• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 20 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Arumi Bachsin Tegaskan Intervensi Gizi dan Penguatan Kelembagaan Jadi Fokus Percepatan Penurunan Stunting di Jatim

by Redaksi
Senin, 24 November 2025
Ketua Posyandu Jawa Timur, Arumi Bachsin

Ketua Posyandu Jawa Timur, Arumi Bachsin

SURABAYATODAY.ID, JEMBER – Ketua Posyandu Jawa Timur, Arumi Bachsin menegaskan bahwa intervensi gizi yang tepat sasaran serta penguatan kelembagaan Posyandu menjadi dua fokus utama dalam percepatan penurunan stunting di Jawa Timur.

Hal itu disampaikan Arumi saat membuka kegiatan “Penguatan Kelembagaan Posyandu melalui Pemberdayaan Kader dan Pemberian Bahan Makanan Tambahan Balita dalam rangka Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Jawa Timur Tahun 2025” yang digelar di Aula PB. Soedirman Pemerintah Kabupaten Jember, Senin (24/11).

Dalam sambutannya, Arumi menegaskan bahwa penguatan kelembagaan Posyandu merupakan implementasi dari Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu yang menekankan peran Posyandu sebagai layanan masyarakat berbasis 6 bidang SPM (Standar Pelayanan Minimal).

BACA JUGA:  Lomba Masak, Arumi Apresiasi Ratusan Peserta Berkreasi Ciptakan Inovasi Menu Masakan Ikan

“Posyandu harus menjadi institusi layanan yang kuat, bukan hanya tempat penimbangan balita. Posyandu juga harus menjadi pusat edukasi keluarga dan penggerak perubahan perilaku kesehatan,” tegas Arumi.

Arumi menjelaskan bahwa penguatan kelembagaan mencakup peningkatan tata kelola, standardisasi layanan, serta memastikan bahwa seluruh intervensi baik gizi spesifik maupun sensitif tepat sasaran dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Arumi memberikan apresiasi tinggi kepada para kader Posyandu dan tenaga kesehatan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pencegahan stunting.

“Kader Posyandu adalah ujung tombak pelayanan. Dengan kapasitas yang semakin kuat, para kader dapat memastikan intervensi sampai ke rumah tangga dan memberikan dampak nyata,” ungkap Arumi.

BACA JUGA:  Cantika Wahono Dilantik Sebagai Ketua TP PKK Bojonegoro

Ia menekankan bahwa pemberdayaan kader sangat penting untuk memastikan Posyandu semakin efektif menjalankan fungsi edukasi, deteksi dini, pendampingan keluarga, hingga pemantauan tumbuh kembang balita.

Ia juga menyoroti pentingnya intervensi gizi tepat sasaran. Melalui program pemberian Bahan Makanan Tambahan (BMT), balita dapat memperoleh tambahan nutrisi sekaligus meningkatkan kesadaran orang tua akan pola makan sehat.

“Intervensi gizi harus menjangkau sasaran secara langsung. BMT adalah bentuk perhatian kita agar generasi Jawa Timur tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas,” jelasnya.

BACA JUGA:  Arumi Bachsin: Mengolahragakan Masyarakat dan Memasyarakatkan Olahraga

Arumi berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi gerakan kolaboratif berkelanjutan antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, TP PKK, Posyandu, dan masyarakat.

“Kita ingin memastikan bahwa keberhasilan penurunan stunting bukan hanya soal angka, tetapi tentang masa depan anak-anak kita,” ujarnya.

Menutup kegiatan, Arumi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang terus berkomitmen menurunkan angka stunting di Jawa Timur.

“Semoga kerja keras kita hari ini menjadi amal jariyah bagi kemajuan masyarakat dan kesejahteraan anak-anak Indonesia. Mari kita terus bergerak bersama untuk Jawa Timur bebas stunting,” pungkasnya. (ST02)

Tags: Arumi BachsinIntervensi GiziPenguatan KelembagaanPenurunan Stunting
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

(dari kiri) Prof Dr rerpol Heri Kuswanto SSi MSi, Prof Adi Setyo Purnomo SSi MSc PhD, DRPM ITS Fadlilatul Taufany ST PhD, Dr Sri Fatmawati SSi MSc PhD, Dr rernat Ir Ruri Agung Wahyuono.

ITS Jadi Salah Satu Penerima Terbanyak Hitachi Innovation Awards

Senin, 19 Januari 2026

Targetkan 5.250 UMKM di 2026, Dinkopumdag Surabaya Fokus Tingkatkan Omzet dan Kualitas Produk

Senin, 19 Januari 2026

Perkuat Peran Perguruan Tinggi, ITS Ikuti Taklimat Presiden RI

Senin, 19 Januari 2026

Realisasi Investasi Jatim Tembus Rp 147,7 Triliun Sepanjang Tahun 2025

Senin, 19 Januari 2026

Berita Terkini

(dari kiri) Prof Dr rerpol Heri Kuswanto SSi MSi, Prof Adi Setyo Purnomo SSi MSc PhD, DRPM ITS Fadlilatul Taufany ST PhD, Dr Sri Fatmawati SSi MSc PhD, Dr rernat Ir Ruri Agung Wahyuono.

ITS Jadi Salah Satu Penerima Terbanyak Hitachi Innovation Awards

Senin, 19 Januari 2026

Targetkan 5.250 UMKM di 2026, Dinkopumdag Surabaya Fokus Tingkatkan Omzet dan Kualitas Produk

Senin, 19 Januari 2026

Perkuat Peran Perguruan Tinggi, ITS Ikuti Taklimat Presiden RI

Senin, 19 Januari 2026

Realisasi Investasi Jatim Tembus Rp 147,7 Triliun Sepanjang Tahun 2025

Senin, 19 Januari 2026

Khofifah Hadiri Rakernas IKA UNAIR 2025–2030

Minggu, 18 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In