• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Pemkab Bojonegoro Ajak Warga Waspadai Tumor Otak Sejak Dini, Kenali Gejala dan Cara Penyembuhannya

by Redaksi
Rabu, 15 Januari 2025

SURABAYATODAY.ID, BOJONEGORO – Pemkab Bojonegoro melalui RSUD Soesodoro DJatikoesoemo mengajak warga mewaspadai tumor otak sejak dini. Ajakan ini disampaikan dalam program siar radio SAPA! (Selamat Pagi) Malowopati FM, Rabu (15/1)

Menurut dr Achmad Zamroni, dalam talkshow tersebut, tumor otak adalah suatu pertumbuhan abnormal di otak, sifatnya bisa jinak ataupun ganas. Tumor dapat berasal dari sel otak itu sendiri (tumor otak primer) karena adanya mutasi pada DNA, akibatnya sel terus bertumbuh dan tidak mengikuti siklus sel normal.

“Namun, tumor otak juga dapat terjadi karena pertumbuhan tumor pada organ lain yang kemudian menyebar ke otak (tumor otak sekunder),” ucapnya.

BACA JUGA:  Pemkab Bojonegoro Dukung Penuh Pelestarian Sastra Jawa 

Lebih lanjut, ia menjelaskan, faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena tumor otak di antaranya terekspos radiasi. Misalnya, radiasi ionisasi, riwayat keluarga dengan tumor otak, melemahnya sistem kekebalan tubuh, dan bertambahnya usia. Juga bisa disebabkan dari pola hidup yang tidak sehat.

Sedangkan lokasi tumor otak dan kecepatan pertumbuhannya dapat mempengaruhi gejala klinis yang timbul. Untuk gejala tumor otak, secara teori, bergantung kepada faktor lokasi, jenis, dan kecepatan pertumbuhan tumor.

“Tetapi umumnya gejala berupa sakit kepala, adanya kelemahan anggota gerak, dan mengalami kejang,” jelasnya.

BACA JUGA:  Arumi Harapkan Sekolah Lansia Tangguh Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia

dr Achmad Zamroni juga menjelaskan bahwa diagnosis tumor otak dapat dilakukan beberapa pemeriksaan. Yaitu CT scan dengan kontras, MRI kepala dengan kontras jika tersedia di fasilitas kesehatan terdekat, dan CT angiografi atau MR angiografi yang terkadang diperlukan temuan yang ada.

Pemeriksaan tersebut, terang dia, adalah untuk memastikan ada dan tidaknya pertumbuhan abnormal. Sebagai pemeriksaan “gold standard” tetap perlu dilakukan biopsy, yakni pengambilan jaringan abnormal untuk kemudian diperiksa oleh unit patologi anatomi guna menentukan jenis tumor dan juga ganas tidaknya.

dr Achmad Zamroni menambahkan, tumor otak bisa sembuh tergantung pada jenis, lokasi, dan stadium tumor, serta respons terhadap pengobatan. Tumor jinak lebih mudah diobati dan memiliki prognosis yang lebih baik. Sementara tumor ganas (kanker) memerlukan perawatan lebih intensif seperti operasi, radiasi, atau kemoterapi.

BACA JUGA:  Pemkab Bojonegoro Paparkan Pelaksanaan Pilkades Serentak ke Kemendagri

Dalam beberapa kasus, tumor dapat diangkat sepenuhnya dan pasien bisa sembuh. Namun pada kasus lain, perawatan berfokus pada upaya mengontrol pertumbuhan tumor dan memperpanjang kualitas hidup pasien.

“Yang terpenting bagi pasien yang sedang berjuang sembuh dari  penyakit adalah semangat, jangan pantang menyerah. Karena semangat yang positif akan membentuk kekebalan tubuh yang kuat,” pungkasnya. (ST10)

Tags: Malowopati FMPemkab BojonegoroTumor Otak
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In