• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 7 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Digandeng Kementerian Desa, ITS Bantu Berdayakan Desa Tertinggal

by Redaksi
Sabtu, 2 April 2022
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara ITS dengan Badan Pengembangan dan Informasi Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi di gedung Rektorat ITS.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara ITS dengan Badan Pengembangan dan Informasi Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi di gedung Rektorat ITS.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali gencarkan kerja sama untuk mengembangkan pemberdayaan masyarakat, khususnya masyarakat desa. Hal ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara ITS dengan Badan Pengembangan dan Informasi Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi di gedung Rektorat ITS.

Hadir pada acara penandatanganan tersebut Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi beserta Sekretaris Badan, Kepala Pusat Pengembangan Daya Saing Desa, Kepala Pusat Pengembangan Kebijakan Pembangunan Desa, Kepala Pusat Penyusun Keterpaduan Rencana Pembangunan Desa, dan Kepala Pusat dan Informasi Pembangunan Desa.

BACA JUGA:  ITS Turut Andil dalam Kerja Sama INOVASI dengan Singapura

Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Dr Ivanovich Agusta menyampaikan, melalui kerja sama dengan ITS khususnya bidang Sustainable Development Goals (SDG) Desa, mampu membantu Kementerian Desa dalam pengembangan teknologi desa. Sebagai salah satu contoh adalah dengan mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) untuk penemuan-penemuan desa.

Lelaki yang akrab disapa Ivan ini menuturkan, di desa terdapat banyak pengetahuan dan inovasi yang belum mendapatkan sertifikat. Hal ini menyebabkan pemerataan teknologi di desa belum merata, sehingga banyak desa yang masih terbelakang.

“Karena itu, melalui ITS kami sangat terbantu untuk mendapatkan HaKI,” ungkap Ivan.

BACA JUGA:  Sambut Endemi, ITS Beri Edukasi Lewat Poster dan Komik Digital

Ivan menjelaskan bahwa keunggulan bekerja sama dengan perguruan tinggi, khususnya ITS karena memiliki pengembangan teknologi dan inovasi yang maju sehingga mudah untuk mengaplikasikan kepada masyarakat luas.

“Pengaplikasian seperti pada Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilakukan oleh mahasiswa,” tuturnya.

Wakil Rektor IV ITS Bambang Pramujati menyatakan melalui kerja sama ini ITS akan memanfaatkan data dan teknologi yang sudah ada untuk mengembangkan formula dan indikator guna mengukur pencapaian SDG Desa. Selain itu, ITS juga membuat strategi pemberdayaan desa agar inovasi dan pengembangan desa dapat berjalan dengan baik.

BACA JUGA:  Khofifah Ajak Semua Pihak Kelola Sampah Dimulai dari Rumah Tangga

Lebih lanjut, dosen Departemen Teknik Mesin ITS ini mengatakan bahwa setelah menemukan formulasi dengan indikator pencapaian SDG Desa akan dilakukan evaluasi untuk menentukan inovasi dan solusi yang sesuai agar dapat diaplikasikan pada desa tersebut.

“Sehingga pembangunan desa dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Harapannya melalui kerja sama ini agar dapat dibentuk program-program untuk membantu pemberdayaan desa seperti perencanaan dan administrasi, sehingga tidak ada lagi desa-desa yang terbelakang.

“Saya yakin melalui kerja sama ini ITS sangat mampu untuk membantu memberdayakan desa,” tandas Bambang optimistis. (ST05)

Tags: Badan Pengembangan dan Informasi DesaDaerah TertinggalITSPerjanjian Kerja SamaPKSTransmigrasi
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026

Gubernur Khofifah Terima Audiensi Swaniti Initiative, Pastikan Jatim Siap Perkuat Kolaborasi Kembangkan Energi Terbarukan dan Percepatan Wujudkan Ekonomi Hijau

Jumat, 6 Maret 2026

Wagub Emil Tinjau Longsor di Jalur Nasional Trenggalek–Ponorogo, Pastikan Percepatan Penanganan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026

Gubernur Khofifah Terima Audiensi Swaniti Initiative, Pastikan Jatim Siap Perkuat Kolaborasi Kembangkan Energi Terbarukan dan Percepatan Wujudkan Ekonomi Hijau

Jumat, 6 Maret 2026

Wagub Emil Tinjau Longsor di Jalur Nasional Trenggalek–Ponorogo, Pastikan Percepatan Penanganan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Jumat, 6 Maret 2026

Kasus Hipertensi Tembus 248 Ribu, Pemkot Surabaya Keluarkan Aturan Ketat Konsumsi GGL

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In