• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 25 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Jelang Idul Fitri, Wagub Emil Imbau Perlunya Monitoring di Pusat Perbelanjaan

by Redaksi
Selasa, 4 Mei 2021

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Pemprov Jatim terus meningkatkan kewaspadaan terhadap kelonggaran protokol kesehatan (Prokes), utamanya soal pelarangan mudik. Hal itu dikhawatirkan bisa memicu lonjakan angka positif Covid-19 hingga penyebaran virus varian baru.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat menghadiri rapat koordinasi penegakan disiplin protokol kesehatan dan penanganan Covid-19 di gedung Negara Grahadi, meminta masyarakat Jatim agar tidak lengah. Menurut dia, dari rakor didapatkan update dari Kemenkes, tentang adanya beberapa daerah di Indonesia yang juga mengalami kenaikan kasus.

Namun dari update itu Jatim belum memperlihatkan lonjakan kasus. “Khawatirnya nanti terjadi lonjakan seperti di negara lain, seperti di India. Tentu kekhawatiran lain seperti masuknya varian baru virus dari Inggris, Afrika Selatan, India karena sudah mulai muncul di Indonesia,” kata Emil Dardak.

BACA JUGA:  Gubernur Khofifah Hadirkan Pasar Murah di Pare Kediri, Jaga Daya Beli Masyarakat Hingga ke Pelosok Desa dan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Fitri

Menurut Emil, sapaan lekatnya, Jatim perlunya meningkatkan kewaspadaan dalam mengontrol dan menekan penyebaran serta penularan kasus Covid-19. “Kita harus waspada. Tetap langkah kongkretnya adalah dengan mengantisipasi arus mudik ini. Karena pada esensinya, walaupun pembatasan mulai tanggal 6-17 Mei 2021, arus mudik sebelum tanggal tersebut juga harus diantisipasi,” kata Emil.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 RI per 2 Mei 2021, prosentase kasus aktif nasional menunjukkan tren penurunan sebanyak – 1,43 persen. Sedangkan pada prosentase angka kesembuhan dan kematian menunjukkan tren kenaikan yang masing masing berada dalam prosentase +1,42 persen dan +0,01 persen.

BACA JUGA:  Pemkab Bojonegoro Imbau ASN Cuti Lebaran Tetap Patuhi Prokes Covid-19

Sementara angka kumulatif kasus aktif di Jatim sendiri sebanyak 1.756 kasus, dimana posisinya tidak berada dalam kategori 10 provinsi kasus kumulatif aktif terbesar. Sedangkan untuk kumulatif angka kesembuhan tiap provinsi, Jatim berada pada angka 135.711 kasus yang menduduki peringkat 4 kategori kasus sembuh terbanyak.

Masih dalam data yang sama, sebut Emil Dardak, Jatim menduduki posisi tertinggi dalam kontribusi kumulatif angka kematian sebanyak 10.716 kasus. Melihat tren kasus di Jatim yang masih relatif landai, ia menegaskan, bahwa perlunya ada pengawasan kegiatan masyarakat saat ini.

“Pak Menhub tadi juga mengimbau bahwa aktivitas masyarakat ini perlu diwaspadai,” ucapnya.

Selain itu, terang Emil, meningkatnya tren kasus positif di beberapa daerah seperti di Jawa Barat, Riau, Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, NTB, Jambi, Kalimantan Tengah, Kep. Bangka Belitung, Banten, Sumatera Selatan dan Lampung yang bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor.

BACA JUGA:  1 April 2023, Segini Harga Bahan Pokok di Pasar Kedungmaling dan Pasar Mojosari Mojokerto

Di antaranya aktivitas belanja menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H menjadi alasan penting. Untuk itu, Emil meminta perlunya monitoring di pusat perbelanjaan ataupun pasar agar tidak terjadi kerumunan.

“Perlu ada satu proses monitoring dan tindakan tegas serta penertiban apabila terjadi kerumunan-kerumunan yang melebihi batasan PPKM,” tegasnya.

Pelaksanaan rakor juga membahas beberapa arahan terkait perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Termasuk di dalamnya terkait daerah-daerah yang masuk dalam kawasan zona oranye dan zona merah dan imbauan untuk melaksanakan ibadah di rumah masing-masing. (ST02)

Tags: Covid-19Emil Elestianto DardakIdul FitriPusat Perbelanjaan
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim–Kalteng Catat Transaksi Rp 2,082 Triliun Lebih,

Jumat, 24 April 2026

Surabaya Tancap Gas Digitalisasi Parkir, 711 Petugas Parkir Sudah Terintegrasi Sistem Non-Tunai

Jumat, 24 April 2026

Pemkot Surabaya Targetkan Skema Pengalihan Arus untuk Atasi Banjir Surabaya Selatan Rampung Tahun Ini

Jumat, 24 April 2026

Bangkitkan Semangat Literasi di Hari Buku Sedunia 2026, Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Budaya Membaca untuk Wujudkan SDM Berdaya Saing Global

Kamis, 23 April 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim–Kalteng Catat Transaksi Rp 2,082 Triliun Lebih,

Jumat, 24 April 2026

Surabaya Tancap Gas Digitalisasi Parkir, 711 Petugas Parkir Sudah Terintegrasi Sistem Non-Tunai

Jumat, 24 April 2026

Pemkot Surabaya Targetkan Skema Pengalihan Arus untuk Atasi Banjir Surabaya Selatan Rampung Tahun Ini

Jumat, 24 April 2026

Bangkitkan Semangat Literasi di Hari Buku Sedunia 2026, Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Budaya Membaca untuk Wujudkan SDM Berdaya Saing Global

Kamis, 23 April 2026
Isye Adhy Karyono

Isye Adhy Karyono Buka Workshop, Bekali Guru PAUD Tangani ABK di Lingkungan Sekolah

Kamis, 23 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In