• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Investasi di Jatim Tumbuh 33,8 Persen, Tertinggi Se-Indonesia

by Redaksi
Rabu, 27 Januari 2021
Realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri di Jawa Timur tahun 2020.

Realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri di Jawa Timur tahun 2020.

Surabayatoday.id, Surabaya – Di masa pandemi, nilai investasi di Surabaya mencapai Rp 64 triliun. Jumlah ini melebihi dari target yang ditetapkan yakni Rp 63 triliun.

Pertambahan nilai investasi di Surabaya ini juga diraih Provinsi Jawa Timur (Jatim). Bahkan Jatim menempati posisi tertinggi dalam realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sepanjang tahun 2020.

Berdasarkan laporan realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan PMDN yang disampaikan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia, realisasi investasi penanaman modal Provinsi Jatim di tahun 2020 mencapai Rp 78,3 triliun. Realisasi tersebut terdiri dari PMA Rp 22,6 triliun dan PMDN Rp 55,7 triliun.

“Capaian ini meningkat 33,8 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara skala nasional investasi naik 2,1 persen,” ungkap Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Rabu (27/1).

BACA JUGA:  Perkuat Ekonomi UMKM di Madura Lebih Kompetitif dengan Sertifikasi Halal

Pertumbuhan positif ini, kata dia, menegaskan kebangkitan investasi di Jatim. Mengingat, dua tahun terakhir ini investasi Jatim terus tumbuh signifikan. Sebelumnya, Jatim mengalami penurunan selama dua tahun berturut-turut.

Mantan Menteri Sosial itu membeberkan, capaian investasi Jatim pada 2017 dan 2018 mengalami kontraksi berturut-turut sebesar – 9,5 persen dan – 22,4 persen. Namun pada 2019, iklim investasi Jatim menemukan titik baliknya, tumbuh 14,3 persen. Lalu pada 2020, meski di tengah pandemi, investasi Jatim naik 33,8 persen.

Dengan kenaikan itu, dari data yang dirilis BKPM RI di Jakarta pada Senin (25/1), Jatim menduduki peringkat ketiga setelah Jawa Barat (Rp 120,4 triliun) dan DKI Jakarta (Rp 95 triliun).

BACA JUGA:  Refleksi 2023 dan Harapan Wali Kota Eri di 'Shio Naga Kayu' Tahun 2024

Sedangkan di posisi keempat, ada Banten (Rp 62 triliun) disusul Jateng di peringkat lima (Rp 50,2 triliun). “Dari top 5 provinsi tersebut, Jatim mengalami pertumbuhan year on year tertinggi, yakni 33,8 persen, disusul Banten yang tumbuh 27,3 persen. Sedangkan tiga provinsi yang lain mengalami penurunan,” papar Khofifah.

Khofifah menerangkan, PMDN Jatim sendiri disokong oleh sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi dengan menyumbang angka Rp 26,9 triliun. Di sektor usaha ini, ada PT. Waskita Bumi Wira yang telah menggelontorkan uangnya Rp 9,4 triliun untuk menggarap proyek nasional tol KLBM di Gresik.

BACA JUGA:  Khofifah Pemimpin Terpopuler Versi Media Online IDEAS Award 2022

Selain itu juga terdapat PT Pelabuhan Indonesia III yang telah merealisasikan investasinya sebesar Rp 5,2 triliun untuk pembangunan infrastruktur pendukung di kawasan Teluk Lamong Surabaya.

Sedangkan realisasi PMA sebesar Rp 22,6 triliun ditopang oleh sektor industri kimia dan farmasi yang menyumbang angka sebesar Rp 8,9 triliun. PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia yang berlokasi di Tuban, telah mencatatkan realisasi investasi di sektor ini sebesar Rp 4,9 triliun.

Sementara itu dari sisi negara asal, kontributor utama investasi asing di Jatim adalah Singapura dengan realisasi sebesar Rp 9,8 triliun, disusul Jepang dengan kontribusi sebesar Rp 4,6 triliun. (ST02)

Tags: EkonomiIklim InvestasiInvestasi JatimPMAPMDN
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In