• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Advertorial

Komisi B Dukung Pasar Ramadan, Tapi Harus Patuhi Protokol Kesehatan

by Redaksi
Selasa, 13 April 2021
Sekretaris Komisi B DRPD Surabaya, Mahfudz.

Sekretaris Komisi B DRPD Surabaya, Mahfudz.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Di bulan Ramadan, biasanya akan banyak orang yang mengais rezeki dengan menjadi penjual makanan. Mereka ini umumnya berjualan makanan untuk berbuka puasa.

Sekretaris Komisi B DRPD Surabaya, Mahfudz mengungkapkan pihaknya mendukung hal tersebut. Meski di tengah pandemi Covid-19, upaya tersebut merupakan untuk membangkitkan perekonomian masyarakat.

Bahkan, kata dia, dirinya mendukung jika ada Pasar Ramadan. “Syaratnya, keberadaan Pasar Ramadan harus menerapkan protokol kesehatan (Prokes),” ujarnya.

Menurut Mahfudz, di tengah kondisi ekonomi yang tidak stabil karena pandemi Covid-19, tidak ada salahnya memperbolehkan masyarakat berjualan. Karena Pasar Ramadan menjadi sektor bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk meningkatkan perekonomian di Kota Surabaya.

BACA JUGA:  Adhy Karyono Dorong Stakeholder Wujudkan Universal Coverage Bagi Pekerja di Jatim

“Penjual dan pembeli saling membutuhkan dengan hadirnya Pasar Ramadan. Pada intinya saya sepakat, sepanjang protokol kesehatan diberlakukan,” lanjutnya.

Ia menjelaskan beberapa alasan lain dibutuhkannya Pasar Ramadan. Selain membangkitkan perekonomian, tidak semua orang punya waktu luang untuk membuat takjil. Sebaliknya, banyak masyakat memilih untuk membeli makanan untuk berbuka puasa.

Alasan lain, penjual juga berharap dengan adanya Pasar Ramadan dapat membantu menutupi kebutuhan ekonomi keluarga dengan berjualan selama bulan puasa.

“Kan masyarakat juga membutuhkan itu, terkadang orang ingin makan kue buka bersama keluarga tapi malas buat di rumah, akhirnya beli,” ujarnya.

BACA JUGA:  Belum Semua Pemkab/Pemkot Bergabung di Jatim Bejo

Politisi ini menambahkan, untuk menghindari keramaian, nantinya pemerintah bisa melakukan sosialisasi kepada pedagang supaya tidak terjadi penumpukan massa. Ia pun meminta Pemkot Surabaya tidak asal melakukan penertiban terhadap para pedagang.

“Misalbya, petugas Satpol PP Surabaya jangan asal main comot atau mengambil elpiji atau peralatan lain milik pedagang. Jangan juga melarang berdagang. Sebab, kurun waktu setahun berjalan ini, mereka sudah sadar betul dengan bahaya pandemi covid-19. Maka berilah kelonggaran kepada mereka untuk berdagang asalkan tidak melanggar prokes,” tegas Mahfudz.

BACA JUGA:  Besok SMSI Jatim Gelar Musprov, Agendanya Pilih Ketua

Ia juga menjabarkan jika melihat budaya pasar atau bazar ramadan di tingkat kecamatan/kelurahan, masyarakat yang berjualan tidak terfokus pada satu titik. Umumnya, lanjut dia, mereka berjualan sore menjelang Magrib dan pagi hingga waktu memasuki imsak di depan rumah sendiri dan di pinggir jalan.

“Maka kami mengimbau para pelaku usaha itu di pantau saja oleh petugas Satpol PP supaya tidak terjadi kerumunan,” tambahnya. (ADV-ST01)

Tags: BazarDPRD SurabayaKomisi BPasar RamadanUMKM
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

BRIDA Surabaya Resmi Terbentuk, Kebijakan Kota Wajib Berbasis Riset dan Sains

Selasa, 20 Januari 2026

Satpol PP Surabaya Amankan Seorang WRSE di Area TPU Kembang Kuning

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

BRIDA Surabaya Resmi Terbentuk, Kebijakan Kota Wajib Berbasis Riset dan Sains

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In