• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 8 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Pedagang Sentra Wisata Kuliner Menolak Perpanjangan PPKM Darurat

by Redaksi
Senin, 19 Juli 2021

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Isu bahwa PPKM darurat akan diperpanjang menggelinding. Hal ini disikapi adanya penolakan. Salah satunya dari para pedagang yang berjualan di Sentra Wisata Kuliner (SWK) di Surabaya.

Para pedagang menyatakan menolak PPKM Darurat diperpanjang. Alasannya, perpanjangan PPKM Darurat akan semakin membuat perekonomian terpuruk.

“Pedagang kuliner akan benar-benar mati kalau PPKM Darurat diperpanjang. Sebab selama ini tidak ada solusi konkret dari pemerintah untuk keberlangsungan hidup kami,” demikian diungkapkan Ketua SWK Deles, Eko Busono, Senin (19/7).

Ia mengatakan PPKM Darurat membutuhkan kajian yang lebih mendalam. Menurutnya, PPKM darurat sangat berdampak pada sektor ekonomi.

BACA JUGA:  Wali Kota Eri Cahyadi Pastikan Penanganan Banjir di 2023 Terealisasi 98 Persen

“PPKM Darurat bukan solusi menghentikan penyebaran Covid-19. Buktinya tingkat penularan masih tinggi,” tegas dia.

Sebaliknya, dengan PPKM Darurat, lanjut Eko Busono, perekonomian sangat terdampak. “Dampaknya kepada nasib para pedagang yang tidak bisa bertahan,” terusnya.

Eko menambahkan saat PPKM Darurat, hampir seluruh pedagang menutup stannya di SWK Deles. “Kalau memaksa buka kita tambah rugi karena pengunjung sepi. Jam buka hanya sampai sore, itupun tidak boleh makan di tempat. Selama ini kita mengandalkan pengunjung dari para mahasiswa di sekitar sini yang sekarang terpaksa diliburkan,” terangnya.

BACA JUGA:  Hadiri Puncak HKSN, Wagub Emil Tekankan Pentingnya Gotong Royong Bagi Masyarakat dan Jaga Kemerdekaan

Sementara itu Ketua SWK Wonorejo Poniman menuntut kompensasi ganti rugi kepada pemerintah selama pemberlakukan PPKM Darurat. Ia menjelaskan kompensasi itu sesuai Undang-Undang nomor 4 tahun 1984 soal wabah penyakit menular.

“Tidak hanya pedagang namun para kuli bangunan yang proyeknya dipaksa berhenti juga patut mendapat ganti rugi,” ujarnya.

Poniman mengatakan PPKM Darurat tidak layak untuk diperpanjang karena cacat hukum. Mengacu pada pemberian kompensasi yang tidak dilakukan oleh pemerintah sesuai dengan Undang-Undang.

Sementara itu, SWK Kapas Krampung Budi Ketua mengatakan seharusnya pemerintah meringankan beban pedagang SWK dengan pembebasan pembayaran retribusi. “Setidaknya ditangguhkan sementara dimasa sulit seperti ini. Karena pembayaran retribusi makin menyulitkan kami padahal banyak dari kami yang tidak berjualan,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Pesona Batik Surabaya 2024 di Kota Lama, Pemkot Surabaya Kenalkan Desain Baru

Di kesempatan, Suharno, Ketua SWK Siwalankerto membandingkan PPKM Darurat dengan PSBB. Menurutnya PSBB dianggap berhasil karena penularan Covid-19 turun, sedangkan ekonomi tidak mati. Tidak seperti saat ini.

“Karenanya kami berharap ada kelonggaran seperti saat PSBB. Jam operasional pedagang sampai jam 10 malam. Penerapan prokes seperti pembatasan jumlah pengunjung. Sehingga kami para pedagang kuliner tidak mati,” ungkapnya. (ST01)

Tags: PPKM DaruratPSBBSentra Wisata Kuliner
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In