• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 21 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Wali Kota Eri Minta LAZ Prioritaskan Penyaluran Zakat bagi Warga Miskin Surabaya

by Redaksi
Senin, 2 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan komitmennya untuk memastikan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) tepat sasaran sekaligus memprioritaskan warga miskin Kota Pahlawan. Sebab, ia menggarisbawahi masih adanya potensi zakat yang dihimpun dari warga Surabaya namun justru disalurkan ke luar daerah.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Eri Cahyadi saat membuka kegiatan Garage Day yang digelar serentak di 31 kecamatan, Senin (2/3/2026). Menurutnya, penyaluran zakat seharusnya mengutamakan masyarakat sekitar yang masih membutuhkan bantuan.

“Kalau mengumpulkan uang (di Surabaya), tapi mengeluarkan zakat kadang ke luar dari Kota Surabaya. Padahal tetangga sendiri itu masih ada yang tidak punya,” ujar Wali Kota Eri.

BACA JUGA:  Eri Pastikan Semua Wilayah Surabaya Teraliri Air Secara Merata pada 2025

Karena itu, ia menegaskan akan menindak tegas Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang tidak transparan dalam pelaporan atau tidak memprioritaskan warga lokal sebagai penerima manfaat. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) untuk memperkuat pengawasan administrasi dan laporan penyaluran zakat.

“Karena saya bilang janganlah mengambil zakatnya orang Surabaya yang (kemudian) dikeluarkan untuk (warga) luar Kota Surabaya. Karena di Surabaya masih banyak yang tidak mampu,” tegasnya.

Menurutnya, setiap LAZ memiliki kewajiban untuk melaporkan secara rinci penerima manfaat dari dana yang dihimpun. Jika terdapat lembaga yang tidak mematuhi aturan, sanksi administratif hingga penutupan dapat diberlakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA:  Eri Cahyadi: Mutasi Pejabat Pemkot Surabaya Bukan karena Kesalahan

“Maka saya tertibkan, saya kencangkan lagi. Saya tanya sama Kemenag, kalau misal dia tidak mau, bagaimana aturannya. Aturannya dia gak mau bisa ditutup, kalau dia tidak menjalankan,” tuturnya.

“Tapi saya berharapnya, yang mengetahui terkait ZIS itu adalah lembaga amil zakat. Maka ambilah (ZIS) itu di seluruh Surabaya, tapi keluarkan dulu untuk orang Surabaya,” imbuhnya.

Selain menekankan tata kelola zakat, Wali Kota Eri juga mengingatkan pentingnya solidaritas sosial untuk mencegah kesenjangan ekonomi di masyarakat. Ia pun mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) dan warga yang mampu untuk lebih peka terhadap kondisi lingkungan sekitar.

BACA JUGA:  Tampung Pasien Covid-19, Jajaran UPT Asrama Haji Dapat Penghargaan

“Kenapa saya bilang begini di hari ini, karena Garage Day ini sebenarnya bagian dari menyalurkan sebagian rezeki. Dan hari ini itu malah luar biasa, lebih besar dari tahun kemarin,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Eri turut mengapresiasi meningkatnya partisipasi ASN dalam kegiatan Garage Day tahun ini dibandingkan sebelumnya.

“Karena sebenarnya sebagian harta kita itu adalah milik orang-orang yang berhak, yang dititipkan oleh Tuhan, Gusti Allah kepada kita. Maka kita punya kewajiban untuk mengeluarkan,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Eri CahyadiLAZWali Kota SurabayaWarga Miskin Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Peringati Hari Kartini 2026, Gubernur Khofifah Ajak Bergerak Bersama Turunkan Angka Kematian Ibu

Selasa, 21 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meluncurkan program Medical Tourism dan Bakti Sosial Terintegrasi.

Wali Kota Eri Cahyadi Luncurkan Medical Tourism Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026
Eka Hardiyanti Suteja (35), satu-satunya sopir perempuan Suroboyo Bus.

Semangat Kartini: Kisah Eka, Sopir Perempuan Suroboyo Bus yang Betah di Jalanan

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi

Data DTSEN Menyusut 34 Ribu, 147.545 KK di Surabaya Masih Dinonaktifkan

Senin, 20 April 2026

Berita Terkini

Peringati Hari Kartini 2026, Gubernur Khofifah Ajak Bergerak Bersama Turunkan Angka Kematian Ibu

Selasa, 21 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meluncurkan program Medical Tourism dan Bakti Sosial Terintegrasi.

Wali Kota Eri Cahyadi Luncurkan Medical Tourism Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026
Eka Hardiyanti Suteja (35), satu-satunya sopir perempuan Suroboyo Bus.

Semangat Kartini: Kisah Eka, Sopir Perempuan Suroboyo Bus yang Betah di Jalanan

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi

Data DTSEN Menyusut 34 Ribu, 147.545 KK di Surabaya Masih Dinonaktifkan

Senin, 20 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, saat launching Kampung Pancasila 2026 di RW 2 Krembangan Bhakti, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan.

Pemkot Surabaya Gaspol Kampung Pancasila, 12 Ribu ASN dan Pemuda Turun Dampingi 1.361 RW

Senin, 20 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In