• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 7 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Khofifah Tegaskan Peran Nahdlatul Ulama Sebagai Pilar Persatuan Indonesia

by Redaksi
Minggu, 8 Februari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri puncak peringatan satu abad Nahdlatul Ulama

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri puncak peringatan satu abad Nahdlatul Ulama

SURABAYATODAY.ID, MALANG – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri puncak peringatan satu abad Nahdlatul Ulama (NU) dalam rangkaian Mujahadah Kubro yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, Minggu (8/2).
Mujahadah Kubro yang  berlangsung selama dua hari yaitu 7–8 Februari 2026, diikuti puluhan ribu warga Nahdliyin dari berbagai daerah. Kegiatan diisi doa bersama, dzikir, serta refleksi kebangsaan dengan tema “Memperkokoh Jam’iyyah, Tradisi, dan Kontribusi dalam Mengembangkan Peradaban.”
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama telah membuktikan diri sebagai organisasi keagamaan dan kebangsaan yang mampu bertahan dan terus relevan selama satu abad perjalanan bangsa Indonesia. NU dinilai konsisten menjaga tradisi, toleransi, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan peradaban nasional.
“NU mengedepankan Islam moderasi, Islam wasathiyah, yang menjaga toleransi, tradisi kenusantaraan dan turut berkontribusi mengembangkan peradaban lewat lembaga-lembaga pendidikan,” ujarnya.
Ia menyebutkan, NU memiliki jaringan pesantren yang sangat luas, baik pesantren tradisional maupun modern, yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Pesantren-pesantren tersebut menjadi pusat pengembangan keilmuan Islam sekaligus ruang pembentukan karakter umat.
“Banyak pesantren sebagai tempat bertumbuh, mengembangkan peradaban,  membekali pribadi-pribadi dengan ilmu pengetahuan dan ilmu agama,” jelasnya.
Lebih lanjut, Khofifah menegaskan bahwa di usia satu abad, NU telah tumbuh menjadi rumah besar umat yang memberdayakan dan mengayomi masyarakat lintas latar belakang. Semangat Islam moderasi yang terus dirawat NU dinilainya menjadi perekat dalam keberagaman Indonesia.
“Ibarat rumah, NU itu rumah besar, yang kokoh dan penuh toleransi, mampu memberikan keteduhan dan kenyamanan,” katanya.
Menurut Khofifah, dinamika internal yang terjadi dalam perjalanan NU justru menjadi kekuatan, karena organisasi ini mampu menjaga keharmonisan serta merangkul berbagai kalangan, termasuk pihak di luar NU, untuk bersama-sama merawat persatuan bangsa.
“NU terbuka dengan banyak hal, teguh menjaga tradisi dan mengedepankan rahmatan lil alamin,” jelasnya.
Sebagai Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU, Khofifah juga menegaskan bahwa NU telah melalui perjalanan panjang dan kini berada pada fase penting untuk merawat sekaligus melanjutkan warisan perjuangan para pendirinya.
“NU  menjadi wadah kekuatan besar dan strategis  bagi bangsa Indonesia,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa Jam’iyyah Nahdlatul Ulama yang didirikan pada tahun 1926 tidak diperuntukkan bagi kelompok tertentu semata, melainkan untuk seluruh umat Islam di Indonesia.
“NU bukan hanya untuk orang-orang yang memahami Ahlussunnah wal Jamaah secara khusus, tetapi menjadi rumah umat Islam secara keseluruhan,” tegasnya.
Di sisi lain, Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Kota Malang. Ia menyebut dukungan datang tidak hanya dari warga Nahdliyin, tetapi juga dari berbagai elemen masyarakat.
“Sekolah-sekolah di sekitar Stadion Gajayana, bahkan pengurus gereja, dengan penuh kearifan dan toleransi bersedia menyesuaikan jadwal kegiatan demi kelancaran Mujahadah Kubro ini,” ungkapnya.
Atas nama warga NU Jawa Timur, Gus Kikin juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Malang atas potensi ketidaknyamanan selama rangkaian kegiatan berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Malang dan mohon maaf apabila selama beberapa hari ini terdapat gangguan aktivitas,” pungkasnya. (ST11)
BACA JUGA:  Dispendik Surabaya Bagikan Seragam Sekolah Gratis Siswa Keluarga Miskin Kelas I dan VII
Tags: Gubernur KhofifahNahdlatul UlamaPersatuan IndonesiaPresiden Prabowo Subianto
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Salah satu momen penyerahan penyampaian pendapat Pansus terhadap LKPJ Tahun Anggaran 2025 di Gedung DPRD Provinsi Jawa Timur.

Khofifah Berkomitmen Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Jatim yang Transparan dan Akuntabel

Senin, 6 April 2026
Salah satu Tes Kemampuan Akademik di sekolah di Surabaya.

Hari Pertama TKA SMP 2026 di Surabaya Berjalan Lancar

Senin, 6 April 2026
Foto ilustrasi, Pemkot Surabaya siapkan pendampingan UMKM dan alternatif kemasan

Antisipasi Kenaikan Harga Plastik, Pemkot Surabaya Siapkan Pendampingan UMKM dan Alternatif Kemasan

Senin, 6 April 2026
Bunda PAUD Kota Surabaya, Rini Indriyani

Pemkot Surabaya Tambah Tiga PAUD Negeri Baru, Target Operasional Tahun Ajaran 2026/2027

Senin, 6 April 2026

Berita Terkini

Salah satu momen penyerahan penyampaian pendapat Pansus terhadap LKPJ Tahun Anggaran 2025 di Gedung DPRD Provinsi Jawa Timur.

Khofifah Berkomitmen Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Jatim yang Transparan dan Akuntabel

Senin, 6 April 2026
Salah satu Tes Kemampuan Akademik di sekolah di Surabaya.

Hari Pertama TKA SMP 2026 di Surabaya Berjalan Lancar

Senin, 6 April 2026
Foto ilustrasi, Pemkot Surabaya siapkan pendampingan UMKM dan alternatif kemasan

Antisipasi Kenaikan Harga Plastik, Pemkot Surabaya Siapkan Pendampingan UMKM dan Alternatif Kemasan

Senin, 6 April 2026
Bunda PAUD Kota Surabaya, Rini Indriyani

Pemkot Surabaya Tambah Tiga PAUD Negeri Baru, Target Operasional Tahun Ajaran 2026/2027

Senin, 6 April 2026
Pertemuan belasan orang perwakilan pemilik lyn untuk mediasi terkait penertiban angkutan umum di Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ).

Pemkot Surabaya Fasilitasi Pendampingan Pengurusan Izin KIR-Trayek bagi Pemilik Lyn

Senin, 6 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In