• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 30 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Gubernur Khofifah Melakukan Pertemuan  dengan Dubes RI Untuk Malaysia YM. Raden Dato’ Muhammad Iman Hascarya Kusumo, Ini yang Dibahas

by Redaksi
Kamis, 30 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan pertemuan  dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia Yang Mulia Raden Dato' Muhammad Iman Hascarya Kusumo.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan pertemuan  dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia Yang Mulia Raden Dato' Muhammad Iman Hascarya Kusumo.

SURABAYATODAY.ID, KUALA LUMPUR – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan pertemuan  dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia Yang Mulia Raden Dato’ Muhammad Iman Hascarya Kusumo, di Hotel Pavilion Kuala Lumpur Malaysia, sebagai rangkaian kunjungan kerja pada kegiatan misi dagang dan investasi Jatim – Malaysia. Pertemuan dilaksanakan di   tempat dimana misi dagang dan investasi Jawa Timur – Malaysia dilaksanakan,  Rabu (29/4).

Dalam kesempatan itu, keduanya melakukan diskusi mendalam terkait penguatan perdagangan Jawa Timur – Malaysia. Bahkan secara khusus Gubernur Khofifah menegaskan bahwa Jatim siap untuk menjadi powerhouse perdagangan nasional.

Hal itu disampaikan Gubernur Khofifah  bukan tanpa alasan. Melainkan selama ini Jawa Timur telah menempatkan sektor perdagangan sebagai salah satu kekuatan utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Strategi tersebut diwujudkan melalui penguatan perdagangan antar daerah, antar provinsi, hingga ekspansi ke pasar internasional.

“Sejak beberapa tahun terakhir, kami secara konsisten melakukan misi dagang ke berbagai provinsi dan negara sahabat. Ini menjadi bagian dari upaya memperluas pasar sekaligus memperkuat posisi Jawa Timur sebagai pusat perdagangan yang kompetitif,” ujar Khofifah.

Ia menambahkan, kerja sama dengan Malaysia menunjukkan perkembangan yang positif. Sejumlah transaksi perdagangan telah terealisasi selama ini , serta telah dilakukan berbagai forum business matching yang mempertemukan pelaku usaha dari kedua belah pihak. Untuk misi dagang dan investasi Jatim – Malaysia kali ini kita melakukan sepuluh kali bussines matching.

BACA JUGA:  Pamit Akhiri Masa Jabatan, Khofifah Didoakan Lanjutkan Periode Kedua

“Hubungan perdagangan antara Jawa Timur dan Malaysia memiliki potensi yang sangat besar untuk terus dikembangkan. Kami melihat adanya peluang sinergi yang kuat, baik di sektor industri pengolahan, pangan, maupun produk-produk unggulan lainnya,” katanya.

Berdasarkan data, nilai ekspor Jatim ke Malaysia di tahun 2025 mencapai USD 1.539,3 juta. Sedangkan impor Jatim dari Malaysia mencapai USD 572,37 juta. Kondisi ini menghasilkan surplus perdagangan bagi Jatim  sebesar USD 967,06 juta, yang menunjukkan daya saing produk Jawa Timur di pasar internasional semakin kuat.

Khofifah menjelaskan, sejumlah komoditas unggulan Jawa Timur yang mendominasi ekspor ke Malaysia antara lain tembaga, lemak dan minyak hewani, berbagai produk kimia, kakao dan olahannya, serta kayu dan barang dari kayu.

“Komoditas tersebut menjadi tulang punggung ekspor nonmigas yang terus menunjukkan pertumbuhan positif,” ujar Gubernur Khofifah.

Di sisi lain, impor dari Malaysia ke Jawa Timur meliputi produk plastik dan barang dari plastik, bahan kimia organik, mesin dan peralatan mekanis, berbagai makanan olahan, serta kakao dan olahannya.

Lebih lanjut, Khofifah menyebut bahwa Jawa Timur saat ini juga tengah mendorong perluasan pasar ekspor ke berbagai negara, termasuk negara-negara dengan karakteristik pasar khusus seperti Maladewa yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap impor berbagai produk.

“Pasar global terus berkembang dan menghadirkan peluang baru. Jawa Timur siap menjawab kebutuhan tersebut dengan produk-produk berkualitas dan berdaya saing,” tegasnya.

BACA JUGA:  Lewat Forwarek, ITS Dorong Perguruan Tinggi Bersinergi Wujudkan Ketahanan Pangan

Di sisi lain, Khofifah menegaskan bahwa kekuatan Jawa Timur tidak hanya terletak pada perdagangan, tetapi juga pada ketahanan dan kedaulatan pangan. Berbagai komoditas strategis seperti beras, jagung, gula, serta protein hewani seperti ayam, telur, dan sapi, telah mampu dipenuhi dari produksi dalam daerah.

“Jawa Timur saat ini telah bergerak menuju kedaulatan pangan. Ini menjadi modal penting untuk mendukung ekspansi pasar, baik di tingkat nasional maupun internasional,” jelasnya.

Penguatan sektor peternakan juga terus dilakukan melalui pengembangan teknologi dan inovasi, termasuk pembangunan Grand Parent Stock (GPS) yang diharapkan mampu mengurangi ketergantungan impor serta meningkatkan kualitas produksi dalam negeri.

Tak hanya itu, sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi juga menjadi faktor penting dalam mendukung penguatan sektor perdagangan dan industri. Kolaborasi riset yang dilakukan secara bersama-sama diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Sinergi ini menjadi kekuatan besar bagi Jawa Timur. Dengan dukungan riset dan inovasi, kita optimistis mampu meningkatkan daya saing produk sekaligus memperluas jangkauan pasar,” tuturnya.

Selain penguatan perdagangan, dalam audiensi tersebut juga dibahas peluang peningkatan kerja sama di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

Khofifah menyebut, kolaborasi antar perguruan tinggi serta pertukaran pelajar antara Indonesia dan Malaysia menjadi bagian penting dalam menyiapkan SDM unggul yang mampu menjawab tantangan global.

BACA JUGA:  Wali Kota Eri Beri Sepeda pada Siswa SMPN 49 yang Dipukul Gurunya

Dalam kesempatan tersebut juga disinggung pentingnya penguatan koordinasi dan komunikasi terkait dinamika regulasi ketenagakerjaan guna memberikan perlindungan yang optimal bagi pekerja migran Indonesia.

Khofifah pun berharap, penguatan kerja sama dengan berbagai negara, termasuk Malaysia, dapat terus ditingkatkan guna membuka peluang perdagangan yang lebih luas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Jawa Timur akan terus menjadi penjalin sinergi perdagangan, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga global, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia Yang Mulia Raden Dato’ Muhammad Iman Hascarya Kusumo, menyampaikan apresiasinya terhadap peran strategis Jawa Timur sebagai salah satu kekuatan utama perekonomian Indonesia.

Ia menilai Jawa Timur memiliki potensi besar sebagai powerhouse industri dan perdagangan yang dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak di Malaysia.

Menurutnya, banyak sektor yang dapat dikerjasamakan, mulai dari industri pengolahan hingga produk makanan dan komoditas unggulan lainnya. Selain itu, ia juga melihat peluang pasar global yang semakin terbuka, termasuk dari negara-negara yang memiliki ketergantungan impor tinggi seperti Maladewa.

“Kami melihat Jawa Timur sebagai mitra strategis dengan potensi yang sangat besar. Melalui diskusi dan kolaborasi yang intensif, kami optimistis berbagai peluang kerja sama ini dapat ditindaklanjuti untuk memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi kedua belah pihak,” tandasnya. (ST02)

Tags: Dubes RIGubernur KhofifahYM Raden Dato' Muhammad Iman Hascarya Kusumo
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

KRI Bima Suci unsur Satuan Kapal Bantu (Satban) Koarmada II yang sedang mengemban misi muhibah diplomasi duta bangsa bersama Satgas Lattek Kartika Jala Krida saat sandar di Changi Naval Base, Singapura.

KRI Bima Suci Tiba di Singapura dalam Pelayaran Muhibah

Kamis, 30 April 2026
Pelepasan calon jemaah haji berlangsung khidmat di gedung Graha PWI Jawa Timur di Surabaya.

Pengurus PWI Jawa Timur Lepas Keberangkatan 11 Orang Calon Jemaah Haji yang Terdiri dari wartawan dan pengurus PWI

Kamis, 30 April 2026

PAM Surya Sembada Respons Cepat Tangani Kebocoran Pipa Utama 1000mm di Kawasan MERR

Kamis, 30 April 2026

HJKS 2026 Tampil Beda, Dua Event KEN Suguhkan Experience Wisata Malam dan Siap Sedot Wisatawan

Kamis, 30 April 2026

Berita Terkini

KRI Bima Suci unsur Satuan Kapal Bantu (Satban) Koarmada II yang sedang mengemban misi muhibah diplomasi duta bangsa bersama Satgas Lattek Kartika Jala Krida saat sandar di Changi Naval Base, Singapura.

KRI Bima Suci Tiba di Singapura dalam Pelayaran Muhibah

Kamis, 30 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan pertemuan  dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia Yang Mulia Raden Dato' Muhammad Iman Hascarya Kusumo.

Gubernur Khofifah Melakukan Pertemuan  dengan Dubes RI Untuk Malaysia YM. Raden Dato’ Muhammad Iman Hascarya Kusumo, Ini yang Dibahas

Kamis, 30 April 2026
Pelepasan calon jemaah haji berlangsung khidmat di gedung Graha PWI Jawa Timur di Surabaya.

Pengurus PWI Jawa Timur Lepas Keberangkatan 11 Orang Calon Jemaah Haji yang Terdiri dari wartawan dan pengurus PWI

Kamis, 30 April 2026

PAM Surya Sembada Respons Cepat Tangani Kebocoran Pipa Utama 1000mm di Kawasan MERR

Kamis, 30 April 2026

HJKS 2026 Tampil Beda, Dua Event KEN Suguhkan Experience Wisata Malam dan Siap Sedot Wisatawan

Kamis, 30 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In