• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 21 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

ITS Raih Peringkat Pertama Nasional Simkatmawa 2021

by Redaksi
Sabtu, 11 Desember 2021

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) meraih peringkat pertama nasional dalam Sistem Informasi Manajemen Pemeringkatan Kemahasiswaan (Simkatmawa) 2021. Peringkat pertama ini diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) karena sinergi yang baik dari mahasiswa ITS, Direktorat Kemahasiswaan ITS, dan ITS sebagai institusi.

Direktur Kemahasiswaan ITS Dr Imam Abadi mengatakan bahwa Simkatmawa merupakan tolok ukur kinerja dari manajemen bidang kemahasiswaan. Pengukuran tersebut dimulai dari bagaimana perguruan tinggi mengatur kemahasiswaannya sampai manajemen kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler mahasiswa yang dibina oleh bidang kemahasiswaan ITS.

“Dalam pengukuran ini, terdapat empat macam indikator penilaian,” jelasnya.

BACA JUGA:  Mendorong Inovasi dalam Pertanian, ITS Luncurkan Sistem Aquaponik Pintar

Indikator pertama dalam penilaian kegiatan ini adalah performa manajemen institusi. Dalam hal ini, performa dinilai dari bagaimana ITS memberikan payung hukum, pendanaan, dan pembinaan kepada kegiatan kemahasiswaan. Menurut Imam, indikator ini berhasil memperoleh nilai yang baik berkat Peraturan Rektor (Perek) ITS yang mewajibkan berbagai hal seperti Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Satuan Kredit Ekstrakurikuler Mahasiswa (SKEM), dan peraturan lainnya.

Kemudian, indikator kedua berpedoman kepada performa pelaksanaan kegiatan MBKM. Dalam kegiatan tersebut terdiri dari magang, pertukaran pelajar, kewirausahaan, dan lain sebagainya. ITS telah berulang kali berkontribusi dengan cara pengabdian masyarakat, diselenggarakannya riset oleh dosen dan mahasiswa, dan lain sebagainya.

BACA JUGA:  Farida Hidayati, Suara dari Jawa Timur yang Menggema di DPR RI

Di samping itu, indikator ketiga meliputi kegiatan kokurikuler dan pencapaian prestasi dalam ekstrakurikuler secara mandiri. Dalam menjalani indikator ketiga ini, ITS telah menyelenggarakan kegiatan baik secara kokurikuler dan ekstrakurikuler.

“Indikator ini ditentukan oleh seberapa banyak mahasiswa yang telah berprestasi dalam kompetisi baik di luar kampus maupun di dalam kampus,” papar dosen Departemen Teknik Fisika tersebut.

Menurut penjelasan dari Imam, indikator keempat meliputi prestasi yang diraih oleh mahasiswa dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek. Kompetisi-kompetisi tersebut terdiri dari Kontes Robot Indonesia (KRI), Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas), Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE), dan lain sebagainya.

BACA JUGA:  Dubes India untuk Indonesia dan Timor Leste Berkunjung ke Grahadi

Dalam mewujudkan indikator keempat ini, ITS telah menjuarai setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek. Prestasi tersebut meliputi Juara III di Pimnas ke-34 2021, Juara Umum di KRI 2021, Juara I di KMHE 2021, dan berbagai kejuaraan lainnya yang berhasil diraih ITS.

Imam berharap mahasiswa yang berprestasi hendaknya meningkatkan prestasinya di bidang yang ditekuni. Imam juga berharap agar mahasiswa ITS bisa lebih kompak dengan satu sama lain.

“Saya berharap ITS bisa saling bersinergi untuk menciptakan berbagai macam inovasi dan prestasi,” tandasnya. (ST05)

Tags: dan TeknologiITSKebudayaanKemendikbudristekKementerian PendidikanRisetSIMKATMAWA
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Peringati Hari Kartini 2026, Gubernur Khofifah Ajak Bergerak Bersama Turunkan Angka Kematian Ibu

Selasa, 21 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meluncurkan program Medical Tourism dan Bakti Sosial Terintegrasi.

Wali Kota Eri Cahyadi Luncurkan Medical Tourism Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026
Eka Hardiyanti Suteja (35), satu-satunya sopir perempuan Suroboyo Bus.

Semangat Kartini: Kisah Eka, Sopir Perempuan Suroboyo Bus yang Betah di Jalanan

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi

Data DTSEN Menyusut 34 Ribu, 147.545 KK di Surabaya Masih Dinonaktifkan

Senin, 20 April 2026

Berita Terkini

Peringati Hari Kartini 2026, Gubernur Khofifah Ajak Bergerak Bersama Turunkan Angka Kematian Ibu

Selasa, 21 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meluncurkan program Medical Tourism dan Bakti Sosial Terintegrasi.

Wali Kota Eri Cahyadi Luncurkan Medical Tourism Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026
Eka Hardiyanti Suteja (35), satu-satunya sopir perempuan Suroboyo Bus.

Semangat Kartini: Kisah Eka, Sopir Perempuan Suroboyo Bus yang Betah di Jalanan

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi

Data DTSEN Menyusut 34 Ribu, 147.545 KK di Surabaya Masih Dinonaktifkan

Senin, 20 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, saat launching Kampung Pancasila 2026 di RW 2 Krembangan Bhakti, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan.

Pemkot Surabaya Gaspol Kampung Pancasila, 12 Ribu ASN dan Pemuda Turun Dampingi 1.361 RW

Senin, 20 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In