• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 22 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Gubernur Khofifah Silaturahmi Jelang Idul Fitri 1447 H ke Ponpes Tebuireng dan Tambakberas Jombang

by Redaksi
Rabu, 18 Maret 2026

SURABAYATODAY.ID, JOMBANG – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan kunjungan silaturahmi (sowan) kepada para ulama kharismatik Ponpes Tebuireng dan Ponpes Tambakberas di Kabupaten Jombang, Rabu (18/3).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Khofifah bersilaturahmi dengan Pengasuh Ponpes Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) yang juga sebagai Ketua PWNU Jatim, serta tokoh nyai sepuh Ponpes Tambakberas sekaligus Mustasyar PBNU Nyai Hj Mahfudhoh Aly Ubaid.

Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa tradisi sowan kepada kiai dan nyai merupakan bagian penting dari budaya masyarakat Jawa Timur yang sarat nilai spiritual. Selain sebagai bentuk penghormatan kepada para guru, sowan juga menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah serta memohon doa dan nasihat demi keberkahan daerah.

“Silaturahmi ini jadi bagian dari ikhtiar mempererat hubungan silaturahmi kepada guru-guru kita, serta memohon doa agar Jawa Timur senantiasa diberikan keberkahan, kedamaian, dan kemajuan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Targetkan Juara Umum Nasional, Gubernur Ajak Siswa Fokus dan Junjung Sportifitas LKS SMK Tingkat Provinsi

Menurut Khofifah, menjelang Idul Fitri, tradisi sowan tidak hanya dimaknai sebagai rutinitas keagamaan, tetapi juga merupakan warisan budaya pesantren yang memiliki nilai sosial dan spiritual yang mendalam.

“Menjelang lebaran, sowan bukan sekedar tradisi keagamaan tapi jadi bagian dari warisan budaya pesantren yang sarat nilai spiritual dan sosial juga wasilah ngalap berkah (mencari berkah),” katanya.

Lebih lanjut, Khofifah menegaskan bahwa momentum Idul Fitri menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat persaudaraan, saling memaafkan, serta meneguhkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia juga berharap tradisi ini dapat terus dilestarikan, terutama oleh generasi muda, sebagai bagian dari pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai akhlak.

“Generasi muda harus kita biasakan dan tanamkan kebiasaan baik seperti ini. Saya rasa perlu mencontohkan uswatun hasanah (teladan yang baik) untuk pembinaan akhlak amaliyah ubudiyah generasi kekinian,” tegasnya.

BACA JUGA:  Bojonegoro Kembali Raih Penghargaan Opini WTP dari Kemenkeu

Khofifah menambahkan, tradisi sowan juga menjadi jembatan penting dalam mempererat hubungan antara umara dan ulama, sehingga tercipta harmoni sosial yang kuat serta keberlanjutan nilai-nilai kultural yang telah mengakar di masyarakat Jawa Timur.

Di sela kunjungan tersebut, Gubernur Khofifah bersama Gus Kikin juga melakukan ziarah ke makam Pendiri NU Hadratusy Syeikh KHM. Hasyim Asy’ary serta KH.Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di kompleks Pondok Pesantren Tebuireng.

Ziarah berlangsung khusyuk dengan pembacaan doa dan tahlil, serta ditutup dengan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum Presiden ke-4 Republik Indonesia tersebut.

Bagi Khofifah, sosok Gus Dur bukan hanya ulama besar, tetapi juga tokoh bangsa yang mewariskan nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, dan kebangsaan yang sangat relevan hingga saat ini.

BACA JUGA:  Pemerintah Daerah Didorong Maksimalkan Vaksinasi Booster Dosis ke-2 Bagi Lansia

“Ziarah ini menjadi pengingat bagi kita semua atas keteladanan Gus Dur dalam merawat keberagaman, menjaga persatuan, dan menghadirkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa spirit perjuangan Gus Dur dalam menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan inklusivitas menjadi inspirasi penting dalam membangun Jawa Timur yang harmonis, damai, dan berkeadilan.

“Semangat Gus Dur harus terus kita rawat dan kita lanjutkan, terutama dalam menjaga kerukunan dan persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat,” imbuhnya.

Khofifah berharap, melalui ziarah tersebut, tidak hanya menjadi sarana mendoakan para pendahulu, tetapi juga momentum refleksi untuk melanjutkan nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan.

“Ziarah ini bukan hanya mendoakan, tetapi juga meneguhkan komitmen kita untuk melanjutkan nilai-nilai kebaikan yang telah beliau wariskan bagi bangsa dan negara,” pungkasnya. (ST11)

Tags: Gubernur KhofifahIdul FitriPonpes Tambakberas JombangPonpes TebuirengSilaturahmi
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak bersama istri menyalami warga yang berlebaran di gedung Negara Grahadi.

Ribuan Masyarakat Padati Gedung Negara Grahadi di Hari Pertama Lebaran

Minggu, 22 Maret 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di sela melaksanakan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya.

Gubernur Khofifah, Wagub Emil Dardak dan Mensos Gus Ipul bersama 50 Ribu Lebih Jemaah Salat Idul Fitri di Masjid Al-Akbar

Minggu, 22 Maret 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di sela Gema Takbir di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya.

Masyarakat Jatim Semarakkan Takbir dan Parade Bedug

Sabtu, 21 Maret 2026
Ribuan jemaah memadati halaman Balai Kota Surabaya untuk melaksanakan ibadah Salat Idul Fitri 1447 Hijriah.

Ribuan Jemaah Padati Balai Kota Surabaya, Serukan Persatuan dan Kesatuan

Sabtu, 21 Maret 2026

Berita Terkini

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak bersama istri menyalami warga yang berlebaran di gedung Negara Grahadi.

Ribuan Masyarakat Padati Gedung Negara Grahadi di Hari Pertama Lebaran

Minggu, 22 Maret 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di sela melaksanakan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya.

Gubernur Khofifah, Wagub Emil Dardak dan Mensos Gus Ipul bersama 50 Ribu Lebih Jemaah Salat Idul Fitri di Masjid Al-Akbar

Minggu, 22 Maret 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di sela Gema Takbir di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya.

Masyarakat Jatim Semarakkan Takbir dan Parade Bedug

Sabtu, 21 Maret 2026
Ribuan jemaah memadati halaman Balai Kota Surabaya untuk melaksanakan ibadah Salat Idul Fitri 1447 Hijriah.

Ribuan Jemaah Padati Balai Kota Surabaya, Serukan Persatuan dan Kesatuan

Sabtu, 21 Maret 2026
Salat Idul Fitri para awak KRI Raden Eddy Martadinata-331 (KRI REM-331) saat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah.

Lebaran di Lautan Australia, Awak KRI REM-331 Tetap Khusyuk Rayakan Idul Fitri

Jumat, 20 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In