• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 8 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Driver Cewek Suroboyo Bus Ini Kenakan Kebaya di Hari Kartini

by Redaksi
Kamis, 21 April 2022
Driver perempuan Suroboyo Bus, Eka Hardianti Suteja mengenakan kebaya di Hari Kartini. Ia adalah satu-satunya driver perempuan Suroboyo Bus.

Driver perempuan Suroboyo Bus, Eka Hardianti Suteja mengenakan kebaya di Hari Kartini. Ia adalah satu-satunya driver perempuan Suroboyo Bus.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya memiliki cara tersendiri memperingati Hari Kartini, Kamis (21/4). Para pegawai, hingga pengemudi (driver) dan helper (petugas) Suroboyo Bus mengenakan pakaian kebaya dan batik untuk mengapresiasi para Kartini muda di Kota Pahlawan.

Kepala Dishub Kota Surabaya Tundjung Iswandaru mengatakan, bahwa kegiatan peringatan Hari Kartini ini rutin diadakan. Sebab, sosok RA. Kartini selalu menginspirasi para perempuan hebat di Kota Surabaya.

Selain untuk menanamkan semangat perjuangan dan kesetaraan gender RA. Kartini, Dishub juga memiliki driver perempuan yang mengoperasikan Suroboyo Bus.

“Termasuk dalam transportasi di Kota Surabaya, perempuan juga terlibat dalam profesi penting yang tidak terpikirkan sebelumnya. Yakni, satu-satunya driver cewek Suroboyo Bus,” kata Tundjung.

Terpisah, driver perempuan Suroboyo Bus Eka Hardianti Suteja menceritakan asal mula ia bergabung dengan Dishub Kota Surabaya. Hal itu bermula saat ia mendapat tawaran bekerja pada tahun 2020.

BACA JUGA:  Pakar Transportasi ITS: Kalau Mau Ukur Kemacetan Pakailah Travel Time

“Saat itu yang menjadi fokus saya adalah anak, apapun pekerjaan saat itu maka akan saya lakukan,” ujar Eka.

Menurutnya, berprofesi sebagai driver bus adalah kali pertama yang dilakoni. Selain menjadi tantangan tersendiri, ia juga bertanggung jawab atas keselamatan para penumpang bus.

“Saya harus berhati-hati dan tetap fokus saat berkendara. Karena tantangan di jalan raya cukup banyak, mulai dari kemacetan dan ukuran kendaraan yang berbeda,” kata dia.

Namun, ia tak memungkiri bila sang suami dan keluarga sangat terkejut, saat ia memutuskan untuk mengambil profesi tersebut. Sebab, sangat jarang ditemui pengemudi bus perempuan di Kota Surabaya.

“Karena sejak awal saya belum pernah mengemudi bus. Alhamdulillah, ketika saya bergabung langsung mendapat pelatihan dari driver senior selama dua minggu,” ungkap dia.

BACA JUGA:  Begini Strategi AAL Asah Naluri Tempur Prajuritnya Hadapi Kebakaran

Setelah mendapatkan pelatihan, ia mendapatkan izin untuk mengoperasikan Suroboyo Bus. Ia menjelaskan bahwa  tidak sedikit penumpang yang kaget, saat melihat ia berada di balik kemudi.

“Mungkin mereka heran, karena belum pernah melihat driver perempuan. Tetapi dari situlah para penumpang sering memberikan semangat. Apalagi saat berpapasan dengan driver truk, mereka sangat menghargai dan mengapresiasi profesi saya,” jelas dia.

Meski ia menjadi satu-satunya driver di Surabaya Bus, Eka merasa bahwa peran perempuan di masa kini menjadi sangat penting, salah satunya untuk mengakses lapangan pekerjaan. Dimana, setiap perempuan bebas untuk menentukan pilihan ingin berprofesi menjadi apa saja.

“Kita adalah perempuan tangguh, yang menjadi Kartini masa kini. Perjuangan emansipasi ini mengajarkan kita untuk berani melakukan banyak hal, serta tidak perlu takut tentang perbedaan laki-laki dan perempuan,” tegas dia.

BACA JUGA:  Hari Kartini, Khofifah Teladani Warisan Emansipasi dan Pondasi Toleransi

Ia berharap seluruh perempuan hebat di Kota Surabaya untuk tidak perlu takut mencoba banyak hal. Khususnya untuk memilih profesi pekerjaan. “Karena bagi saya semua pekerjaan adalah sama, ayo kita tunjukkan kalau kita bisa dan mampu untuk mencoba segala kemungkinan. Selamat Hari Kartini bagi semua perempuan hebat di Surabaya,” kata dia.

Sementara itu, Renata salah satu penumpang Suroboyo Bus mengaku kaget saat menumpangi bus tersebut. Ia tak menyangka bahwa ada seorang perempuan yang memilih profesi sebagai driver bus.

“Karena yang saya ketahui, driver biasanya adalah laki-laki. Tapi ini menjadi hal baru, karena perempuan berani memilih profesi yang berbeda dari biasanya,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Dinas PerhubunganDriver CewekHari KartiniKebayaSuroboyo Bus
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In