SURABAYATODAY.ID, SURABAYA— Dalam rangka meningkatkan ketertiban administrasi kependudukan serta memperbarui data sosial ekonomi masyarakat, Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Kelurahan Sumur Welut melaksanakan kegiatan pendataan langsung ke rumah-rumah warga. Pendataan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) ini dilaksanakan di wilayah Kelurahan Sumur Welut, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya.
Kegiatan yang dilakukan secara door to door ini melibatkan petugas dari Seksi Trantib yang mendata secara rinci kondisi sosial ekonomi warga. Data yang dihimpun meliputi biaya dan ID listrik, rata-rata pengeluaran listrik bulanan, kondisi fisik rumah (ruang tamu, tampak depan, MCK), jumlah kamar tidur, serta kesesuaian domisili dengan data kependudukan.
Selain itu, tim pendata juga mencatat data pendidikan anak, kepemilikan harta seperti perhiasan dan ternak, serta jumlah anggota keluarga. Pendataan turut disertai dengan foto dokumentasi responden, ruang keluarga, tampak depan rumah, dan fasilitas MCK sebagai bukti verifikasi lapangan.
Kepala Seksi Trantib Kelurahan Sumur Welut, Hari Purwanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat basis data warga yang akurat dan menyeluruh.
“Pendataan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi langkah nyata untuk memahami kondisi sosial ekonomi masyarakat Sumur Welut. Dengan data yang valid, kami bisa menyalurkan program seperti padat karya, pelatihan kerja, dan bantuan sosial secara tepat sasaran,” ujar Hari Purwanto.
Lebih lanjut, Hari menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi ajang untuk membangun kedekatan antara pemerintah kelurahan dan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap terjalin komunikasi dua arah antara warga dan kelurahan, sehingga berbagai persoalan sosial dapat teridentifikasi dan ditangani dengan cepat,” tambahnya.
Sementara itu, Lurah Sumur Welut, Elvan memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan pendataan yang dilakukan oleh tim Trantib. “Pendataan ini sangat penting untuk mewujudkan basis data warga yang valid dan terpercaya. Dengan data akurat, kelurahan dapat menyusun program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang lebih efektif dan transparan,” jelas Elvan.
Warga Sumur Welut menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka menilai pendataan semacam ini menunjukkan kepedulian pemerintah kelurahan terhadap kondisi nyata masyarakat, serta berharap hasilnya dapat menjadi dasar bagi program yang bermanfaat bagi warga.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, Kelurahan Sumur Welut berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan publik yang berbasis data, transparan, dan berpihak kepada kesejahteraan masyarakat.(ST11)





