• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Nama Calon Siswa di SPMB Tiba-Tiba ‘Menghilang’

by Redaksi
Kamis, 10 Juli 2025
Pertemuan yang membahas 'hilangnya' nama calon siswa dari SPMB dan digantikan dengan nama siswa lain.

Pertemuan yang membahas 'hilangnya' nama calon siswa dari SPMB dan digantikan dengan nama siswa lain.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA — Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMP Negeri di Surabaya kembali menuai kritik tajam dari masyarakat. Sejumlah wali murid mengeluhkan ketidakterbukaan sistem seleksi, khususnya pada jalur domisili kecamatan, yang diduga kuat ada  intervensi.

Salah satu kasus yang mencuat datang dari Kelurahan Lakarsantri. Seorang wali murid mendaftarkan putrinya, lulusan SDN Lakarsantri, ke SMP Negeri 40 melalui jalur domisili kecamatan. Berdasarkan sistem daring, anak tersebut sempat tercatat pada posisi peringkat ke-8—posisi yang tergolong aman untuk lolos seleksi.

Namun, keesokan harinya, nama sang anak mendadak hilang dari sistem tanpa penjelasan resmi. Tidak ada notifikasi dari sekolah ataupun sistem pusat mengenai status perubahan tersebut. Anehnya, posisi anak tersebut digantikan oleh peserta lain yang berdasarkan data keluarga memiliki nilai akademik lebih rendah dan jarak tempat tinggal yang lebih jauh dari sekolah tujuan.

BACA JUGA:  Komisi C DPRD Bojonegoro Gelar Rapat Raperda Pengelolaan Rumah Kos

“Kami sangat kecewa. Anak kami sudah sesuai jalur dan berkas, tapi tiba-tiba tergeser oleh nama yang sebelumnya tidak muncul. Apakah ini yang disebut adil?” ujar sang wali murid.

Dugaan pun berkembang bahwa peserta baru tersebut adalah titipan dari pihak tertentu, yang masuk melalui jalur tidak resmi. Isu keterlibatan oknum Dinas Pendidikan Kota Surabaya dan dugaan intervensi dari partai politik pengusung pemerintahan daerah pun menyeruak. Beberapa nama yang muncul di daftar akhir diyakini tidak melalui sistem resmi dan tidak terdeteksi sejak awal masa pendaftaran.

BACA JUGA:  Kepala Dinas Pendidikan Surabaya Tegaskan Tidak Akan Ada Sekolah Negeri yang Langgar PPDB

Klarifikasi dari Pihak Terkait

Pihak SMP Negeri 40 melalui panitia SPMB, Kafka, menyatakan bahwa pihak sekolah tidak mengetahui secara rinci perubahan-perubahan dalam sistem peringkat tersebut. “Kami hanya menerima data dari sistem pusat. Kami tidak punya wewenang untuk mengubah atau mengakses peringkat secara langsung,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Rofik dari SMPN 40, yang mengaku tidak terlibat dalam teknis sistem dan hanya mengikuti alur sebagaimana ditentukan oleh Dinas Pendidikan.

Sementara itu, perwakilan dari Dinas Pendidikan Kota Surabaya, yakni Ali dan  Budi, memberikan klarifikasi bahwa sistem SPMB telah resmi ditutup, sehingga segala bentuk perubahan atau pengecekan data lanjutan sudah tidak dapat dilakukan. “Sistem sudah kami tutup sesuai jadwal yang ditentukan. Setelah ditutup, semua data terkunci dan tidak bisa dibuka kembali,” ujar mereka. (ST11)

BACA JUGA:  Bahasa Inggris Mapel Wajib, Dispendik Surabaya Bilang Begini
Tags: Dispendik SurabayaSPMB
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In