• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 8 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Eri Cahyadi Main Ludruk, Mendebarkan tapi Justru Ketagihan

by Redaksi
Selasa, 31 Mei 2022
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berperan sebagai raja Majapahit, Raden Wijaya dalam pertunjukan ludruk di salah satu stasiun televisi lokal di Jawa Timur.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berperan sebagai raja Majapahit, Raden Wijaya dalam pertunjukan ludruk di salah satu stasiun televisi lokal di Jawa Timur.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Di peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-729, Wali Kota Eri Cahyadi unjuk kebolehan. Ia mendalami peran baru sebagai pemain ludruk.

Eri peran sebagai raja pertama Kerajaan Majapahit, Raden Wijaya dalam pertunjukan ludruk di salah satu stasiun televisi lokal di Jawa Timur, Senin (30/5). Ia tidak sendiri, melainkan main bersama dengan jajaran Forkopimda Surabaya dan grup seniman ludruk Luntas.

Dalam jalan ceritanya, Eri Cahyadi bersama jajaran Forkopimda Surabaya dan grup ludruk Luntas menceritakan asal mula terbentuknya Kota Surabaya pada zaman Kerajaan Majapahit. Pertunjukan itu dimulai dari penampilan seni tari Remo, dan dilanjutkan parikan sebagai penanda dibukanya pertunjukan ludruk bertema “Hoedjoeng Galoeh” Asal Muasal Nama Surabaya.

BACA JUGA:  ITS Peringkat Pertama di Indonesia Bidang Computer Science Versi SIR

Di awal pertunjukkan, pentolan grup ludruk Luntas, Robets Bayoned membuka dengan gaya bahasa khas Suroboyo-an. Penonton seisi studio pun tertawa terhibur, termasuk Wali Kota Eri Cahyadi serta jajaran Forkopimda Surabaya.

Tak lama kemudian, Eri tampil sebagai raja yang memimpin pasukan Majapahit untuk melawan pasukan sekaligus mengusir tentara Tartar dari Kekaisaran Mongol. Pengalaman ini membuatnya tidak kapok. Sebaliknya ia justru ketagihan ingin ngeludruk lagi di lain kesempatan.

“Mendebarkan, nagihin, dadi engko lek main maneh wis tatak atine (pengalaman pertama mendebarkan, bikin nagih, nanti kalau manggung lagi bakal lebih mantap hatinya),” testimoninya.

BACA JUGA:  Surabaya Sudah Level 1; Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit

Ia menyebutkan, rencana ke depannya akan kembali ngeludruk bersama jajaran Forkopimda Surabaya. Tujuannya untuk melestarikan kesenian sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Pahlawan.

“Setelah pandemi Covid-19 ini, salah satu cara kita menggerakkan perekonomian adalah dengan kesenian secara masif di Surabaya,” sebutnya.

Ia juga mendukung grup ludruk Luntas untuk melestarikan kesenian khas Surabaya. Menurut dia, ludrukan ala Luntas berbeda karena membawakannya dengan cara kekinian, sehingga cara ini dapat menarik minat anak muda Kota Surabaya menikmati kesenian tradisional. (ST01)

BACA JUGA:  Jelang Musim Hujan, Lakukan Mitigasi Kesiapsiagaan Bencana Banjir Lewat Bersih-Bersih Sungai
Tags: Eri CahyadiKerajaan MajapahitLudrukTentara Tartar
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026
Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Baktiono

Komisi B DPRD Surabaya Dukung Satpol PP Tindak Tegas RHU Bandel Jual Mihol Saat Ramadan

Jumat, 6 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In