• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 21 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Advertorial

PPKM Butuh Kelonggaran Asal Protokol Kesehatan Diterapkan Secara Ketat

by Redaksi
Jumat, 6 Agustus 2021
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, dr Akmarawita Kadir

Anggota Komisi D DPRD Surabaya, dr Akmarawita Kadir

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemerintah pusat memperpanjang masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4. PPKM yang berakhir 2 Agustus 2021 itu diperpanjang sampai 9 Agustus 2021.

Anggota Komisi D DPRD Surabaya, dr Akmarawita Kadir mengatakan perlu ada kelonggaran atas penerapan PPKM ini. Sebab, penerapan PPKM darurat yang dilanjut dengan PPKM darurat telah berimbas pada roda perekonomian.

Salah satunya tentang aktifitas perdagangan. “Perlu kelonggaran terutama bagi aktifitas perdagangan untuk pelaku usaha kecil. Sudah banyak masyarakat yang menjerit karena kondisi ini, meski sudah mendapatkan Bantuan Sosial Tunai (BST) dan sembako,” katanya.

BACA JUGA:  Gubernur Khofifah Sampaikan Provinsi Jatim Siap Membantu  Penguatan Layanan Sanggar Pendidikan Bagi Keluarga PMI di Malaysia

Ia menyatakan PPKM memang masih diperlukan. Hal ini sebagai upaya untuk mencegah penularan Covid-19. Selain itu, jumlah kasus positif Covid-19 dikatakannya juga masih tinggi.

Meski demikian, sejumlah sektor usaha harus mendapat perhatian melalui kelonggaran. Asalkan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Misalnya warung makan atau warkop. Perlu tetap dipantau jumlah pengunjungnya. Jangan sampai menimbulkan kerumunan,” jelas dia.

Menurut Akmarawita Kadir, yang patut menjadi perhatian utama adalah disiplin protokol kesehatan 5 M. “Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas,” jelasnya.

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya Data Ulang Warga Miskin yang Layak Menerima PBI-JK

Politisi ini juga berpesan kepada masyarakat agar tetap waspada. Sebab pandemi Covid-19 belum berakhir. “Protokol kesehatan 5 M itu kuncinya untuk memutus penularan Covid-19,” pungkasnya.

Di sisi lain, kasus Covid-19 di Surabaya dalam indikasi mulai menurun. Ini terlihat dari Bed Occupancy Rate (BOR) atau keterisian kamar di rumah sakit (RS) Kota Surabaya yang turun 7 persen.

Pada akhir Juli 2021 lalu, BOR tercatat sekitar 90 persen, kini menjadi 83 persen. Artinya, banyak pasien Covid-19 mulai sembuh dan tidak lagi dirawat di rumah sakit.

BACA JUGA:  Manulife Indonesia Luncurkan Healthy Friday

Penurunan BOR di rumah sakit ini disebabkan beberapa faktor. Salah satunya adalah penambahan rumah sakit baru. Contohnya, Rumah Sakit Lapangan Tembak (RSLT), Kedung Cowek.

Tak hanya BOR, jumlah kematian juga turun. Data Dinas Kebersihan Ruang Terbuka Hijau (DKRT) mencatat, pada tanggal 23 Juli, terdapat 105 jenazah yang dimakamkan secara prokes. Kemudian, pada 24 Juli, turun menjadi 97 jenazah. Penurunan yang sama juga terjadi pada tanggal 25 Juli, menjadi 98 jenazah. (ADV-ST01)

Tags: DPRD SurabayaKomisi DPemkot SurabayaPPKM Level 4
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meluncurkan program Medical Tourism dan Bakti Sosial Terintegrasi.

Wali Kota Eri Cahyadi Luncurkan Medical Tourism Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026
Eka Hardiyanti Suteja (35), satu-satunya sopir perempuan Suroboyo Bus.

Semangat Kartini: Kisah Eka, Sopir Perempuan Suroboyo Bus yang Betah di Jalanan

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi

Data DTSEN Menyusut 34 Ribu, 147.545 KK di Surabaya Masih Dinonaktifkan

Senin, 20 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, saat launching Kampung Pancasila 2026 di RW 2 Krembangan Bhakti, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan.

Pemkot Surabaya Gaspol Kampung Pancasila, 12 Ribu ASN dan Pemuda Turun Dampingi 1.361 RW

Senin, 20 April 2026

Berita Terkini

Peringati Hari Kartini 2026, Gubernur Khofifah Ajak Bergerak Bersama Turunkan Angka Kematian Ibu

Selasa, 21 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meluncurkan program Medical Tourism dan Bakti Sosial Terintegrasi.

Wali Kota Eri Cahyadi Luncurkan Medical Tourism Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026
Eka Hardiyanti Suteja (35), satu-satunya sopir perempuan Suroboyo Bus.

Semangat Kartini: Kisah Eka, Sopir Perempuan Suroboyo Bus yang Betah di Jalanan

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi

Data DTSEN Menyusut 34 Ribu, 147.545 KK di Surabaya Masih Dinonaktifkan

Senin, 20 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, saat launching Kampung Pancasila 2026 di RW 2 Krembangan Bhakti, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan.

Pemkot Surabaya Gaspol Kampung Pancasila, 12 Ribu ASN dan Pemuda Turun Dampingi 1.361 RW

Senin, 20 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In