahit hingga pertanian.

“Kami juga memberi pelatihan. Jadi, kami akan ambil mama-mama dari atas gunung, juga pantai. Akan kami training untuk menjahit. Ke depan kami juga ajari mereka  bahan kainnya. Kami juga pikirkan untuk buat sutera di sana, kemudian ditenun sehingga menjadi bahan, sehingga mereka nanti bisa mandiri,” urainya.

BACA JUGA:  Pakar ITS: Merosotnya IHSG Berdampak Signifikan pada Perekonomian Indonesia

Berikutnya pihaknya akan memberikan training anak-anak muda untuk pertanian. “Kami sudah menanam, cuma kami ingin pertanian mereka lebih maksimal dengan pengetahuan,” tambahnya.

Selanjutnya, pelatihan juga akan dilakukan tentang pengolahan makan. “Nanti kami tanam pepaya dan macam-macam buah-buahan, nanti bisa diolah untuk makanan olahan. Nanti juga kalau hasil ikannya lebih banyak, kami alan ajari pengolahan ikan. Ada program yang banyak lagi, ada bengkel, pembuatan packging, branding kami ajari,” jabar dia.

Sementara itu, tim pembuat perahu fiber, Yohannes mengatakan pihaknya bersama tim mengucapkan terima kasih atas program dari Kemensos. Dikatakan, sebelumnya di kepulauan Yapen belum ada pembuatan perahu fiber.

BACA JUGA:  Dubes Finlandia Kunjungi Kampus ITS

“Kepulauan Yapen masih dalam sistem manual, tetapi kami banyak terima kasih kepada Mama Menteri (Risma) yang telah memprogramkam kami, sehingga kami ada di ITS . Kami sangat bersyukur,” ujar Yohannes.

“Kami di sini didampingi para dosen dan para mahasiswa yang telah melatih. Walaupun waktunya singkat bagi kami, tetapi kami mampu menyelesaikan perahu fiber, itu menandakan kami punya tekad besar,” katanya.

Kemudian, lanjut Yohanes, ia akan meneruskan kepada adik-adik untuk merangkul mereka agar ikut dilatih bersama-sama menciptakan lapangan kerja bagi mereka pembuatan perahu fiber.

“Agar ke depan mereka bisa mandiri dan kami semua bisa menghidupi keluarga kami, bahkan anak-anak kami. Kami kembali ke sana mungkin koordinasi dengan teman-teman yang punya lahan karena saudara-saudara kami punya lahan yang dimiliki di sana. Jadi, mungkin kami buka lapangan kerja di sana,” tambahnya. (ST01)

Tags: ITSKemensosMensos Tri RismahariniPelatihan Membuat Kapal
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In