• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 22 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Dinamai Jaks-Island, Tim ITS Rancang Kawasan Pengelolaan Limbah

by Redaksi
Jumat, 25 Juni 2021

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Berbagai program dan solusi terus dikembangkan untuk mengolah limbah akibat penumpukan sampah secara efektif dan berkelanjutan. Berpikir tentang hal tersebut, tim mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggagas inovasi kawasan pengelolaan sampah berbasis Internet of Things (IoT) dan berhasil sabet juara I Essay Competition dalam SejutaCita Youth Innovation Challenge 2021.

Dinamakan Jakarta Smart Island (Jaks-Island), inovasi yang tertuang dalam karya tulis ilmiah tersebut dicetuskan oleh Mario Dwi Prasetyo (Departemen Teknik Elektro), Adam Mail (Departemen Teknik Elektro), dan Aldimas Kurniawan Pratama (Departemen Arsitektur). Tiga serangkai yang tergabung dalam Tim Puyer ini menawarkan sistem pengelolaan sampah dengan menargetkan kawasan Kepulauan Seribu, Jakarta sebagai daerah percontohannya.

Ketua tim, Mario Dwi Prasetyo mengaku ide tersebut muncul atas kegelisahan terkait ancaman peningkatan penumpukan sampah yang luar biasa, khususnya di DKI Jakarta. Bahkan, diungkapkannya bahwa Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang diprediksi tidak mampu lagi menampung sampah DKI Jakarta untuk tahun 2021 ini.

BACA JUGA:  Mahasiswa ITS Menginspirasi lewat Ajang Putri Kampus Indonesia 2025

“Tidak dapat dipungkiri, pandemi Covid-19 juga menambah limbah medis dalam jumlah yang besar,” tambahnya.

Karena itu, lanjut Mario, Jaks-Island memberikan solusi berupa rancangan kawasan yang khusus dibangun untuk mengolah sampah dengan serangkaian metode, mulai dari daur ulang, pengomposan, pirolisis, maggot larva, hingga Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

“Kegiatan pengolahan sampah di pulau tersebut akan dipantau, dikendalikan, dan didata menggunakan jaringan perangkat yang terhubung dengan internet,” terangnya.

Disampaikan Mario, metode unggulan dalam Jaks-Island adalah PLTSa. Infrastruktur ini akan melakukan pembakaran sehingga menghasilkan uap panas yang menggerakkan generator turbin hingga menghasilkan energi listrik.

BACA JUGA:  Profesor Perempuan Pertama Teknik Mesin ITS Kembangkan Peredam Getaran

“PLTSa di Jaks-Island mampu menghasilkan daya hingga 3,078 Mwh,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Mario mengungkapkan sistem kerja metode lain, yaitu pirolisis yang mampu memecah struktur kimia sampah untuk mendapatkan hasil akhir berupa bahan bakar pengganti solar. Sedangkan, metode lain seperti pengomposan, maggot larva, serta daur ulang material berbahan dasar kaca, kertas, karet, dan logam akan menghasilkan bahan baku industri untuk didistribusikan ke instansi yang menjadi mitra.

Diakui Mario, pemilihan pulau sebagai tempat rancangan kawasan pengelolaan sampah ini ditujukan untuk meminimalisasi polusi, penyakit, dan masalah-masalah lain yang memungkinkan. Selain itu, kawasan pulau yang dikembangkan Jaks-Island juga berpotensi meningkatkan pendapatan asli daerah melalui pengolahan sampah yang dilakukan dengan mendistribusikan listrik, menghasilkan minyak, dan juga penjualan produk industri.

BACA JUGA:  Pelaksanaan SNPMB 2023 untuk Calon Mahasiswa Baru PTN Resmi Dibuka

Tentunya, lanjut Mario, dalam rancangan Jaks-Island ini, realisasi kawasan harus disokong oleh berbagai pihak, seperti Pemerintah DKI Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), perusahaan terkait seperti PT Pertamina, PT PLN, dan PT Petrokimia, serta lembaga pendidikan, investor, dan pihak swasta.

Mario dan timnya berharap Jaks-Island dapat menyadarkan masyarakat mengenai kondisi pengelolaan sampah yang harus ditanggapi secara serius dan didukung dari segi teknologi. “Semoga Jaks-Island mendapat dukungan dari berbagai pihak dan diimplementasikan secara nyata agar pengelolaan sampah dapat terus ditingkatkan,” tuturnya penuh harap. (ST05)

Tags: Essay CompetitionInternet of ThingsIoTITSJakarta Smart IslandJaks-IslandSejuta Cita Youth Innovation Challenge 2021
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In