• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 13 Februari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Disertasi Doktor ITS Gagas Model Penyembuhan Kanker Anak

by Redaksi
Kamis, 12 Februari 2026

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali melahirkan inovasi melalui riset disertasi doktoral sivitasnya. Kali ini, dosen Departemen Desain Interior ITS Dr Anggra Ayu Rucitra ST MMT dalam disertasinya menggagas model lingkungan penyembuhan bagi pasien kanker anak melalui pendekatan multisensory healing model.

Disertasi berjudul Model Lingkungan Penyembuhan Pasien Kanker Anak Melalui Stimulasi Multisensori Adaptif ini berhasil dipertahankan dalam sidang promosi doktor di Departemen Arsitektur ITS, Senin (9/2) lalu. Dalam prosesnya, riset ini dibimbing oleh promotor Ir Purwanita Setijanti MSc PhD dan ko-promotor Dr Asri Dinapradipta MBEnv. Penelitian ini menempatkan teori multisensory architecture sebagai landasan utama untuk menciptakan pengalaman tubuh yang utuh atau embodied experience.

BACA JUGA:  FIJ Bojonegoro Promosikan Produk IKM di Gresik

Motivasi penelitian bermula dari pengalaman personal Anggra saat menyaksikan perjuangan putra sahabatnya melawan kanker. Perempuan yang juga alumnus S1 Desain Produk Industri bidang studi Desain Interior ITS ini menyadari betapa pentingnya dukungan lingkungan fisik fasilitas kesehatan terhadap kondisi psikologis pasien. “Ruang-ruang dalam fasilitas kesehatan bisa memengaruhi psikologis dan mendukung proses penyembuhan dalam ranah palliative care,” ungkapnya.

Untuk memperdalam analisisnya, Anggra juga melakukan lab internship terkait riset disertasinya di Shibaura Institute of Technology, Tokyo, Jepang pada Februari 2023 lalu. Dari sana, ia menyusun model integrasi antara faktor internal pasien dengan atribut lingkungan fisik. Atribut tersebut meliputi pencahayaan, warna, material, tekstur, suhu, hingga kualitas kenyamanan ruang yang membentuk persepsi dan emosi pengguna.

BACA JUGA:  Usia 20 Tahun, Qonita Jadi Wisudawan Termuda di Wisuda ke-128 ITS

Secara praktis, penelitian dosen dengan riwayat pendidikan multidisipliner ini memberikan alternatif pedoman perancangan ruang fasilitas kesehatan paliatif anak berbasis evidence-based design. Model ini diharapkan menjadi referensi bagi arsitek dan pengelola fasilitas kesehatan dalam menciptakan lingkungan yang suportif. “Penelitian ini juga menghasilkan daftar faktor multisensori spesifik yang relevan untuk ruang kemoterapi anak di konteks Indonesia,” tambah mantan Kepala Unit Komunikasi Publik ITS ini.

Inovasi yang dikembangkan Anggra ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Selain poin ke-3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, riset ini juga mendukung poin ke-10 mengenai Berkurangnya Kesenjangan. Hal ini sejalan dengan prinsip inklusivitas desain bagi kelompok rentan, yakni anak-anak dengan kebutuhan khusus. Anggra berharap, ke depan akan ada pendalaman studi yang lebih fokus pada lingkungan penyembuhan yang inklusif. (ST05)

BACA JUGA:  Buka Peluang Survei Ekspor Energi, ITS-Sun Cable Teken MoU
Tags: DisertasiDoktorITSlPenyembuhan Kanker
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Pemkot Surabaya Sigap Tangani Lansia Tinggal di Gubuk 1×2 Meter di Tambaksari

Kamis, 12 Februari 2026
Foto ilustrasi

Rayakan Imlek di Kya-Kya Chunjie Fest 2026, Pemkot Surabaya Hadirkan Budaya Pecinan

Kamis, 12 Februari 2026
Bunda Literasi Kota Surabaya, Rini Indriyani

Pemkot Surabaya Ajak Orang Tua Tanamkan Literasi Anak Lewat Membaca Nyaring

Kamis, 12 Februari 2026

Pemkot Surabaya Bersama Balai Besar POM Gelar Vaksinasi HPV, Perkuat Perlindungan Perempuan dari Kanker Serviks

Kamis, 12 Februari 2026

Berita Terkini

Pemkot Surabaya Sigap Tangani Lansia Tinggal di Gubuk 1×2 Meter di Tambaksari

Kamis, 12 Februari 2026
Foto ilustrasi

Rayakan Imlek di Kya-Kya Chunjie Fest 2026, Pemkot Surabaya Hadirkan Budaya Pecinan

Kamis, 12 Februari 2026
Prosesi pemakaman jenazah Ketua DPRD Kota Surabaya Dominikus Adi Sutarwijono.

Lepas Kepergian Ketua DPRD Surabaya, Wali Kota Eri Cahyadi Lanjutkan Perjuangan untuk Masyarakat Miskin

Kamis, 12 Februari 2026
Bunda Literasi Kota Surabaya, Rini Indriyani

Pemkot Surabaya Ajak Orang Tua Tanamkan Literasi Anak Lewat Membaca Nyaring

Kamis, 12 Februari 2026
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) bersama Kelompok Tani (Poktan) Sendang Biru menggelar panen cabai rawit.

Kendalikan Inflasi Menjelang Ramadan, Pemkot Surabaya Gencarkan Panen Cabai Lokal

Kamis, 12 Februari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In