• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 7 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Mahasiswa ITS Gagas Eduly, Platform Donasi Kebutuhan Sekolah

by Redaksi
Rabu, 9 Maret 2022

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Masih banyak anak-anak yang tidak bisa melanjutkan sekolah karena adanya keterbatasan finansial untuk membeli kebutuhan sekolah, padahal banyak juga lulusan sekolah yang tidak tahu harus dikemanakan peralatan sekolah yang sudah tidak digunakannya. Melihat fenomena ini, tim mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggagas sebuah aplikasi terintegrasi yang menghubungkan antara donatur kebutuhan sekolah kepada pihak yang membutuhkan.

Ketua tim Muhammad Akmal Rishwanda menjelaskan, awalnya para anggota tim ini sempat mengalami kebingungan dengan barang-barang yang mereka miliki semasa sekolah. Sedangkan keinginan untuk menyumbangkan barang bekas yang masih layak digunakan tersebut sangat tinggi. Namun, mereka tidak tahu harus kemana jika mereka ingin melakukan hal tersebut.

BACA JUGA:  Tingkatkan Pengembalian Barang yang Hilang lewat MyITS Lost & Found

Akhirnya muncullah ide yang menggagas sebuah aplikasi bernama Eduly. Menurut mahasiswa yang akrab disapa Akmal ini, Eduly merupakan sebuah platform bagi orang yang membutuhkan berbagai perangkat sekolah dan yang sedang ingin menyumbangkan barangnya.

Mahasiswa Departemen Teknik Informatika tersebut menambahkan, siapapun bisa menyumbangkan perangkat sekolah mereka mulai dari alat tulis, buku, baju seragam, hingga barang elektronik.

“Jadi, apabila ada laptop yang sudah tidak terpakai namun masih berfungsi bisa disumbangkan juga,” ujarnya.

Akmal melanjutkan, penerima dari barang yang disumbangkan bisa berupa yayasan panti asuhan yang merupakan mitra tim Eduly ataupun perorangan yang sedang membutuhkan barang tersebut. Aplikasi Eduly akan merekomendasikan penerima yang memerlukan saat donatur akan menyumbangkan barangnya.

BACA JUGA:  Tak Perlu Keluar Rumah, Jual Barang Rongsokan Pun Kini Bisa Online Lewat Aplikasi

“Dengan begini, donatur akan langsung tahu ke mana barangnya akan pergi,” imbuhnya.

Untuk pengiriman barang, tim Eduly menyediakan dua pilihan. Donatur bisa memilih untuk mengirimkan sendiri barangnya kepada penerima, atau menggunakan fitur pick-up yang mem berikan fasilitas barang akan diantarkan tim Eduly kepada penerima. Fitur ini disediakan untuk  memudahkan donatur dalam mengirimkan barang.

“Kita mau donatur tidak merasa diberatkan saat mereka ingin menyumbangkan barangnya, sehingga kami sediakan dua pilihan ini,” ungkap Akmal.

Dengan begini, orang yang tidak tahu ke mana harus menyumbangkan barang bekas sekolahnya akan semakin termudahkan. Selain itu, anak-anak yang merasa tidak bisa melanjutkan sekolah karena tidak memiliki perlengkapan pun akan berkurang.

BACA JUGA:  Pjs Restu Novi: Saya Harus Menjaga Rumah Ini Tetap Aman

“Hal ini tentunya akan membantu mengurangi tingkat anak putus sekolah dan diharapkan bisa meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia,” harap Akmal.

Gagasan yang dituangkan dalam karya tulis ilmiah itu pun telah berhasil membawa medali emas pada ajang ASEAN Innovative Science, Environmental, and Entrepreneur Fair (AISEEF) 2022 kategori Social Science, awal Februari lalu. Akmal bersama anggota timnya yakni Tiffany Rachmania Darmawan, Venia Sollery Aliyya Hasna, Muhammad Aqshal Putra Pratama, dan Ariq Ahnafalah Syakban menggarap karya tulis ini selama sebulan dengan bimbingan dosen Siska Arifiani SKom MKom. (ST05)

Tags: EdulyITSKebutuhan SekolahPlatform Donasi
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In