• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Senin, 25 Mei 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Pemkot Surabaya Dampingi Korban Amputasi Ponpes Al Khoziny, Fokus Psikis hingga Karir

by Redaksi
Senin, 13 Oktober 2025
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA –Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berkomitmen untuk memberikan pendampingan bagi warga yang menjadi korban ambruknya bangunan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo. Pendampingan itu dilakukan terutama terhadap korban yang terpaksa diamputasi tangannya demi kepentingan evakuasi dan penyelamatan nyawa.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menegaskan pemkot tidak akan lepas tangan terhadap nasib warganya yang mengalami musibah berat tersebut.

“Terkait dengan korban, khususnya warga Surabaya yang mengalami amputasi akibat insiden di lokasi tersebut, pemerintah kota akan memberikan pendampingan penuh,” ujar Wali Kota Eri, Senin (13/10/2025).

BACA JUGA:  Covid-19 Meningkat; Opsi Terburuk, Pemkot Surabaya Siapkan Peti Mati

Wali Kota Eri menjelaskan, pendampingan yang diberikan tidak hanya berfokus pada pemulihan fisik, tetapi juga aspek mental dan kejiwaan, mengingat trauma yang dialami korban dan keluarga sangat besar.

“Kami akan memprioritaskan pendampingan psikologis bagi korban dan keluarga. Langkah awal ini sangat krusial. Setelah kondisi psikis korban berangsur membaik, stabil, dan ia bisa kembali normal, barulah kami akan melanjutkan dengan program pendampingan yang bersifat jangka panjang,” jelasnya.

Ia memahami kondisi fisik korban saat ini akan sangat mempengaruhi keberlanjutan hidup dan prospek pekerjaan di masa depan. Oleh karena itu, Pemkot Surabaya berkomitmen untuk merencanakan masa depan korban secara matang.

BACA JUGA:  Bupati Bojonegoro Membuka Musrenbang RKPD 2023

Semua rencana pendampingan komprehensif ini dilakukan mulai dari pemulihan mental hingga penentuan jalur pendidikan dan karier. Bahkan, pihaknya juga akan mendiskusikan secara mendalam dengan keluarga korban.

“Kami memahami bahwa kondisi ini sangat berat, dan tentu saja akan berdampak pada keberlanjutan hidup dan pekerjaan korban. Karena itu, kami akan memikirkan masa depannya, termasuk memastikan pendidikan korban tetap berjalan hingga lulus, dan setelah itu, terkait peluang kerjanya,” pungkasnya. (ST01)

Tags: AmputasinPonpes Al KhozinyPemkot Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyapa dan berdialog dengan pedagang di Pasar Banjarejo Kabupaten Bojonegoro.

Gubernur Khofifah Sapa dan Dialog dengan Pedagang Pasar Banjarejo Bojonegoro

Senin, 25 Mei 2026
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono saat menerima audiensi Koso Nippon.

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Koso Nippon, Bahas Program Review untuk Perkuat Efektivitas Program Pemerintah

Senin, 25 Mei 2026
Pro

Program “Kemis Mlipis” Curi Perhatian” Kemendikdasmen

Senin, 25 Mei 2026

Kemiskinan Ekstrem Jatim Tersisa 0,29 Persen

Senin, 25 Mei 2026

Berita Terkini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyapa dan berdialog dengan pedagang di Pasar Banjarejo Kabupaten Bojonegoro.

Gubernur Khofifah Sapa dan Dialog dengan Pedagang Pasar Banjarejo Bojonegoro

Senin, 25 Mei 2026
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono saat menerima audiensi Koso Nippon.

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Koso Nippon, Bahas Program Review untuk Perkuat Efektivitas Program Pemerintah

Senin, 25 Mei 2026
Pro

Program “Kemis Mlipis” Curi Perhatian” Kemendikdasmen

Senin, 25 Mei 2026

Kemiskinan Ekstrem Jatim Tersisa 0,29 Persen

Senin, 25 Mei 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberi pengarahan di salah satu rumah pompa. Pemkot Surabaya menambah tiga rumah pompa baru yang berada di kawasan Margorejo Indah, Dukuh Menanggal, dan Ahmad Yani.

Tiga Rumah Pompa Baru Perkuat Ikhtiar Surabaya Menuju Kota Bebas Banjir

Senin, 25 Mei 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In