• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 2 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Ekbis

Lagi Diminati Kaum Hawa, Hijab dan Masker Diberi Lukisan

by Redaksi
Selasa, 11 Mei 2021

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Pahlawan semakin tumbuh. Banyak UMKM baru bermunculan. Produknya pun berbeda-beda, namun unik, menarik, dan berdaya saing.

Salah satunya adalah UMKM Verrinza Design & Art. UMKM yang bergerak dalam bidang fashion ini, menjadikan seni lukis sebagai ciri khas uniknya. Busana, jilbab dan masker, adalah tiga dari sekian ragam produk UMKM yang berlokasi di Jalan Undaan Peneleh V no 22, Surabaya ini.

Pendiri UMKM Verrinza Design & Art bernama Catur Andriani, menuturkan pada momen menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah ini, produknya sangat banyak diminati. Peminat ini terutama kalangan ibu yang menggemari seni lukis.

Mereka membeli jilbab instan (langsung pakai), busana casual, busana muslim,. Bahkan tak sedikit warga memborong masker lukis dengan jumlah yang cukup besar.

BACA JUGA:  Kapal Selam KRI Cakra-401 Kini Punya Komandan Baru

“Alhamdulillah, menjelang Lebaran banjir pembeli, yang paling banyak terjual hijab lukis instan dan masker. Hampir setiap hari kami melakukan pengiriman di dalam maupun luar kota,” kata Catur Andriani, Selasa (11/5).

Nindy, sapaan akrab Catur Andriani mengungkapkan banyak keinginan pelanggan yang harus dituruti. Misalnya, kadang pembeli tiba-tiba datang ke UMKM-nya dengan membawa tas dan hijab.

Ternyata mereka ingin tas dan hijab itu diberi lukisan. Nindy pun mengakui menerima pesanan seperti itu. Beberapa hari kemudian, ia dan tim berhasil mewujudkan keinginan pelanggan sesuai pesanan.

“Jadi kebanyakan gitu, biar kembar katanya. Saya juga layani, karena tidak sedikit ibu-ibu yang ingin tampil trendy dengan karya seni lukis,” ungkapnya.

Selain itu, juara 3 Busana Pengantin Arva Award tahun 1995 ini menceritakan, karya miliknya berbeda dengan karya seni lukis lain. Sebab, dia membuat gradasi warna di setiap titik lukisan. Ia juga menerangkan selama proses produksi mulai dari sketsa gambar, bloking hingga pewarnaan dilakukan secara mandiri.

BACA JUGA:  Ini Dia Faktor yang Mempengaruhi Perekonomian Daerah

“Kami lakukan itu untuk menjaga kualitas, karena melukis itu dari hati dan mengerjakannya harus focus, tidak bisa digantikan,” papar dia.

Uniknya, untuk pengerjaan busana tidak hanya dilukis. Tetapi juga dipasang payet dan manik-manik agar lukisan di atas kain itu terlihat lebih hidup dan menonjol. Perempuan berusia 45 tahun ini pun memastikan, untuk proeses pengerjaannya tidak membutuhkan waktu yang lama. Menurutnya, untuk hijab dalam satu hari dapat menyelesaikan satu pcs. Sedangkan, untuk masker dalam sehari bisa menyelesaikan sekitar lima buah.

BACA JUGA:  Khofifah Raih Penghargaan Jasa Bakti Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Tahun 2022

“Nah untuk baju, sekitar dua hari tergantung tingkat kerumitannya. Untuk sepatu tiga hari, dompet bisa satu hari,” jelasnya.

Sementara itu, untuk harga masker berkisar antara Rp 35 ribu – Rp 75 ribu. Kemudian, untuk harga hijab lukis yakni Rp 125 – Rp 185 ribu. Selanjutnya, harga busana berkisar Rp 250 ribu – Rp 500 ribu.

Dia berharap ke depan, warga semakin antusias lagi membeli produk-produk lokal. Apalagi saat ini produk lokal dinilai memiliki kualitas yang tidak kalang dengan produk luar. Karena itu Nindy pun terus melakukan promosi melalui sosial media agar karyanya semakin menjangkau di seluruh pelosok negeri.

“Kita maksimalkan akun Instagram dan Facebook. Saya berharap produk ini semakin terkenal hingga kancah internasional,” pungkasnya. (ST01)

Tags: LukisanPemkot SurabayaUMKMVerrinza Design & Art
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Foto ilustrasi

Pemkot Surabaya Gencarkan Pasar Murah Pasca Lebaran 2026, Harga Sembako Ditekan

Rabu, 1 April 2026
Car free day di Jalan Darmo Surabaya.

Pemkot Surabaya Berencana Tambah Titik CFD Setiap Akhir Pekan

Rabu, 1 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan kerja Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia di Canberra, Y.M. Dr. Siswo Pramono.

Gubernur Khofifah Terima Dubes RI Untuk Australia di Canberra

Rabu, 1 April 2026

Kena Razia, 11 Lyn Surabaya Digembok di Joyoboyo

Rabu, 1 April 2026

Berita Terkini

Foto ilustrasi

Pemkot Surabaya Gencarkan Pasar Murah Pasca Lebaran 2026, Harga Sembako Ditekan

Rabu, 1 April 2026
Car free day di Jalan Darmo Surabaya.

Pemkot Surabaya Berencana Tambah Titik CFD Setiap Akhir Pekan

Rabu, 1 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan kerja Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia di Canberra, Y.M. Dr. Siswo Pramono.

Gubernur Khofifah Terima Dubes RI Untuk Australia di Canberra

Rabu, 1 April 2026

Kena Razia, 11 Lyn Surabaya Digembok di Joyoboyo

Rabu, 1 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

WFH ASN Berlaku Tiap Jumat

Rabu, 1 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In