• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 21 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Hadiri Sarasehan Bulan Bung Karno, Emil Ajak GMNI Lestarikan Ideologi Bung Karno

by Redaksi
Senin, 9 Juni 2025

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA  – Plt. Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menghadiri Seminar dan Sarasehan Bulan Bung Karno di Balai Pemuda, Surabaya, Minggu (8/6). Kegiatan yang diselenggarakan Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA-GMNI) Jawa Timur ini mengangkat tema bertema ‘Merawat Api Perjuangan Bung Karno Di Tengah Dinamika Kebangsaan’.

Pada kesempatan tersebut, Emil mengajak PA GMNI ikut melestarikan pemikiran bung Karno di era saat ini yang sangat dinamis. Utamanya di sektor teknologi dan ekonomi yang mengalami banyak perubahan.

“Ekstrem liberalisme kapitalisme negara barat sering mengubah aturan, termasuk sosialisme seperti Tiongkok dan Vietnam bisa maju karena menerapkan sistem ekonomi pasar,” jelasnya.

BACA JUGA:  Bupati Bojonegoro Hadiri Deklarasi Jejaring Panca Mandala

Melihat perubahan tersebut, Emil mengatakan pentingnya langkah yang diambil masyarakat dan pemerintah untuk menjawab realita dengan prinsip.

Ia mencontohkan di zaman Bung Karno fokus penekanan kepada buruh tani. Namun hari ini orang galau karena pekerjaannya mulai diambil alih oleh Artificial Intelligence (AI) atau mesin. “Perlu pembaharuan pikiran yang relevan dengan kondisi saat ini,” ujarnya.

Agar pemikiran sang proklamator tidak luntur dengan era saat ini, dibutuhkan komitmen, aksi nyata serta kolaborasi antara pemerintah dengan berbagai lintas sektor.

Emil mengatakan Provinsi Jatim berkomitmen mendukung pembangunan bangsa yang dituangkan dalam Nawa Bhakti Satya jilid II dengan 9 misi, yakni Jatim Sejahtera, Jatim Kerja, Jatim Akses, Jatim Cerdas, Jatim Sehat, Jatim Berkah Amanah, Jatim Harmoni, dan Jatim Lestari.

BACA JUGA:  Hari Bahasa Ibu Internasional, Khofifah Ajak Syukuri Ragam Bahasa dan Logat di Jawa Timur

“Inilah yang mendasari Kami mengusung cita-cita mewujudkan Jawa Timur Gerbang Baru Nusantara,” ujarnya.

Untuk mewujudkan itu semua, Emil mengatakan Pemerintah Provinsi tidak dapat bekerja sendiri. Sebab program prioritas akan berhasil dengan dukungan dan kerja sama semua pihak.

“Saya Optimis semangat Pancasila, bersatu dan bergotong royong kita dapat menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi yang maju, adil, makmur, unggul dan berkelanjutan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Emil mengatakan dukungan dan partisipasi aktif, khususnya dari GMNI Jawa Timur sangat dibutuhkan untuk memberikan rekomendasi kebijakan maupun masukan dalam program pembangunan.

BACA JUGA:  Argoforestri Kopi Lereng Gunung Arjuno Diharapkan Menginspirasi Daerah Lain

“Saya mengajak pemuda-pemudi yang tergabung dalam GMNI untuk bangkit bersama serta senantiasa mengawal dan mendorong proses pembangunan bagi kemakmuran, kesejahteraan dan kemajuan hajat hidup segenap warga Jawa Timur,” tutupnya.

Emil berharap kegiatan yang digagas PA GMNI tentang pola pikir Bung Karno menunjukkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air. Utamanya mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. “Mari kita jadikan Bulan Bung Karno sebagai momentum untuk membuktikan Jawa Timur adalah provinsi yang teguh memegang nilai-nilai kebangsaan,” tegas Emil. (ST02)

Tags: Bulan Bung KarnoEmil DardakGMNIGubernur JatimIdeologi Bung KarnoSarasehan
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Peringati Hari Kartini 2026, Gubernur Khofifah Ajak Bergerak Bersama Turunkan Angka Kematian Ibu

Selasa, 21 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meluncurkan program Medical Tourism dan Bakti Sosial Terintegrasi.

Wali Kota Eri Cahyadi Luncurkan Medical Tourism Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026
Eka Hardiyanti Suteja (35), satu-satunya sopir perempuan Suroboyo Bus.

Semangat Kartini: Kisah Eka, Sopir Perempuan Suroboyo Bus yang Betah di Jalanan

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi

Data DTSEN Menyusut 34 Ribu, 147.545 KK di Surabaya Masih Dinonaktifkan

Senin, 20 April 2026

Berita Terkini

Peringati Hari Kartini 2026, Gubernur Khofifah Ajak Bergerak Bersama Turunkan Angka Kematian Ibu

Selasa, 21 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meluncurkan program Medical Tourism dan Bakti Sosial Terintegrasi.

Wali Kota Eri Cahyadi Luncurkan Medical Tourism Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026
Eka Hardiyanti Suteja (35), satu-satunya sopir perempuan Suroboyo Bus.

Semangat Kartini: Kisah Eka, Sopir Perempuan Suroboyo Bus yang Betah di Jalanan

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi

Data DTSEN Menyusut 34 Ribu, 147.545 KK di Surabaya Masih Dinonaktifkan

Senin, 20 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, saat launching Kampung Pancasila 2026 di RW 2 Krembangan Bhakti, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan.

Pemkot Surabaya Gaspol Kampung Pancasila, 12 Ribu ASN dan Pemuda Turun Dampingi 1.361 RW

Senin, 20 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In