• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 26 Mei 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Ekbis

Kendalikan Inflasi Menjelang Ramadan, Pemkot Surabaya Gencarkan Panen Cabai Lokal

by Redaksi
Kamis, 12 Februari 2026
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) bersama Kelompok Tani (Poktan) Sendang Biru menggelar panen cabai rawit.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) bersama Kelompok Tani (Poktan) Sendang Biru menggelar panen cabai rawit.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA –Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) bersama Kelompok Tani (Poktan) Sendang Biru menggelar panen cabai rawit pada Kamis (12/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri, khususnya untuk komoditas cabai.

Kepala DKPP Kota Surabaya, Antiek Sugiharti mengatakan bahwa panen yang dilakukan saat ini merupakan hasil tanam sejak Oktober tahun lalu. Hal ini disiapkan secara khusus untuk mengantisipasi lonjakan harga cabe yang kerap terjadi menjelang bulan puasa.

Antiek menjelaskan bahwa saat ini harga cabe di pasar mulai merangkak naik, berkisar antara Rp70.000 hingga Rp85.000 per kilogram. Namun, dengan adanya hasil panen dari kelompok tani lokal, tekanan permintaan ke pasar diharapkan dapat berkurang.

BACA JUGA:  Surabaya Rumah Bersama, Warga Diminta Jaga Iklim Kondusif dan Tolak Tindakan Anarkis

“Ini adalah panen ketujuh dari Poktan Sendang Biru. Dengan populasi sekitar 1.300 pohon, potensi hasilnya cukup signifikan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga sekitar. Jenis yang ditanam adalah varietas Ori, yang memiliki kualitas terbaik dan harga paling tinggi di pasaran,” ujar Antiek.

Selain mengandalkan kelompok tani, Antiek juga mengajak masyarakat melalui gerakan “Satu Rumah Dua Pohon” yang disinergikan dengan program Kampung Pancasila.

Menurutnya, jika setiap rumah tangga menanam minimal dua pohon cabe, maka mereka tidak perlu lagi membeli ke pasar saat harga melambung. “Ini akan sangat membantu menstabilkan harga secara makro,” tambahnya

BACA JUGA:  Upaya Pemkot Surabaya Kendalikan Harga Bahan Pokok, Jaga Pasokan dari Hulu

Menanggapi kenaikan harga beberapa komoditas seperti telur dan daging ayam menjelang bulan Ramadan Pemkot Surabaya bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus melakukan intervensi melalui, Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Operasi Pasar, pengawasan persedian stok bersama kementerian terkait.

“Dalam kegiatan kali ini, kami juga melakukan pengendalian hama tikus secara terpadu bersama UPT Proteksi Tanaman Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur untuk menjaga produktivitas lahan,” imbuhnya.

Menjelang bulan Ramadan, Antiek memastikan bahwa seluruh komoditas pangan di Kota Pahlawan dalam kondisi aman dan tersedia. Melalui sinergi yang dilakukan, pihaknya optimis inflasi komoditas cabe dapat terkendali selama masa Ramadan dan Idulfitri tahun ini.

“Hasil pemantauan kami, seluruh komoditas pangan di Surabaya dalam kondisi aman. Masyarakat kami imbau untuk belanja dengan bijak sesuai kebutuhan, tidak perlu panic buying,” tegas Antiek.

BACA JUGA:  Satu Abad Pondok Modern Darussalam Gontor, Gubernur Khofifah: Kontribusi Gontor Sangat Besar dalam Membangun Peradaban Kemanusiaan

Ditemui, di lokasi yang sama, Suprapto (67), salah satu anggota Poktan Sendang Biru mengaku, rutin memanen cabe rawit setiap 5 hari sekali dengan hasil 6 hingga 8 kilogram untuk sekali panen.

Berbeda dengan harga pasar yang tinggi, Suprapto memilih menjual hasil panennya kepada warga sekitar dengan harga lebih terjangkau, yakni Rp 70.000 per kilogram.

“Banyak warga yang sudah pesan. Kalau di pasar bisa Rp85.000, saya jual Rp70.000 untuk membantu tetangga. Meskipun ada kendala virus kuning pada tanaman, dukungan bibit dari Pemkot Surabaya selama ini sangat membantu kami,” kata Suprapto. (ST01)

Tags: Cabai LokalInflasiPemkot SurabayaRamadan
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026 di PT Kareb Alam Sejahtera Mitra Produksi Sigaret Dander Desa Ngumpak ,Kabupaten Bojonegoro.

Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp 901 Juta untuk Buruh Pabrik Rokok Lintas Wilayah di Bojonegoro

Selasa, 26 Mei 2026
Banyak wali murid berkonsultasi di posko SPMB terkait penerimaan siswa baru. Berdasarkan kuota yang ada di Dinas Pendidikan, semua anak usia sekolah di Surabaya tidak ada yang tidak sekolah untuk tahun 2026

Lebih Adil dan Transparan, SPMB Surabaya 2026 Hadir dengan Sistem Terintegrasi Adminduk

Selasa, 26 Mei 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar parawansa saat di sentra peternak sapi hewan kurban milik H. Wariyanto di Desa Semutan Pomahan, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.

Gubernur Khofifah Tinjau Sentra Ternak Sapi di Bojonegoro

Selasa, 26 Mei 2026

Masa Uji Coba SPMB Surabaya, Ribuan Orang Tua Murid Manfaatkan Posko Dispendik

Selasa, 26 Mei 2026

Berita Terkini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026 di PT Kareb Alam Sejahtera Mitra Produksi Sigaret Dander Desa Ngumpak ,Kabupaten Bojonegoro.

Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp 901 Juta untuk Buruh Pabrik Rokok Lintas Wilayah di Bojonegoro

Selasa, 26 Mei 2026
Banyak wali murid berkonsultasi di posko SPMB terkait penerimaan siswa baru. Berdasarkan kuota yang ada di Dinas Pendidikan, semua anak usia sekolah di Surabaya tidak ada yang tidak sekolah untuk tahun 2026

Lebih Adil dan Transparan, SPMB Surabaya 2026 Hadir dengan Sistem Terintegrasi Adminduk

Selasa, 26 Mei 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar parawansa saat di sentra peternak sapi hewan kurban milik H. Wariyanto di Desa Semutan Pomahan, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.

Gubernur Khofifah Tinjau Sentra Ternak Sapi di Bojonegoro

Selasa, 26 Mei 2026

RPH Surabaya Pastikan Pemotongan Kurban Iduladha 2026 Higienis, Transparan, dan Sesuai Syariat

Selasa, 26 Mei 2026

Masa Uji Coba SPMB Surabaya, Ribuan Orang Tua Murid Manfaatkan Posko Dispendik

Selasa, 26 Mei 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In