• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 26 Mei 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Advertorial

Setelah P-APBD Digedok, Komisi A Dorong Pemkot Surabaya Percepat Pemulihan Ekonomi

by Redaksi
Selasa, 12 Oktober 2021
Anggota Komisi A DPRD Surabaya Imam Syafi’i.

Anggota Komisi A DPRD Surabaya Imam Syafi’i.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P-APBD) Kota Surabaya tahun 2021 sudah disahkan Rp 8,9 triliun. Setelah digedoknya P-APBD tersebut, Komisi A DPRD Surabaya meminta Pemkot Surabaya segera memaksimalkan dan mempercepat pemulihan ekonomi.

Anggota Komisi A Imam Syafi’i mengatakan dengan adanya pandemi Covid-19, seluruh sektor memang mengalami dampak. Baik ekonomi, pendidikan, kesehatan, transportasi, bahkan kehidupan sosial pun terdampak.

Khusus terkait sektor ekonomi, menurut Imam Syafi’i bahwa dengan P-APBD tahun 2021, pemulihan ekonomi harus segera dilakukan. Apalagi dalam P-APBD itu telah dilakukan pengurangan belanja modal.

BACA JUGA:  Tiga Sekolah Ditambahkan pada Uji Coba Makan Gratis

“Kami melihat pengurangan belanja modal daerah Kota Surabaya akan mendongkrak perekonomian. Kita tahu RPJMD-nya wali kota adalah pemulihan ekonomi. Nah kita minta fokus itu,” ujarnya.

Menurut Imam, pemulihan ekonomi perlu segera direalisasikan. Hal ini mengantisipasi agar geliat perekonomian jangan sampai semakin terpuruk.

Apalagi kini kasus Covid-19 sudah melandai. Angka kasus semakin turun, angka kematian turun dan BOR rumah sakit juga berkurang.

Imam Syafi’i menjelaskan, dari sisi politik anggaran, wali kota Surabaya belum fokus pada anggaran untuk pemulihan ekonomi ini. Menurutnya, hal ini bisa saja karena pos-pos pendapatan selama pandemi Covid-19 turun drastis.

BACA JUGA:  Empat Truk Logistik Bantuan dari Surabaya Kembali Diterbangkan ke Sumatra

Padahal, untuk melakukan pemulihan ekonomi harus memiliki anggaran yang banyak. Jika anggaran tidak memenuhi atau minim, Pemkot Surabaya harus memilih dengan cara mengurangi belanja modal.

“Nah P-APBD 2021 sebesar Rp 8,9 triliun cukup realistislah dengan kondisi pendapatan daerah yang berkurang jauh,” jelas Imam.

Ia menjabarkan dalam rapat-rapat yang diselenggarakan, Komisi A menilai Pemkot Surabaya sudah berupaya melakukan pemulihan ekonomi ini. Dikatakan, Pemkot Surabaya berupaya untuk menaikkan pertumbuhan ekonomi menjadi 4 persen, di mana tahun 2020 lalu pertumbuhan ekonominya minus 2 persen.

BACA JUGA:  Armuji Sumbang Rp 64 Juta untuk Pelaku UMKM Se-Kecamatan Wonokromo

Tetapi pihaknya juga melihat bahwa di tahun sebelumnya, ekonomi Surabaya mencapai 6-7 persen. Karena itu pihaknya yakin pertumbuhan atau pemulihan ekonomi Surabaya bakal berhasil.

“Untuk itu kami berharap Pemkot Surabaya tetap optimistis,” tambahnya.

Namun mantan politisi yang merupakan wartawan ini mengingatkan pemulihan ekonomi tetap harus dilakukan bersamaan dengan pemulihan sektor lain. Misalnya, pendidikan.

Dikatakan, meski belanja modal dikurangi, dalam P-APBD Kota Surabaya 2021, terpenting adalah menjaga bagaimana anggaran pendidikan Kota Surabaya sebesar 20 persen dari APBD. (ADV-ST01)

Tags: DPRD SurabayaKomisi AP-APBDPemkot SurabayaPemulihan Ekonomi
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Banyak wali murid berkonsultasi di posko SPMB terkait penerimaan siswa baru. Berdasarkan kuota yang ada di Dinas Pendidikan, semua anak usia sekolah di Surabaya tidak ada yang tidak sekolah untuk tahun 2026

Lebih Adil dan Transparan, SPMB Surabaya 2026 Hadir dengan Sistem Terintegrasi Adminduk

Selasa, 26 Mei 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar parawansa saat di sentra peternak sapi hewan kurban milik H. Wariyanto di Desa Semutan Pomahan, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.

Gubernur Khofifah Tinjau Sentra Ternak Sapi di Bojonegoro

Selasa, 26 Mei 2026

RPH Surabaya Pastikan Pemotongan Kurban Iduladha 2026 Higienis, Transparan, dan Sesuai Syariat

Selasa, 26 Mei 2026

Masa Uji Coba SPMB Surabaya, Ribuan Orang Tua Murid Manfaatkan Posko Dispendik

Selasa, 26 Mei 2026

Berita Terkini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026 di PT Kareb Alam Sejahtera Mitra Produksi Sigaret Dander Desa Ngumpak ,Kabupaten Bojonegoro.

Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp 901 Juta untuk Buruh Pabrik Rokok Lintas Wilayah di Bojonegoro

Selasa, 26 Mei 2026
Banyak wali murid berkonsultasi di posko SPMB terkait penerimaan siswa baru. Berdasarkan kuota yang ada di Dinas Pendidikan, semua anak usia sekolah di Surabaya tidak ada yang tidak sekolah untuk tahun 2026

Lebih Adil dan Transparan, SPMB Surabaya 2026 Hadir dengan Sistem Terintegrasi Adminduk

Selasa, 26 Mei 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar parawansa saat di sentra peternak sapi hewan kurban milik H. Wariyanto di Desa Semutan Pomahan, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.

Gubernur Khofifah Tinjau Sentra Ternak Sapi di Bojonegoro

Selasa, 26 Mei 2026

RPH Surabaya Pastikan Pemotongan Kurban Iduladha 2026 Higienis, Transparan, dan Sesuai Syariat

Selasa, 26 Mei 2026

Masa Uji Coba SPMB Surabaya, Ribuan Orang Tua Murid Manfaatkan Posko Dispendik

Selasa, 26 Mei 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In