• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 2 Mei 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Ekbis

Pemkot Surabaya Ajak Warga dan Petani Tanam Serentak, Kendalikan Harga Pangan Jelang Akhir Tahun

by Redaksi
Rabu, 20 Agustus 2025

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), bergerak cepat mengantisipasi lonjakan harga komoditas pangan, khususnya cabai dan bawang merah, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Sebagai langkah proaktif, Pemkot Surabaya menggelar gerakan tanam cabai dan bawang serentak yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari masyarakat umum hingga kelompok tani, di lahan Bekas Tanah Kas Desa (BTKD) Jambangan, Jalan Jambangan Kebon Agung no 46, Surabaya, Rabu (20/8/2025).

Kepala DKPP, Antiek Sugiharti, mengatakan bahwa inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Urban Farming Competition yang telah berjalan sebelumnya. Gerakan ini bukan hanya sebatas seremonial, tetapi sebuah strategi nyata untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga di pasar.

BACA JUGA:  Dapat Nomor Undian 1, Eri Cahyadi: Rakyat Selalu Jadi Nomor Satu

“Pagi ini tadi, tim TPID membuat kegiatan tindak lanjut. Jadi, Urban Farming Competition itu adalah gerakan menanam cabai dan bawang merah,” kata Antiek.

Program ini diawali dengan penanaman 1100 bibit cabai secara serentak di lahan aset milik Pemkot Surabaya. Penanaman ini dilakukan bersama dengan MBR dan anggota TPID. Selain itu, Pemkot juga mendistribusikan bibit cabai dalam jumlah besar kepada masyarakat.

“Kita membagikan kepada seluruh masyarakat melalui kecamatan, kelurahan, RW, dan RT sebanyak 25000 bibit. Bibit-bibit tersebut diharapkan dapat ditanam di pekarangan rumah, lahan kosong, atau di lingkungan sekitar, sehingga setiap keluarga bisa secara mandiri memenuhi kebutuhan cabai skala kecil,” jelasnya.

BACA JUGA:  Baru Saja Dilantik, Sudah Muncul Aksi Penipuan Atas Nama Sekda Ikhsan

Tidak berhenti di sana, Pemkot Surabaya juga memberikan dukungan kepada kelompok tani. Sekitar 6000 bibit dibagikan kepada kelompok tani konvensional maupun urban farming. Antiek menerangkan, kelompok tani konvensional didorong untuk menanam cabai dan bawang merah di lahan sawah mereka yang lebih luas. Sementara kelompok urban farming memanfaatkan lahan terbatas di sekitar rumah mereka.

“Kelompok tani, baik konvensional maupun urban farming juga sudah mulai melakukan pembibitan dan penanaman secara mandiri sejak beberapa hari sebelumnya. Dengan demikian, kami berharap, tiga bulan ke depan, pada Desember sudah bisa dilakukan panen,” terangnya.

Antiek menegaskan bahwa upaya ini adalah langkah antisipasi terhadap pola tahunan di mana permintaan cabai dan bawang cenderung meningkat drastis menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Kenaikan permintaan ini biasanya berujung pada lonjakan harga yang signifikan.

BACA JUGA:  Pejabat Pemkot Surabaya Tandatangani Kontrak Kinerja

Dengan program tanam serentak, Pemkot Surabaya berharap pasokan dari lahan milik pemerintah, kelompok tani, dan pekarangan warga dapat membantu mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah.

“Sehingga di bulan Desember ketika Natal dan Tahun Baru tidak terjadi kenaikan yang signifikan terkait dengan harga cabai di pasaran di Surabaya. Ini merupakan salah satu strategi TPID untuk mengendalikan inflasi, selain upaya menjaga pasokan dari daerah asal. Dengan memberdayakan masyarakat dan kelompok tani, kebutuhan rumah tangga skala kecil bisa terpenuhi dari hasil panen sendiri, mengurangi tekanan pada pasar,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Akhir TahunHarga PanganInflasiPemkot Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Khofifah, Wagub Emil dan Forkopimda Jatim Bersama Ribuan Buruh Peringati May Day 2026 di Halaman Kantor Gubernur

Jumat, 1 Mei 2026

Armuji Ikut Orasi di Hari Buruh

Jumat, 1 Mei 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu'ti meresmikan MuhlaS Boarding School (MBC) SD Muhammadiyah 11 di Surabaya,.

Wali Kota Eri dan Mendikdasmen Resmikan MBC, Surabaya Bidik Pendidikan Global

Jumat, 1 Mei 2026

Perbaikan 5 Pasar Tradisional Surabaya Ditarget Tuntas Pertengahan Mei 2026

Jumat, 1 Mei 2026

Berita Terkini

Khofifah, Wagub Emil dan Forkopimda Jatim Bersama Ribuan Buruh Peringati May Day 2026 di Halaman Kantor Gubernur

Jumat, 1 Mei 2026

Armuji Ikut Orasi di Hari Buruh

Jumat, 1 Mei 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu'ti meresmikan MuhlaS Boarding School (MBC) SD Muhammadiyah 11 di Surabaya,.

Wali Kota Eri dan Mendikdasmen Resmikan MBC, Surabaya Bidik Pendidikan Global

Jumat, 1 Mei 2026

Pemkot Surabaya–Bank Jatim Tebar Tiket Wisata Rp 733 Sepanjang Bulan Mei

Jumat, 1 Mei 2026

Perbaikan 5 Pasar Tradisional Surabaya Ditarget Tuntas Pertengahan Mei 2026

Jumat, 1 Mei 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In