• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 7 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Ekbis

Mahasiswa ITS Ciptakan Website Jual Beli Beras Happy Shopping Shop

by Redaksi
Jumat, 20 November 2020

Surabayatoday.id, Surabaya –
Di era digitalisasi saat ini beragam kegiatan termasuk berbelanja bisa dilakukan dari rumah, hanya bermodalkan gawai dan jaringan internet. Namun penyedia jasa belanja daring atau e-commerce saat ini masih belum melirik komoditas hasil panen seperti beras.

Melihat hal tersebut, dua mahasiswa Departemen Statistika Bisnis Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ciptakan H-FARMS. Mereka adalah Maria Ulfa Yanuar dan Lidwina Galuh Wandira.

Keduanya membuat jasa daring ini untuk membantu pemasaran beras berbasis website. “Komoditas beras sangat dibutuhkan semua masyarakat Indonesia, sehingga memiliki peluang yang sangat besar untuk berkembang pesat jika dipasarkan secara daring,” ujar Maria.

BACA JUGA:  ITS Turut Kembangkan dan Uji Roket Buatan Indonesia

Ia mengataka. H-FARMS merupakan akronim dari Happy Shopping Shop. H-FARMS nerupakan sebuah inovasi platform database dan jual beli hasil panen padi berbasis website yang dirancang untuk mengeksplor kekayaan hasil panen padi di Indonesia.

“Inovasi ini hadir untuk menjual produk hasil panen secara daring, dengan motivasi untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui jual beli yang efisien dan efektif di era pandemi Covid-19,” paparnya.

Dalam praktiknya saat ini, lanjut Maria, mayoritas petani masih belum bisa secara langsung memasarkan produknya kepada konsumen. Sebelum akhirnya menuju tangan pembeli, beras dari petani diteruskan ke tengkulak. Banyaknya pihak yang terlibat ini memang memudahkan petani, karena mereka tidak harus repot mendistribusikan berasnya. “Namun, laba yang didapatkan petani semakin kecil karena komoditas harus dijual dengan harga rendah kepada tengkulak,” jelas dia.

BACA JUGA:  Ocean FarmITS, Akuakultur Plus Ekowisata Pertama di Indonesia Resmi Diluncurkan

Ia menambahkan nilai tambah yang didapatkan oleh pembeli jika membeli produk dari H-FARMS dibandingkan dengan membeli di warung adalah kesegaran dari produknya yang terjamin. Selain itu dengan adanya wadah penjualan daring berupa H-FARMS ini, petani dapat langsung menjual produknya ke konsumen sehingga keuntungan yang didapatkan juga lebih tinggi. Dengan demikian, kesejahteraan petani pun diharapkan dapat meningkat.

Menurut Maria, tantangan dalam penerapan H-FARMS ini terdapat pada proses implementasi yang mengharuskan petani mengunggah data produk mereka pada sistem digital. “Tidak semua petani mengenal dan mampu mengoperasikan internet, sehingga perlu ada pihak-pihak yang membantu petani,” terang mahasiswa Statistika Bisnis ITS angkatan 2019 ini.

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya Ajak Warga Giatkan 3M Plus dan G1R1J

Di sisi lain, inovasi dari Maria dan Galuh ini telah berhasil meraih juara kedua dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) Pekan Raya Ekonomi di Universitas Jember, beberapa waktu lalu. Mereka berdua sangat antusias jika inovasinya ini bisa benar-benar diterapkan.

“Harapannya, H-FARMS dapat menambahkan jenis komoditas yang ditawarkan sehingga lebih banyak produk hasil panen yang dapat dibeli secara daring,” tuturnya. (ST05)

Tags: BerasDaringH-FARMSHappy Shopping ShopITSPetani
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026

Gubernur Khofifah Terima Audiensi Swaniti Initiative, Pastikan Jatim Siap Perkuat Kolaborasi Kembangkan Energi Terbarukan dan Percepatan Wujudkan Ekonomi Hijau

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In