SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pasca dilockdown-nya tiga kecamatan di Bangkalan, yaitu Kecamatan Bangkalan, Kecamatan Klampis dan Kecamatan Arosbaya, Pemkot Surabaya langsung sigap. Bersama jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Pemkot Surabaya melakukan penyekatan dan tes antigen di Suramadu, tepatnya di pintu keluar Suramadu arah menuju Surabaya.
Mulai pagi sekitar pukul 10.00 WIB, para pengendara roda dua dan roda empat dicegat dan langsung diminta melakukan tes antigen.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak memimpin langsung penyekatan dan tes antigen ini. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya lonjakan kasus yang terjadi di Kabupaten Bangkalan.
Eri mengatakan berdasarkan hasil rapat bersama, maka pihaknya menggelar rapid antigen di Suramadu ini. Awalnya, dilakukan secara acak dan hanya dilakukan bagi warga yang beralamat di tiga kecamatan yang saat ini lockdown, yaitu Kecamatan Bangkalan, Kecamatan Klampis dan Kecamatan Arosbaya.
Namun, ternyata ditemukan pengendara yang positif dan berasal dari luar tiga kecamatan tersebut. “Akhirnya, saya berkoordinasi dengan Bu Gubernur, Pak Pangdam dan Pak Kapolda serta Kapolres, kita sepakat untuk dilakukan tes antigen semuanya,” katanya.
“Jadi, semua pengendara yang akan masuk ke Surabaya dari Madura harus tes antigen dulu di sini. Saya sudah kontak Bupati Bangkalan dan insyallah nanti Pemprov akan membuat rumah sakit lapangan di sini,” tegasnya.
Eri memastikan bahwa para pengendara yang akan masuk ke Surabaya dan begitu pula sebaliknya pengendara yang akan meninggalkan Surabaya dan akan masuk ke Madura, harus menunjukkan tes Covid-19 dulu. Jika mereka sudah dinyatakan negatif Covid-19 maka dipersilakan melanjutkan perjalanannya.
“Tapi kalau diketahui positif setelah dites antigen, mereka akan langsung dibawa ke rumah sakit lapangan, atau akan dilarikan ke RSUD dr Soetomo atau ke rumah sakit Haji,” katanya. (ST01)





