• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 30 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

11 Sekolah di Surabaya Raih Adiwiyata Provinsi, Satu Pesantren Dapat Eco Pesantren

by Redaksi
Jumat, 24 Desember 2021
Wakil Wali Kota Surabaya Armuji saat menyerahkan penganugerahan Sekolah Adiwiyata Provinsi dan Eco Pesantren tingkat Provinsi Jawa Timur di lobby lantai 2 Balai Kota Surabaya.

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji saat menyerahkan penganugerahan Sekolah Adiwiyata Provinsi dan Eco Pesantren tingkat Provinsi Jawa Timur di lobby lantai 2 Balai Kota Surabaya.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemkot Surabaya menggelar penganugerahan Sekolah Adiwiyata Provinsi dan Eco Pesantren tingkat Provinsi Jawa Timur di lobby lantai 2 Balai Kota Surabaya, Jumat (24/12). Penghargaan tingkat provinsi itu diserahkan oleh Wakil Wali Kota Surabaya Armuji dan didampingi oleh Asisten 2 Pemkot Surabaya Ikhsan dan juga Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya Suharto Wardoyo.

Dalam penganugerahan tersebut, sebanyak 11 sekolah diganjar penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi dan satu pesantren diganjar penghargaan Eco Pesantren tingkat Jawa Timur. Dengan demikian, sampai saat ini, sudah ada 288 sekolah di Kota Surabaya yang meraih penghargaan Adiwiyata, baik Adiwiyata tingkat kota, provinsi, nasional dan juga Adiwiyata tingkat mandiri.

“Dari 288 sekolah itu, ada sebanyak 21 sekolah yang meraih Adiwiyata tingkat kota, 30 sekolah Adiwiyata tingkat provinsi, 18 sekolah Adiwiyata tingkat nasional, dan 29 sekolah Adiwiyata tingkat mandiri,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya Suharto Wardoyo.

BACA JUGA:  Luncurkan Aplikasi Jempolku, Whisnu Sakti: Penanganan Sektor Kesehatan dan Ekonomi Harus Seimbang

Menurutnya, untuk tahun 2021 ini, ada sebanyak 11 sekolah yang telah lolos verifikasi administrasi dan lapangan sebagai sekolah Adiwiyata provinsi yang berasal dari Kota Surabaya. Adapun 11 sekolah itu adalah SDN Asemrowo, SDN Banjarsugihan 2, SDN Banjarsugihan 5, SDN Ngagelrejo 1, SDN Pagesangan, SDN Wonokusumo 5, SMPN 2, SMPN 22, SMPN 40, SMPN 49, dan SMPN 54.

“11 sekolah ini sudah termasuk ke dalam 288 sekolah yang meraih Adiwiyata hingga tahun 2021 ini,” terang dia.

Selain itu, Suharto Wardoyo juga menjelaskan bahwa program penghargaan lingkungan lainnya yang digagas oleh Pemprov Jatim adalah Eco Pesantren. Ini adalah penghargaan kepada institusi pendidikan Islam yang mempunyai kepedulian terhadap lingkungan hidup dan melakukan aktivitas-aktivitas untuk pelestarian dan perlindungan sumber daya alam dan lingkungan hidup.

BACA JUGA:  Apel Hari Pramuka Ke-62, Gubernur Khofifah Ajak Pramuka Kuatkan Karakter Manusia Pancasila

Dijelaskan, kriteria Eco Pesantren itu meliputi kebijakan ramah lingkungan, kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan berbasis tadabur alam, pengembangan sarana dan prasarana pendukung pondok pesantren, peningkatan kapasitas komunitas pondok pesantren, produk dan jasa ramah lingkungan. “Serta kegiatan ramah lingkungan di pondok pesantren,” kata dia.

Khusus tahun ini, Pemprov Jatim memberikan penghargaan Eco Pesantren di tingkat provinsi kepada Pondok Pesantren Assalafi Al-Fithrah. Pesantren ini sudah lolos verifikasi administrasi dan lapangan yang dinilai oleh tim juri.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menyatakan program semacam ini harus terus dilestarikan dan dikembangkan ke depannya. “Tujuannya supaya lingkungan kita selalu sehat, kalau lingkungan sehat maka tidak akan tercemar polusi,” katanya.

BACA JUGA:  Taman Pasif Bakal Ditata Ulang dan Dipercantik

Ia juga meminta para tenaga pendidik di Kota Surabaya untuk mengenalkan lingkungan yang bersih dan sehat kepada anak didiknya. Sebab, itu yang paling utama dalam mendukung sekolah ramah lingkungan.

“Bahkan dulu zaman saya masih sekolah, untuk mengurangi polusi pakai sepeda (pancal) ke sekolah, sekarang anak-anak sudah agak jarang naik sepeda,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, ia juga mendorong pihak sekolah untuk membiasakan tanaman hidroponik di sekolahnya. Sebab, cara itu tidak banyak memakan lahan. Hal itu sudah dibuktikannya di pekarangan rumahnya yang banyak menggunakan hidroponik maupun tabulampot.

“Sekolah-sekolah juga harus membiasakan seperti itu,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Adiwiyata ProvinsiDinas Lingkungan HidupEco PesantrenSurabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

KRI Prabu Siliwangi-321 melaksanakan uji coba penembakan atau structural firing Meriam 127 mm saat pelayaran uji coba terakhir, sebagai persiapan menuju Indonesia.

KRI Prabu Siliwangi-321 Torehkan Sejarah, Laksanakan Structural Firing Meriam 127 MM Usai Uji Glagaspur L1 dan L2

Jumat, 30 Januari 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

HP Dibatasi di Sekolah, Interaksi Siswa Surabaya Meningkat Signifikan

Kamis, 29 Januari 2026

Gerak Cepat Kendalikan PMK, Gubernur Khofifah Distribusikan 453 Ribu Dosis Vaksin Tahap I ke 38 Kabupaten/Kota

Kamis, 29 Januari 2026
Kondisi pasca runtuhnya plafon kelas VIIE SMP Negeri 60 Surabaya yang terjadi 28 Januari 2026 lalu.

Plafon Kelas SMPN 60 Surabaya Runtuh, Wali Kota Eri Perintahkan Evaluasi Sarpras Sekolah

Kamis, 29 Januari 2026

Berita Terkini

KRI Prabu Siliwangi-321 melaksanakan uji coba penembakan atau structural firing Meriam 127 mm saat pelayaran uji coba terakhir, sebagai persiapan menuju Indonesia.

KRI Prabu Siliwangi-321 Torehkan Sejarah, Laksanakan Structural Firing Meriam 127 MM Usai Uji Glagaspur L1 dan L2

Jumat, 30 Januari 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

HP Dibatasi di Sekolah, Interaksi Siswa Surabaya Meningkat Signifikan

Kamis, 29 Januari 2026

Gerak Cepat Kendalikan PMK, Gubernur Khofifah Distribusikan 453 Ribu Dosis Vaksin Tahap I ke 38 Kabupaten/Kota

Kamis, 29 Januari 2026
Kondisi pasca runtuhnya plafon kelas VIIE SMP Negeri 60 Surabaya yang terjadi 28 Januari 2026 lalu.

Plafon Kelas SMPN 60 Surabaya Runtuh, Wali Kota Eri Perintahkan Evaluasi Sarpras Sekolah

Kamis, 29 Januari 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Cegah Risiko Banjir, Wali Kota Eri  Ingatkan Warga dan Pelaku Usaha Tak Gunakan Tepi Sungai untuk Bangunan dan Parkir

Kamis, 29 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In