• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Senin, 6 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Momen Imlek, Khofifah Ajak Perkuat Toleransi dan Harmoni Jelang Ramadan

by Redaksi
Selasa, 17 Februari 2026

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Perayaan Tahun Baru Imlek menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai toleransi, saling menghargai, dan menghormati di tengah keberagaman masyarakat. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat persatuan dan persaudaraan dalam harmoni, khususnya di Jawa Timur yang dikenal sebagai daerah multi kultur dan kebhinekaan.

Menurut Khofifah, perayaan Imlek bukan hanya dirasakan oleh masyarakat Tionghoa, tetapi juga menjadi momen refleksi bersama tentang pentingnya hidup berdampingan secara damai. Ia menekankan bahwa semangat kebersamaan harus terus dijaga agar kerukunan tetap terpelihara.

“Perbedaan adalah kekuatan. Kita harus terus menumbuhkan sikap toleransi, saling menghormati, dan menghargai agar persatuan dan persaudaraan dalam harmoni keberagaman di Jawa Timur dapat terus terjaga,” ujarnya.

BACA JUGA:  Percepat Pengendalian Inflasi di Jatim, Khofifah Paparkan Tujuh Solusi

Khofifah berharap nilai-nilai _understanding_ atau kesepahaman, _respect_ atau saling menghormati, serta _trust_ atau saling percaya dapat terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, ketiga nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang damai dan sejahtera.

Ia menjelaskan bahwa Jawa Timur selama ini dikenal sebagai provinsi dengan tingkat kerukunan yang baik antarumat beragama dan antarkelompok masyarakat. Kondisi tersebut harus terus dijaga melalui dialog, gotong royong, serta saling pengertian dalam menghadapi berbagai dinamika sosial.

“Mari kita rawat kebersamaan ini agar Jawa Timur tetap menjadi rumah yang nyaman bagi semua. Dengan saling percaya dan menghormati, kita bisa menghadapi berbagai tantangan dengan lebih kuat,” katanya.

BACA JUGA:  Tiga Menteri Dukung Usaha Mahasiswa ITS Melalui NIB Sistem OSS

Khofifah juga mengaitkan semangat Imlek dengan persiapan menyambut bulan suci Ramadhan yang akan segera tiba. Ia mengajak masyarakat menjadikan momen ini sebagai pengingat untuk meningkatkan kualitas diri, baik secara spiritual maupun sosial.

Menurutnya, nilai toleransi yang diperkuat saat perayaan Imlek dapat menjadi bekal penting dalam menyambut Ramadhan, sehingga kesalehan tidak hanya terwujud dalam ibadah pribadi tetapi juga dalam hubungan sosial yang harmonis.

“Menjelang Ramadhan, mari kita perkuat kesalehan sosial di tengah kerukunan umat. Dengan suasana yang penuh saling menghargai, ibadah akan terasa lebih khusyuk dan membawa kedamaian bagi semua,” tutur Khofifah.

Ia menambahkan bahwa menjaga kerukunan merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah tetapi juga seluruh masyarakat. Melalui sikap terbuka dan saling memahami, diharapkan potensi konflik dapat diminimalkan dan kebersamaan semakin kokoh.

BACA JUGA:  Seluruh Kabupaten/Kota di Jatim Diharapkan Bertransformasi Jadi Smart City

Khofifah optimistis semangat toleransi yang tumbuh dalam berbagai momentum keagamaan akan semakin memperkuat persatuan bangsa. Ia mengajak masyarakat untuk terus menebarkan kebaikan dan memperkuat solidaritas, sehingga Jawa Timur tetap menjadi contoh daerah yang rukun dalam keberagaman.

Dengan menghidupkan nilai _understanding_, _respect_, dan _trust_, Khofifah berharap masyarakat dapat menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan penuh kedamaian. Harmoni yang terjaga diyakini akan menghadirkan suasana kondusif bagi pembangunan serta kesejahteraan bersama di tengah keberagaman yang menjadi kekuatan utama Jawa Timur. (ST11)

Tags: Gubernur KhofifahImlekRamadanToleransi
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Nilai Transaksi Ekonomi KTH Jatim TW I 2026 Capai Rp 367,95 Miliar

Senin, 6 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Gubernur Khofifah Ajak SPPG Perkuat Tata Kelola MBG di Daerah

Sabtu, 4 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Jadi Keynote Speaker Jatim Talk, Gubernur Khofifah Ungkap Berbagai Hal Strategis Hadapi Dinamika Global

Sabtu, 4 April 2026

Wajah Baru Lapangan Rangkah: Dari Debu Jadi Kebanggaan, Upaya Pemkot Surabaya Tekan Kecanduan Gadget Anak

Sabtu, 4 April 2026

Berita Terkini

Nilai Transaksi Ekonomi KTH Jatim TW I 2026 Capai Rp 367,95 Miliar

Senin, 6 April 2026
Foto ilustrasi

Rusunami Surabaya Dibanderol Mulai Rp 100 Jutaan

Senin, 6 April 2026
Foto ilustrasi

Pemkot Surabaya Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal, Perkuat Akses Industri dan Ekspor

Minggu, 5 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Gerakkan Ekonomi Warga, Wali Kota Eri Cahyadi Fokus Koneksi Infrastruktur Jalan di Tahun 2026-2027

Minggu, 5 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Pemkot Surabaya Dorong Kinerja BUMD Lebih Sehat

Minggu, 5 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In