• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 20 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Begini Cara Surabaya Atasi Anak Bermasalah

by Redaksi
Selasa, 27 Mei 2025

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan strategi Kota Pahlawan dalam mengatasi masalah kenakalan anak melalui program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH). Dalam kelas Peningkatan Peran Ayah dalam Peningkatan Kualitas Keluarga. Ia menekankan pentingnya peran ayah sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter anak.

Pengalaman di tahun 2022, saat itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan rehabilitasi terhadap anak-anak bermasalah melalui “Sekolah Kebangsaan” yang bekerjasama dengan Akademi Angkatan Laut, terbukti membawa perubahan drastis. Namun, perubahan tersebut tidak bertahan lama.

“Setelah saya datang ke ibunya, ibunya menyampaikan mohon maaf. Beliau mencari nafkah sebagai buruh cuci sampai malam hari, sampai malam hari akhirnya tidak pernah ketemu anaknya,” cerita Eri, di gedung Sumber Karya Wigati RW 8 Tambak Segaran Wetan 68 Kota Surabaya, Selasa (27/5).

Dari sana, ia menyadari bahwa 90 persen kasus kenakalan anak, mulai dari tawuran, penyalahgunaan lem, hingga narkoba, berakar pada kurangnya kasih sayang dan interaksi dari orang tua. Hal ini disebabkan oleh kurangnya komunikasi, kesibukan mencari nafkah, atau bahkan perceraian orang tua.

BACA JUGA:  Pansus I DPRD Bojonegoro Dukung Perekonomian Daerah

“Maka ketika menghadapi anak nakal, anak macam-macam ini, maka seyogyanya ada interaksi yang kuat antara orang tua dengan anak. Dan ternyata faktor ayah itu pengaruhnya besar,” tegasnya.

Menurut Eri, kehadiran ayah sangat vital. Bagi anak perempuan, ayah adalah cinta pertama yang membentuk rasa nyaman dan ketahanan diri, sehingga tidak mudah terjerumus ke pelukan lelaki yang tidak bertanggung jawab. Sementara bagi anak laki-laki, ayah adalah panutan dalam memahami tanggung jawab, seperti mencari nafkah dan menjaga keluarga.

Bahkan, kebahagiaan seorang ibu dalam merawat dan menyusui anaknya sangat dipengaruhi oleh ketenangan yang diberikan oleh sang ayah. “Kalau ayahnya itu bisa memberikan ketenangan, maka ibu ini akan bisa merawat anaknya, menyusui anaknya. Akhirnya asinya juga lancar, sehat. Berarti ini harus ada peran orang ayah,” jelasnya.

Wali Kota Eri juga pentingnya kesadaran ayah terhadap kebiasaan sehari-hari. Ia mengimbau para ayah untuk tidak merokok di rumah atau di lingkungan keluarga demi mencegah masalah kesehatan dan tidak memberikan contoh buruk bagi anak-anak.

BACA JUGA:  Wali Kota Eri Gelar Safari Salat Jumat Sambil Berikan Bantuan

“Para ayah jangan merokok di rumah dan segera membersihkan diri setelah pulang kerja sebelum berinteraksi langsung dengan anak,” pintanya.

Selain itu, bahaya penggunaan gadget yang berlebihan tanpa pengawasan juga menjadi sorotan utama. Wali Kota Eri mempelajari dampak negatif dari gadget yang tidak terkontrol, yang dapat menyebabkan anak-anak tidak tahu mana yang perlu dibuka dan mana yang harus dihindari. Ia memperingatkan bahwa akses mudah ke konten negatif, seperti pornografi, dapat merusak mental dan moral anak-anak.

“Penggunaan gadget yang berlebihan sangat tidak baik. Jadi orang tua harus mengontrol penggunaan HP bagi anak-anaknya, jangan sampai terjerumus sehingga merusak moral,” terangnya.

Ia menambahkan, Pemkot Surabaya serius dalam upaya menciptakan Kota Layak Anak (KLA) yang mendukung hak-hak anak. Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, perlindungan, dan partisipasi anak. Surabaya telah meraih predikat KLA Utama enam kali berturut-turut. Pada 2025, Pemkot Surabaya optimis mencapai level KLA Paripurna, terutama dengan keterlibatan aktif dalam program Child Friendly Cities Initiative (CFCI) bersama UNICEF.

BACA JUGA:  Saluran Air di Desa Ngraho Bojonegoro Tumbuhkan Perekonomian Masyarakat

“Penting bagi orang tua untuk menjaga lisan dan menghindari saling menyalahkan di depan anak, karena hal itu bisa memicu masalah mental pada anak. Jika anak berulah atau keluar dari jalur, orang tua seharusnya mengintrospeksi diri terlebih dahulu.” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani menambahkan bahwa SOTH menghadirkan 13 materi, dengan salah satunya fokus pada peran ayah. “Dalam penelitian, seorang istri, seorang ibu itu akan bahagia ketika dia merawat anaknya itu ditentukan bagaimana sikap ayahnya atau suaminya kepada istrinya,” ungkap Bunda Rini.

Bunda Rini juga meminta para lurah dan camat untuk menjadi mentor dan pengajar dalam SOTH, berbagi pengalaman mereka sebagai seorang ayah. Karenanya program SOTH terus berinovasi, tahun ini melibatkan materi peran ayah setelah sebelumnya menambah sekolah untuk anak PAUD.

“Pentingnya peran orang tua, terutama ayah, sangat penting bagi Surabaya mengatasi masalah kenakalan remaja. Pemkot Surabaya berharap melalui SOTH, keluarga dapat menjadi benteng utama dalam membentuk generasi penerus yang berkarakter,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Eri CahyadiPemkot SurabayaSOTH
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

(dari kiri) Prof Dr rerpol Heri Kuswanto SSi MSi, Prof Adi Setyo Purnomo SSi MSc PhD, DRPM ITS Fadlilatul Taufany ST PhD, Dr Sri Fatmawati SSi MSc PhD, Dr rernat Ir Ruri Agung Wahyuono.

ITS Jadi Salah Satu Penerima Terbanyak Hitachi Innovation Awards

Senin, 19 Januari 2026

Targetkan 5.250 UMKM di 2026, Dinkopumdag Surabaya Fokus Tingkatkan Omzet dan Kualitas Produk

Senin, 19 Januari 2026

Perkuat Peran Perguruan Tinggi, ITS Ikuti Taklimat Presiden RI

Senin, 19 Januari 2026

Realisasi Investasi Jatim Tembus Rp 147,7 Triliun Sepanjang Tahun 2025

Senin, 19 Januari 2026

Berita Terkini

(dari kiri) Prof Dr rerpol Heri Kuswanto SSi MSi, Prof Adi Setyo Purnomo SSi MSc PhD, DRPM ITS Fadlilatul Taufany ST PhD, Dr Sri Fatmawati SSi MSc PhD, Dr rernat Ir Ruri Agung Wahyuono.

ITS Jadi Salah Satu Penerima Terbanyak Hitachi Innovation Awards

Senin, 19 Januari 2026

Targetkan 5.250 UMKM di 2026, Dinkopumdag Surabaya Fokus Tingkatkan Omzet dan Kualitas Produk

Senin, 19 Januari 2026

Perkuat Peran Perguruan Tinggi, ITS Ikuti Taklimat Presiden RI

Senin, 19 Januari 2026

Realisasi Investasi Jatim Tembus Rp 147,7 Triliun Sepanjang Tahun 2025

Senin, 19 Januari 2026

Khofifah Hadiri Rakernas IKA UNAIR 2025–2030

Minggu, 18 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In