• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Dua Desa di Madiun Diusulkan Sebagai Desa Devisa

by Redaksi
Rabu, 16 Februari 2022
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperhatikan produksi kopi lereng gunung Wilis, Desa Kare, Kecamatan Kare, Madiun. Desa ini diusulkan menjadi desa devisa.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperhatikan produksi kopi lereng gunung Wilis, Desa Kare, Kecamatan Kare, Madiun. Desa ini diusulkan menjadi desa devisa.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa optimistis desa-desa yang ada di Jatim memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai desa devisa. Tahun ini, Khofifah mengusulkan ke Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) menjadi desa devisa di Jatim agar memberikan perluasan menjadi 20 desa. Mengingat, kuota desa devisa tahun ini hanya 15 desa.

“Sekarang kita mendapatkan kuota 15 desa devisa. Tetapi saat ini yang telah siap ada 20 desa. Kita akan mengajukan semua,” kata Khofifah.

Untuk Kabupaten Madiun, diusulkan dua desa devisa. Yakni Desa Candimulyo, Kecamatan Dolopo, Madiun dengan Kampung Batiknya. Selanjutnya yang prioritas untuk tahun ini adalah produsen kopi di lereng gunung Wilis, Desa Kare, Kecamatan Kare. Dengan desa devisa ini diharapkan bisa menjadi penyokong kesejahteraan masyarakat setempat.

BACA JUGA:  Wagub Emil Optimistis Neraca Perdagangan Ekspor di Jatim Meningkat

Sebagai informasi, Desa Devisa digagas oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) sebagai program pendampingan berbasis pengembangan masyarakat atau komunitas (community development).

Dalam program ini, desa yang memiliki produk unggulan dengan orientasi ekspor berkesempatan mengembangkan potensinya. Akses terhadap pasar yang lebih luas dan pendampingan pengolahan produk ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi, sosial, dan lingkungan masyarakatnya.

“Jadi, saya bersama Kadisperindag, Kabiro Perekonomian, Kepala Disbudpar berkeliling menyiapkan desa devisa sebelum dilakukan assesment oleh LPEI,” terangnya.

BACA JUGA:  Per Hari Ini, Whisnu Sakti Buana Jabat Plt Wali Kota Surabaya

Mantan Mensos RI itu menjelaskan pada Oktober tahun 2021, baru tiga desa yang sudah disetujui LPEI dan sudah mendapatkan penguatan sebagai desa devisa. Ketiga Desa tersebut berada di Gresik, Sidoarjo, dan Banyuwangi.

Menurutnya, Pemprov Jatim hunting terus untuk menemukan desa-desa di Jatim yang potensial. Pemprov Jatim juga melakukan asesmen, untuk selanjutnya diasesmen oleh LPEI.

Kata Khofifah, dua desa di Kabupaten Madiun telah memenuhi kriteria. “Minimal tahun ini ada satu yang masuk,” jelasnya.

BACA JUGA:  Jembatan Pelangi, Perkuat Akses Menuju Kawasan Wisata ‘Seribu Pantai’ di Malang Selatan

Khofifah menambahkan, kriteria dari LPEI untuk desa devisa. Pertama, desa memiliki produk hasil ciptaan sendiri. Kedua, punya keunikan. Ketiga, punya pasar ekspor, dan keempat, dilakukan oleh banyak orang di satu desa dan disertai kelembagaan kelompok yang mendukung.

“Saya rasa ini sudah memenuhi kriteria itu,” ucap Khofifah. (ST02)

Tags: Desa DevisaKhofifah Indar ParawansaLembaga Pembiayaan Ekspor IndonesiaLPEI
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Bagus Panuntun Diangkat Sebagai Plt Wali Kota Madiun

Rabu, 21 Januari 2026
Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Bagus Panuntun Diangkat Sebagai Plt Wali Kota Madiun

Rabu, 21 Januari 2026
Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In