• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Senin, 23 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Dispendik dan Para Pakar Sepakat PTM 100 Persen di Surabaya Dilanjutkan

by Redaksi
Selasa, 18 Januari 2022
Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya bersama sejumlah pakar menggelar evaluasi tentang pelaksanaan pembelajaran tatap muka 100 persen di Surabaya.

Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya bersama sejumlah pakar menggelar evaluasi tentang pelaksanaan pembelajaran tatap muka 100 persen di Surabaya.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), SD, dan SMP di Kota Surabaya sudah dimulai sejak 10 Januari 2022. Sepekan setelah pelaksanaan PTM ini, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya bersama sejumlah pakar menggelar evaluasi, Selasa (18/1).

Hadir dalam rapat evaluasi itu pakar epidemiologi Universitas Airlangga (Unair) dr. Windhu Purnomo, Pembina Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) Jawa Timur (Jatim) Estiningtyas Nugraheni, dan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jatim dr. Dominicus Husada. Hasilnya, disepakati PTM 100 persen di Surabaya dilanjutkan.

Kepala Dispendik Kota Surabaya Yusuf Masruh mengatakan PTM 100 persen tetap akan berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Ia menjelaskan saat ini belum ada laporan warga sekolah yang terpapar Covid-19 di lingkungan sekolah.

BACA JUGA:  10 Ribu Calon Siswa Ikuti Ujicoba Hari Pertama PPDB SDN Surabaya

Meski demikian, pihaknya secara berkala akan melakukan evaluasi bersama pakar epidemiologi, pakar kesehatan masyarakat, IDAI, serta guru dan tenaga kependidikan (GTK).

“Kami ingin orang tua merasa aman dan nyaman ketika menitipkan anak-anak di sekolah. Ini ikhtiar kami bersama untuk memberi layanan terbaik bagi anak-anak,” kata Yusuf.

Bidang Pengembangan, Penelitian & Pendidikan IDAI Jatim dr. Dominicus Husada mengatakan, kebijakan PTM ini tetap dapat dijalankan di Kota Surabaya dengan kehati-hatian. Pihaknya belum melihat alasan yang cukup untuk memberi masukan agar PTM dihentikan.

“Kalau kasusnya melonjak, baru kita lakukan evaluasi kembali,” tegasnya.

BACA JUGA:  Enak Betul! Mengaku Kepala Kejaksaan Negeri, Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar

Sedangkan pakar epidemiologi Unair dr. Windhu Purnomo menjelaskan, sejauh ini Indonesia tampak bagus dalam menghadapi Covid-19 varian omicron. sebab, di negara-negara lain, puncak kasus terjadi pada 40 hari sejak kasus pertama ditemukan. Hal itu terjadi di negara-negara Afrika, Inggris, Amerika Serikat, dan lain-lain.

“Sedangkan di Indonesia, kasus pertama ditemukan pada pertengahan Desember. Seharusnya sekarang ini prediksi puncaknya. Tapi sekarang masih di bawah ambang batas bahaya. Jadi, kita tidak usah khawatir dengan Omicron, karena ini sudah seperti influenza biasa,” urainya.

Di sisi lain, pembina Persakmi Jatim Estiningtyas Nugraheni menyarankan kepada Dispendik Surabaya mengusulkan revitalisasi Kampung Tangguh dan Kampung Wani Jogo Suroboyo sesuai dengan kondisi terkini dalam mendukung PTM. Hal ini dapat membantu mensterilkan lingkungan sekolah dari para pedagang yang dilarang berjualan selama PTM berlangsung.

BACA JUGA:  Kasus Kekerasan di SMPN 49, Wali Kota Eri: Saya Tak Ingin Ini Terulang

Selain itu, setiap lembaga pendidikan harus memiliki penanggung jawab dan standar yang jelas untuk pelaksanaan PTM 100 persen. “Yang paling penting menerapkan 3M dan tidak ada kerumunan. Kemudian ada Satgas Covid-19 dari unsur sekolah, RT, RW, kelurahan dan kecamatan di mana lembaga pendidikan itu ada. Ini penting untuk membantu sterilisasi lingkungan sekolah,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Nanik Sukristina mengatakan pihaknya terus memonitor pelaksanaan PTM. Ia memastikan timnya selalu memonitoring protokol kesehatan yang dijalankan di sekolah.

“Alhamdulillah belum ada penularan untuk anak-anak kita, semoga tidak ada terus,” ujarnya. (ST01)

Tags: Dinas PendidikanDispendikPembelajaran Tatap MukaPTMVarian Omicron
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii dalam rangka pemantauan Siaga SAR Khusus Lebaran.

Gubernur Khofifah Dampingi Kepala Basarnas Tinjau Siaga SAR Lebaran di Tanjung Perak, Pastikan Kesiapsiagaan Maksimal

Minggu, 22 Maret 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak bersama istri menyalami warga yang berlebaran di gedung Negara Grahadi.

Ribuan Masyarakat Padati Gedung Negara Grahadi di Hari Pertama Lebaran

Minggu, 22 Maret 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di sela melaksanakan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya.

Gubernur Khofifah, Wagub Emil Dardak dan Mensos Gus Ipul bersama 50 Ribu Lebih Jemaah Salat Idul Fitri di Masjid Al-Akbar

Minggu, 22 Maret 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di sela Gema Takbir di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya.

Masyarakat Jatim Semarakkan Takbir dan Parade Bedug

Sabtu, 21 Maret 2026

Berita Terkini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii dalam rangka pemantauan Siaga SAR Khusus Lebaran.

Gubernur Khofifah Dampingi Kepala Basarnas Tinjau Siaga SAR Lebaran di Tanjung Perak, Pastikan Kesiapsiagaan Maksimal

Minggu, 22 Maret 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak bersama istri menyalami warga yang berlebaran di gedung Negara Grahadi.

Ribuan Masyarakat Padati Gedung Negara Grahadi di Hari Pertama Lebaran

Minggu, 22 Maret 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di sela melaksanakan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya.

Gubernur Khofifah, Wagub Emil Dardak dan Mensos Gus Ipul bersama 50 Ribu Lebih Jemaah Salat Idul Fitri di Masjid Al-Akbar

Minggu, 22 Maret 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di sela Gema Takbir di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya.

Masyarakat Jatim Semarakkan Takbir dan Parade Bedug

Sabtu, 21 Maret 2026
Ribuan jemaah memadati halaman Balai Kota Surabaya untuk melaksanakan ibadah Salat Idul Fitri 1447 Hijriah.

Ribuan Jemaah Padati Balai Kota Surabaya, Serukan Persatuan dan Kesatuan

Sabtu, 21 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In