• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Kelas 3 SMP Mulai Masuk Sekolah, Siswa Harus Sudah Tes Swab dan Ada Persetujuan Orang Tua

by Redaksi
Senin, 7 Desember 2020

Surabayatoday.id, Surabaya – Mulai hari ini, 14 sekolah jenjang 11 SMP negeri dan 3 SMP swasta di Surabaya menggelar sistem pembelajaran Blended Learning. Namun pembelajaran tatap muka tersebut masih bersifat simulasi dan akan dilaksanakan sampai 14 hari ke depan.

Selain itu, tidak semua pelajar di sekolah yang disebut di atas telah masuk sekolah. Pelajar yang masuk adalah mereka yang kelas IX atau kelas 3 SMP. Itu pun tidak semua siswa kelas IX karena ada beberapa syarat yang harus dipenuhi bagi siswa yang diperbolehkan sekolah tatap muka.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Supomo mengatakan ada ketentuan-ketentuan yang dibuat di dalam proses belajar mengajar tatap muka pada masa pandemi covid-19 ini. Yakni, pelajar harus dalam kondisi sehat dan sebelumnya telah mengikuti swab dengan hasil negatif.

BACA JUGA:  Hari Kedua Sekolah Tatap Muka SMP, Risma Jadi Guru IPS

“Ketentuan ini berlaku pula bagi para guru maupun seluruh tenaga pendidikan yang hadir di sekolah,” ungkapnya, Senin (7/12).

Syarat lain adalah siswa harus ada persetujuan dari orang tua. Persetujuan yang dimaksudkan adalah orang tua memberikan izin kepada anaknya untuk mengikuti sekolah tatap muka.

“Jadi mereka semua (pelajar) yang datang di sekolah tatap muka harus mendapat persetujuan dari orang tua. Kemudian ada persetujuan dari komite sekolah dan selebihnya sarana prasarana protokol kesehatan harus disiapkan dengan kalkulasi jumlah murid yang datang,” jelas dia.

BACA JUGA:  Di Surabaya, Tak Punya HP Pun Tetap Bisa Sekolah; Caranya Begini

Supomo memaparkan dalam melaksanakan simulasi sekolah tatap muka ini, pihaknya juga melibatkan lembaga yang concern di bidang kesehatan. Dengan harapan, mereka dapat memberikan masukan-masukan agar proses belajar tatap muka di sekolah berjalan lancar dan mencegah penyebaran Covid-19.

Untuk diketahui, simulasi belajar tatap muka di sekolah ini dilaksanakan mulai hari ini dan rencananya hingga 14 hari ke depan. Melalui simulasi ini, Dispendik berharap mendapat gambaran yang utuh secara natural ketika siswa mengikuti pembelajaran di sekolah.

“Misalnya ketika anak-anak keluar dari kelas maupun ke kamar mandi, kemudian ketika mereka istirahat di kelas. Sehingga kita dapat gambaran, dan apa yang kita lakukan ini agar benar-benar bisa mengendalikan penyebaran Covid,” terang dia.

BACA JUGA:  Wujudkan Generasi Emas 2045, Pemkot Surabaya-Bunda PAUD Terus Tingkatkan Fasilitas Pendidikan Anak Usia Dini

Sementara itu, 14 SMP yang telah melaksanakan sekolah tatap muka adalah 11 SMP negeri dan 3 SMP swasta. Sekolahan tersebut tersebar di Surabaya pusat, barat, utara, selatan dan timur.

Sekolah itu yakni, SMPN 1 Surabaya, SMPN 2 Surabaya, SMPN 3 Surabaya, SMPN 10 Surabaya, SMPN 12 Surabaya, SMPN 15 Surabaya, SMPN 19 Surabaya, SMPN 26 Surabaya, SMPN 28 Surabaya, SMPN 46 Surabaya dan SMPN 62 Surabaya. Sementara lembaga pendidikan swasta, terdiri dari SMP 17 Agustus 1945 Surabaya, SMP YBPK 1 Surabaya dan SMP GIKI 2 Surabaya. (ST01)

Tags: DispendikLuringSekolah Tatap MukaSMPTes Swab
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

BRIDA Surabaya Resmi Terbentuk, Kebijakan Kota Wajib Berbasis Riset dan Sains

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In