• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Anak Butuh Kebebasan Tapi Juga Perlu Diberi Batasan

by Redaksi
Jumat, 23 April 2021

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Prov. Jatim menghelar workshop Program 1001 Cara Bicara. Acara dilaksanakan di Hotel Dafam, Surabaya, Kamis (22/4).

Kepala Perwakilan BKKBN Prov. Jatim Sukaryo Teguh Santoso mengatakan, generasi remaja sekarang merupakan generasi yang sangat kritis, bebas dan mandiri. Namun pembentukan karakter remaja juga bergantung pada pola asuh orang tua mereka.

“Kalau orang tua menganut pola permisif, maka anak akan diberikan kebebasan sehingga tidak terkendali. Namun, secara teori idealnya pola pengasuhan authoritatif ini yang ideal,” ujar Teguh.

BACA JUGA:  Jelang Idul Fitri, Wagub Emil Imbau Perlunya Monitoring di Pusat Perbelanjaan

Menurutnya, anak tetap diberi kebebasan. Namun selain kebebasan juga perlu batasan. “Sehingga anak-anak tidak keluar dari koridornya,” jelas dia.

Menurut data BPS Jatim, sebanyak 71,65 persen penduduk Jatim masih berada di usia produktif (15-64 tahun). Sehingga posisi Jatim masih dalam masa bonus demografi. Karena itu, menurut Teguh, salah satu hal yang paling penting adalah kemampuan orang tua untuk mendengar aktif.

Dikatakan, merespon anak ketika curhat melalui gesture bisa tergolong kemampuan mendengar orang tua sudah aktif. “Jangan dikira meskipun hasil survey menunjukkan anak remaja lebih sering curhat ke temannya, anak kita ini sebetulnya sangat ingin curhat dengan orang tuanya utamanya soal reproduksi. Namun karena adanya gap, seringkali relasi tersebut gagal terbangun,” katanya.

BACA JUGA:  Alumni Psikologi Unair Turun Tangan Beri Bantuan Psiko Edukasi ke Warga di Tengah Pandemi

Teguh juga menyampaikan, kegiatan ini penting untuk menghindari kegagalan relasi karena adanya gap. “Pertemuan inilah yang dirasa penting oleh BKKBN yang bekerja sama dengan John Hopkins Center For Communication Programs (JHCCP). Harapannya dari kegiatan ini tidak selesai sampai di sini. Ada tindak lanjut di lapangan langsung. Fasilitator membina BKR (Bina Keluarga Remaja). BKR membina keluarga nantinya pola-pola yang sudah dipelajari hari ini bisa sampai ke keluarga yang memiliki anak remaja maupun remaja itu sendiri,” katanya.

BACA JUGA:  Forkopimda Surabaya Cek Pos Pengamanan dan Pelayanan Arus Mudik

Menurut Teguh, acara ini dilakukan dalam 3 tahap di 3 tempat. Pertama pada 19-21 April 2021 di Jember. Kdua, 22-24 April 2021 di Surabaya, serta ketiga 26-28 April 2021 di Madiun dengan peserta sebanyak 130 orang dari seluruh Kab/Kota se Jatim. (ST02)

Tags: BKKBNBPSEdukasiWorkshop
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Bagus Panuntun Diangkat Sebagai Plt Wali Kota Madiun

Rabu, 21 Januari 2026
Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

BRIDA Surabaya Resmi Terbentuk, Kebijakan Kota Wajib Berbasis Riset dan Sains

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Bagus Panuntun Diangkat Sebagai Plt Wali Kota Madiun

Rabu, 21 Januari 2026
Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In