SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemkot Surabaya menyalurkan bantuan kepada para guru dan tenaga pendidik, Selasa (25/4). Yakni dengan menyalurkan sejumlah bantuan kepada 118 orang yang berlokasi di kantor PGRI Kota Surabaya.
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya Yusuf Masruh mengatakan, bahwa penyaluran bantuan dari Pemkot Surabaya dan PGRI Kota Surabaya dari hasil Konser Amal tahun 2021 lalu, sempat mengalami keterlambatan. Hal ini disebabkan karena pendataan dan hasil pendataan yang dilakukan, salah satunya adalah pemesanan bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan penerima.
“Contoh penerima kaki palsu yang kita salurkan hari ini, harus dipesankan dari Jakarta dan membutuhkan waktu lebih lama. Kemudian, pendataan dan kunjungan kepada rumah calon penerima, harus kita pastikan sesuai dengan kebutuhan mereka,” kata Yusuf.
Melalui bantuan ini, ia berharap para guru dan tenaga pendidik bisa mempermudah aktivitas keseharian mereka dalam proses belajar mengajar. Sebab, pihaknya juga terus berupaya untuk memberikan perhatian serta meringankan beban para komponen di lingkungan pendidikan.
“Kami akan saling bersinergi dengan Perangkat Daerah (PD) dan seluruh stakeholder yang ada di Kota Surabaya. Semoga secara perlahan bisa meringankan beban dari para guru dan tenaga pendidik,” ujar dia.
Senada dengan hal itu, Kepala PGRI Kota Surabaya Agnes Warsiati menjelaskan bahwa pandemi Covid-19 yang telah berlangsung sejak dua tahun lalu, membuat para guru dan tenaga pendidik mengalami banyak kesulitan. Oleh karena itu, ia bersama jajarannya dan Kepala Sekolah terus melakukan pendataan.
“Hasilnya ada 118 guru dan tenaga pendidik prioritas, yang bisa kita berikan bantuan. Mulai dari bantuan uang tunai mulai Rp 1,5 juta dan bantuan alat bantu beraktivitas dalam proses belajar mengajar, salah satunya adalah kaki palsu,” jelas Agnes.
Ditemui di lokasi yang sama, Guru SMP Negeri 12, Farid Ma’ruf penerima bantuan kaki palsu sangat terharu dengan bantuan yang diberikan. Sambil menyeka air mata, ia tak menyangka bahwa Pemkot Surabaya terus berupaya memberikan perhatian kepada para guru dan tenaga pendidik di Kota Pahlawan.
“Saya sangat berterima kasih untuk bantuan ini, semoga Bapak Wali Kota Eri Cahyadi bisa menjadi pemimpin yang terbaik untuk Surabaya dan kebaikan beliau dibalas oleh Gusti Allah SWT. Serta terima kasih kepada PGRI Surabaya yang tidak henti-hentinya memberikan semangat bagi kami untuk terus berjuang dalam mendidik anak-anak hebat di Surabaya,” pungkasnya. (ST01)







