• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Senin, 19 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Ratusan Pemilik Rumah Bongkar Sendiri Bangunannya di Sungai Kalianak, Begini Respons Wali Kota Surabaya

by Redaksi
Senin, 29 Desember 2025
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat inspeksi mendadak di kawasan Sungai Kalianak.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat inspeksi mendadak di kawasan Sungai Kalianak.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Sungai Kalianak pada Senin (29/12/2025). Sidak ini dilakukan untuk memantau langsung progres normalisasi sungai sepanjang 3 kilometer yang bertujuan untuk mengentaskan persoalan banjir dan rob di wilayah Tambak Asri serta Kalianak.

Dalam tinjauan tersebut, Wali Kota Eri Cahyadi menekankan bahwa solusi untuk mengatasi genangan di wilayah tersebut adalah mengembalikan fungsi sungai ke lebar semula, yakni 18,6 meter.

Saat ini, tercatat sekitar 400 bangunan lebih telah dibongkar untuk proses pelebaran dari tahap satu dan dua, jumlah ini dari total target sekitar 1.000 bangunan hingga ke titik ujung sungai. Normalisasi dilakukan pada dua sisi kawasan, yakni Krembangan dan Asemrowo.

BACA JUGA:  Turun dari Kereta Kencana, Eri Cahyadi-Rini Indriyani Sapa Warga

Menariknya, proses pembongkaran ribuan bangunan di sepanjang bantaran sungai ini berlangsung kondusif tanpa gejolak. Oleh karena itu, Wali Kota Eri Cahyadi mengapresiasi warga yang dengan ikhlas membongkar bangunannya sendiri demi kepentingan umum.

“Saya matur nuwun sangat (terima kasih sekali) kepada warga. Ada yang rumahnya baru dibangun habis Rp 120  juta, dua lantai, tapi ikhlas dibongkar sendiri karena menyadari ini untuk kepentingan yang lebih luas agar tidak banjir lagi. Inilah hebatnya warga Surabaya, semuanya dilakukan dengan rasa kekeluargaan,” ujar Wali Kota Eri Cahyadi saat berada di lokasi.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) menghindari pendekatan kekerasan atau pemaksaan. Baginya, warga Kota Pahlawan adalah keluarga, dan Surabaya adalah rumah bersama.

BACA JUGA:  Waspadai Aksi Curat dan Curanmor Jelang Lebaran

“Pelebaran ini tidak pernah saya gembar-gemborkan sebelumnya karena saya menjaga betul perasaan warga. Kita bicara dari hati ke hati. Jika kita pakai cara menang-menangan, banjir tidak akan selesai. Tapi dengan keikhlasan, normalisasi bisa jalan,” tambahnya.

Meski rumah tinggal dibongkar secara mandiri oleh warga, Wali Kota Eri Cahyadi memberikan pengecualian untuk fasilitas umum seperti musala atau tempat ibadah yang terkena dampak akan diperbaiki.

“Untuk musala yang terdampak pelebaran sungai ini, Pemkot akan memperbaiki. Bangunan sisanya kita besarkan, kita buat dua lantai agar warga lebih nyaman beribadah,”tegasnya.

Wali Kota yang biasa disapa Cak Eri itu, menerangkan bahwa pasca pembongkaran akan dilakukan pemasangan pelengsengan (dinding penahan sungai) di sepanjang Sungai Kalianak. Selain untuk fungsi drainase, kawasan tersebut akan ditata ulang untuk menghilangkan kesan kumuh.

BACA JUGA:  Wali Kota Eri Bakal Gelar Diskusi dengan para Pejabat Pemkot Surabaya Tiap Pekan

“Setelah pelengsengan selesai, lingkungan ini akan kita tata lagi. Harapannya tidak ada lagi kesan kumuh. Bahkan, kami berencana menjadikan beberapa titik di Sungai Kalianak sebagai tempat wisata baru,” ungkap Wali Kota Eri.

Dengan kembalinya lebar sungai menjadi 18,6 meter, daya tampung air akan meningkat drastis, sehingga diharapkan wilayah Kalianak dan sekitarnya tidak lagi terdampak banjir rob.

“Ini adalah bukti kolaborasi. Saya minta tolong kepada seluruh warga Surabaya, ayo dijaga kerukunan ini. Jangan mudah diprovokasi. Membangun Surabaya itu butuh hati dan gotong royong,”pungkasnya. (ST01)

Tags: Eri CahyadiNormalisasi SungaiSungai Kalianak
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

(dari kiri) Prof Dr rerpol Heri Kuswanto SSi MSi, Prof Adi Setyo Purnomo SSi MSc PhD, DRPM ITS Fadlilatul Taufany ST PhD, Dr Sri Fatmawati SSi MSc PhD, Dr rernat Ir Ruri Agung Wahyuono.

ITS Jadi Salah Satu Penerima Terbanyak Hitachi Innovation Awards

Senin, 19 Januari 2026

Targetkan 5.250 UMKM di 2026, Dinkopumdag Surabaya Fokus Tingkatkan Omzet dan Kualitas Produk

Senin, 19 Januari 2026

Perkuat Peran Perguruan Tinggi, ITS Ikuti Taklimat Presiden RI

Senin, 19 Januari 2026

Realisasi Investasi Jatim Tembus Rp 147,7 Triliun Sepanjang Tahun 2025

Senin, 19 Januari 2026

Berita Terkini

(dari kiri) Prof Dr rerpol Heri Kuswanto SSi MSi, Prof Adi Setyo Purnomo SSi MSc PhD, DRPM ITS Fadlilatul Taufany ST PhD, Dr Sri Fatmawati SSi MSc PhD, Dr rernat Ir Ruri Agung Wahyuono.

ITS Jadi Salah Satu Penerima Terbanyak Hitachi Innovation Awards

Senin, 19 Januari 2026

Targetkan 5.250 UMKM di 2026, Dinkopumdag Surabaya Fokus Tingkatkan Omzet dan Kualitas Produk

Senin, 19 Januari 2026

Perkuat Peran Perguruan Tinggi, ITS Ikuti Taklimat Presiden RI

Senin, 19 Januari 2026

Realisasi Investasi Jatim Tembus Rp 147,7 Triliun Sepanjang Tahun 2025

Senin, 19 Januari 2026

Khofifah Hadiri Rakernas IKA UNAIR 2025–2030

Minggu, 18 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In